Breaking News
light_mode
Beranda » General » Sarwendah membantah tudingan soal mempersulit Ruben Onsu untuk bertemu anak-anak setelah bercerai.

Sarwendah membantah tudingan soal mempersulit Ruben Onsu untuk bertemu anak-anak setelah bercerai.

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sen, 1 Jun 2026
  • visibility 305
  • comment 0 komentar

Radarekonomi.com, Jakarta – Bantahan itu diwakilkan tim kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu dan Abraham Simon.

Dalam jumpa pers di Jakarta Selatan, Minggu (31/5/2026), Chris Sam Siwu dan Abraham Simon membantah adanya penahanan anak untuk bertemu Ruben Onsu. Mereka mengatakan kliennya tidak pernah mempersulit Ruben perihal ini.

 

“Bukti mempersulitnya yang mana? Karena klien kami dengan tegas menyatakan kepada kami bahwa tidak pernah menutup satu hari pun untuk bisa dibawa anak ini oleh bapaknya,” kata Chris.Hal lain kemudian disampaikan Simon. Ia menegaskan justru Ruben Onsu tak pernah datang untuk bertemu anak-anaknya.

 

Simon juga menegaskan sampai saat ini Ruben Onsu belum mengajak Sarwendah berkomunikasi lagi.

 

“Tetapi bapaknya pernah datang nggak ke rumah untuk mau minta (ketemu) atau WA kepada (Sarwendah)? Nggak pernah ada,” lanjut Chris.

 

Lebih lanjut, Chris Sam Siwu mengatakan Sarwendah tidak pernah melarang pertemuan tersebut selama anak-anak dalam waktu luang atau tidak sedang mengikuti kelas les.

 

“Jadi saya tegaskan sekali lagi, tidak ada yang dipersulit sama sekali ya. Kalaupun ada coba tunjukkan buktinya seperti apa,” ucap Sam.

 

“Karena klien kami sudah tegas ke kami menyatakan, ‘Kami tidak mempersulit satu hari pun dia mau datang silakan, mau lihat silakan, mau ketemu silakan, tetapi tidak boleh berbenturan dengan jadwal yang sudah ada’,” lanjutnya.Lebih lanjut, pihak Sarwendah menunjukkan bukti berupa akta perjanjian yang ditandatangani oleh notaris bahwa Ruben Onsu berhak bertemu dengan anak-anak dua atau tiga hari dalam seminggu.

 

Akta perjanjian itu sudah tertuang dan disepakati kedua belah pihak setelah memutuskan bercerai.

 

Adapun Ruben Onsu dan Sarwendah resmi bercerai pada 24 September 2024. Hak asuh anaknya jatuh kepada Sarwendah sebagai ibu. Putusan tersebut dikabulkan secara verstek oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.Perselisihan antara Sarwendah Tan dan Ruben Onsu semakin memanas. Setelah masalah anak, Sarwendah kini menyoroti soal tunggakan mobil Ruben Onsu yang tiba-tiba datang kepadanya.Kuasa hukum Sarwendah, Abraham Simon, mengungkapkan ini bukan kali pertama sang klien ditagih debt collector untuk urusan yang sama.

 

“Kedua kalinya klien kami diusik oleh debt collector penagihan salah satu mobil yang sebenarnya adalah aset milik RO. Penguasaannya ada di RO,” ujar Abraham Simon dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Minggu (31/5/2026).

 

Abraham Simon juga mempertanyakan mengapa tagihan cicilan mobil tersebut justru dikirimkan kepada Sarwendah. Padahal mobil tersebut tercatat sebagai aset dari Ruben Onsu.Status keduanya pun kini sudah bukan suami-istri. “Lalu kenapa sampai ada WA tagihan kepada klien kami untuk menyelesaikan cicilannya?” katanya. Pihak Sarwendah menegaskan kepada pihak-pihak bank untuk tak mengusik kliennya karena aset tersebut milik Ruben Onsu.”Jadi tolong, kami imbau bahwa tidak ada lagi kaitannya antara klien kami dengan barang tersebut. Barang tersebut dikuasai oleh RO. Jadi jangan lagi mengganggu-ganggu klien kami dengan tunggakan-tunggakan tersebut,” tegasnya. Sebelumnya, dalam konteks pembagian aset pascacerai, Abraham Simon menyebutkan adanya pembagian antara benda bergerak dan benda tidak bergerak. Beberapa unit mobil masuk dalam kategori benda bergerak yang menjadi bagian dari proses tersebut.Perceraian Ruben Onsu dan Sarwendah resmi bercerai pada 24 September 2024. Putusan tersebut dikabulkan secara verstek oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dalam putusannya, Ruben Onsu hanya menuntut perceraian sehingga hak asuh anak jatuh ke tangan Sarwendah sebagai ibu.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Metro Jaya Pulangkan Bertahap Korban TPPO di Libya, Dua Tersangka Sindikat Penempatan Ilegal Ditangkap

    Polda Metro Jaya Pulangkan Bertahap Korban TPPO di Libya, Dua Tersangka Sindikat Penempatan Ilegal Ditangkap

    • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 182
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Jakarta – Polda Metro Jaya menyatakan akan memulangkan secara bertahap warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Libya. Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Iman Imanuddin, mengatakan proses pemulangan korban dilakukan melalui koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), […]

  • KSSK Sepakat Perkuat Kewaspadaan Terhadap Risiko Downside: Apa yang Perlu Diketahui?

    KSSK Sepakat Perkuat Kewaspadaan Terhadap Risiko Downside: Apa yang Perlu Diketahui?

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Dalam menghadapi tantangan perekonomian global yang semakin dinamis, Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) kembali menunjukkan komitmennya untuk memperkuat kewaspadaan terhadap risiko downside. Rapat berkala KSSK II tahun 2025 yang diadakan pada 17 April 2025 menegaskan pentingnya koordinasi antarlembaga dan pengambilan kebijakan yang efektif guna menjaga stabilitas ekonomi dan sektor keuangan dalam negeri. Dengan kondisi ketidakpastian […]

  • Kelanjutan Aksi Solidaritas Wartawan, Bupati Asep Siap Audensi Berikan Penjelasan

    Kelanjutan Aksi Solidaritas Wartawan, Bupati Asep Siap Audensi Berikan Penjelasan

    • calendar_month 10 jam yang lalu
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Kab. Bekasi, – Pasca pelantikan Asep Surya Atmaja menjadi Bupati Defenitif oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi pada Jumat (23/10/2026) lalu di Bandung, Koordinator Aksi Solidaritas Wartawan, Paulus Simalango dan jajarannya datangin Kantor Bupati. Pada kunjungan hari Senin (26/10/2026) siang itu, disampaikan surat permohonan audensi. “Tadi sudah kami sampaikan surat permohonan audensi. Dan saya […]

  • Pelayanan Samsat Cikarang Semakin Prima, Wajib Pajak Apresiasi Proses Cepat dan Bebas Calo

    Pelayanan Samsat Cikarang Semakin Prima, Wajib Pajak Apresiasi Proses Cepat dan Bebas Calo

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 217
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Jalarta, Kantor Bersama Samsat Cikarang, Kabupaten Bekasi, terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan humanis kepada masyarakat. Kantor yang berlokasi di Jalan Raya Industri No. 14, Pasirgombong, Cikarang ini terus melakukan berbagai pembenahan guna meningkatkan kenyamanan wajib pajak. Berdasarkan pantauan di lokasi, ruang tunggu pelayanan kini terlihat lebih rapi dan […]

  • Cara Tukar Uang Baru di Bank BCA dengan Mudah dan Cepat

    Cara Tukar Uang Baru di Bank BCA dengan Mudah dan Cepat

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 574
    • 0Komentar

    Slug: cara-tukar-uang-baru-di-bank-bca Lebaran selalu menjadi momen penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia, terutama dalam tradisi memberi THR kepada keluarga dan kerabat. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, banyak orang mulai mempersiapkan uang baru sebelum hari raya tiba. Salah satu bank yang menyediakan layanan penukaran uang baru adalah Bank Central Asia (BCA). Berikut panduan lengkap cara tukar uang baru […]

  • KEPALA DESA KOMPAK DUKUNG PRABOWO

    KEPALA DESA KOMPAK DUKUNG PRABOWO

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Asosiasi Kepala Desa Indonesia (AKSI) menegaskan dukungannya terhadap berbagai program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.   Ketua Umum AKSI Irawadi mengatakan para kepala desa dan perangkat desa siap mematuhi serta menjalankan program pemerintah pusat. Ia menilai kebijakan yang digagas pemerintah telah melalui berbagai pertimbangan.   Irawadi juga melontarkan pernyataan tegas:   “Kami tidak mungkin mau […]

expand_less