Breaking News
light_mode
Beranda » General » Melawan Arus Sudah Jadi Budaya? Jalan Raya Kini Makin Tak Aman

Melawan Arus Sudah Jadi Budaya? Jalan Raya Kini Makin Tak Aman

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Ming, 12 Jul 2026
  • visibility 250
  • comment 0 komentar

Radarekonomi.com, Jakarta – Banyak pengguna jalan mungkin pernah mengalami situasi serupa. Saat berkendara di jalur yang benar, tiba-tiba muncul sepeda motor dari arah berlawanan yang memaksa melintas. Pemandangan ini bukan lagi terjadi sesekali, melainkan hampir setiap hari di berbagai ruas jalan.

Fenomena tersebut bahkan kerap dianggap sebagai hal yang lumrah. Padahal, setiap tindakan melawan arus membawa risiko besar terhadap keselamatan, baik bagi pelaku maupun pengguna jalan lainnya.

Pelanggaran ini masih banyak dijumpai di berbagai daerah, mulai dari kota besar hingga wilayah pelosok. Di Jakarta, misalnya, pengendara yang melawan arus masih sering terlihat di sejumlah titik, seperti di Jalan Bintaro Raya dekat TPU Tanah Kusir, Jalan D.I. Panjaitan dekat Gerbang Tol Pedati, Jalan Dr. Saharjo di wilayah Tebet, serta beberapa ruas jalan lainnya.

Ironisnya, perilaku tersebut tetap terjadi meski berbagai upaya telah dilakukan untuk menciptakan lalu lintas yang lebih tertib dan aman. Kepolisian bersama Dinas Perhubungan secara rutin melakukan pengaturan lalu lintas di lapangan. Berbagai fasilitas keselamatan, seperti water barrier, traffic cone, pagar pembatas, marka jalan, hingga rambu larangan, juga telah dipasang. Namun, langkah-langkah tersebut belum sepenuhnya mampu menghentikan sebagian pengendara yang memilih mengambil jalan pintas dengan melawan arus.

Alasan yang kerap disampaikan pun relatif sama, mulai dari tidak ingin memutar terlalu jauh, mengejar waktu, hingga ingin lebih cepat tiba di tujuan. Ada pula yang merasa telah memahami kondisi jalan sehingga yakin dapat menghindari kendaraan dari arah berlawanan.

Padahal, keputusan yang tampak sederhana tersebut memiliki konsekuensi yang serius. Sistem lalu lintas dirancang agar setiap pengguna jalan dapat memprediksi arah datangnya kendaraan lain. Ketika ada kendaraan muncul dari arah yang tidak semestinya, waktu untuk bereaksi menjadi lebih singkat dan risiko terjadinya kecelakaan meningkat secara signifikan.

Yang lebih mengkhawatirkan, perilaku melawan arus perlahan berubah menjadi kebiasaan. Ketika satu pengendara melakukannya, pengendara lain cenderung mengikuti. Akibatnya, pelanggaran yang jelas bertentangan dengan aturan lalu lintas dianggap sebagai sesuatu yang biasa. Tidak sedikit pengguna jalan yang akhirnya ikut melawan arus hanya karena melihat orang lain melakukan hal yang sama.

Kondisi ini menunjukkan bahwa keselamatan lalu lintas tidak hanya bergantung pada ketersediaan infrastruktur. Jalan yang baik, rambu yang lengkap, maupun kehadiran petugas di lapangan memiliki keterbatasan apabila tidak diimbangi dengan kesadaran dan kepatuhan masyarakat. Sebaik apa pun rekayasa lalu lintas yang diterapkan, keselamatan akan sulit terwujud apabila aturan hanya dipatuhi ketika ada pengawasan.

 

Melawan arus bukan sekadar pelanggaran terhadap peraturan lalu lintas. Perilaku tersebut merupakan bentuk pengabaian terhadap hak pengguna jalan lain untuk berkendara dengan aman. Waktu yang mungkin hanya dapat dihemat beberapa menit tidak akan sebanding dengan risiko kehilangan harta benda, mengalami cedera, bahkan kehilangan nyawa apabila terjadi kecelakaan.

 

Karena itu, membangun budaya tertib berlalu lintas tidak cukup hanya melalui penegakan hukum. Dibutuhkan kesadaran bersama bahwa setiap keputusan di jalan raya membawa dampak bagi keselamatan orang lain. Jalan raya merupakan ruang publik yang digunakan bersama, sehingga keselamatan hanya dapat terwujud apabila setiap pengguna jalan memulai dari dirinya sendiri dengan mematuhi aturan dan tetap berada di jalur yang benar.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Palas Didesak Copot Kades Gunung Malintang, : Buntut dari Dugaan Keterlibatan Kasus Penganiayaan di Dusun Balaka 

    Bupati Palas Didesak Copot Kades Gunung Malintang, : Buntut dari Dugaan Keterlibatan Kasus Penganiayaan di Dusun Balaka 

    • calendar_month Rab, 5 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Padang Lawas – Aktivis Sumatera Utara sekaligus demisioner Ketua MPM Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan, Ismail Siregar, mendesak Bupati Padang Lawas untuk mencopot Kepala Desa Gunung Malintang apabila nantinya di pastikan keterlibatannya dalam kasus penganiayaan , yang di anggap melanggar ketentuan hukum yang berlaku. Desakan tersebut disampaikan dengan mencuatnya dugaan kasus penganiayaan yang terjadi […]

  • Ekonomi Indonesia Tumbuh Stabil: Dukungan dari Ekspansi Manufaktur dan Kontrol Harga

    Ekonomi Indonesia Tumbuh Stabil: Dukungan dari Ekspansi Manufaktur dan Kontrol Harga

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Indonesia terus menunjukkan kekuatan dalam menjaga stabilitas ekonomi meski dihadapkan dengan tantangan global. Salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional adalah ekspansi sektor manufaktur serta upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga. Kombinasi antara peningkatan produksi industri dan pengendalian inflasi memberikan fondasi yang kokoh bagi perekonomian, khususnya di tengah situasi ketidakpastian global. Pertumbuhan ekonomi […]

  • PT SMI Mobilisasi Dana Investasi Infrastruktur Strategis

    PT SMI Mobilisasi Dana Investasi Infrastruktur Strategis

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 410
    • 0Komentar

    PT SMI Memperkuat Peran dalam Mobilisasi Dana Investasi Infrastruktur Strategis Dalam rangka mendukung pembangunan infrastruktur nasional yang berkelanjutan, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI terus memperkuat perannya sebagai salah satu lembaga pemerintah yang bertindak sebagai fiscal tools dalam memobilisasi dana investasi untuk proyek-proyek strategis. Dengan komitmen besar dan strategi yang jelas, PT SMI […]

  • Satu Tahun Danantara Indonesia: Memperkuat Fondasi untuk Masa Depan Generasi Indonesia.  Dukungan Nyata Jasa Raharja Bagi Pendidikan Generasi Emas Indonesia

    Satu Tahun Danantara Indonesia: Memperkuat Fondasi untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Dukungan Nyata Jasa Raharja Bagi Pendidikan Generasi Emas Indonesia

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 322
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Jakarta – Danantara Indonesia menandai satu tahun perjalanan kelembagaannya melalui kegiatan refleksi bersama yang diselenggarakan di Wisma Danantara, Jakarta, pada Selasa (11/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, para Menteri Kabinet, serta pimpinan dan seluruh insan Danantara. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan arahan kepada seluruh insan Danantara Indonesia mengenai […]

  • Nonresiden Jual Neto Rp137,71 Triliun di SRBI Sepanjang Tahun 2025: Analisis dan Implikasi

    Nonresiden Jual Neto Rp137,71 Triliun di SRBI Sepanjang Tahun 2025: Analisis dan Implikasi

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian global yang terus berubah, kinerja pasar keuangan Indonesia menunjukkan tren yang menarik. Salah satu indikator pentingnya adalah aktivitas investor asing di instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Pada tahun 2025, nonresiden mencatatkan penjualan neto sebesar Rp137,71 triliun di SRBI, sebuah angka yang menggambarkan pergeseran strategi investasi dan dampak dari berbagai faktor […]

  • Investasi Terbaik Menurut Islam: Panduan Lengkap untuk Pemula

    Investasi Terbaik Menurut Islam: Panduan Lengkap untuk Pemula

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Di tengah pertumbuhan ekonomi yang pesat, banyak umat Muslim di Indonesia mencari cara untuk menanamkan modal secara halal dan sesuai dengan prinsip syariah. Investasi terbaik menurut Islam tidak hanya memberikan keuntungan finansial, tetapi juga ketenangan batin karena sesuai dengan nilai-nilai agama. Berikut ini adalah panduan lengkap mengenai investasi syariah yang bisa menjadi pilihan bagi pemula. […]

expand_less