Breaking News
light_mode
Beranda » General » DPP LSM GEMPUR Desak Kejati Sumut Usut Dugaan Korupsi Dana Desa di Dua Desa Kabupaten Simalungun

DPP LSM GEMPUR Desak Kejati Sumut Usut Dugaan Korupsi Dana Desa di Dua Desa Kabupaten Simalungun

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Rab, 17 Jun 2026
  • visibility 201
  • comment 0 komentar

RadarEkonomi.com, Simalungun – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Peduli dan Pejuang Rakyat (DPP LSM GEMPUR) mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) serta Kejaksaan Negeri Simalungun untuk segera turun tangan mengusut dugaan tindak pidana korupsi dalam penggunaan Dana Desa di dua desa yang berada di Kecamatan Hutabayuraja, Kabupaten Simalungun.

Ketua DPP LSM GEMPUR, Bagus Halim, SE, didampingi Sekretaris Jenderal M. Ichsan Malik Silalahi, menyatakan pihaknya menerima laporan masyarakat terkait dugaan penyimpangan penggunaan Dana Desa yang berpotensi merugikan keuangan negara.

Sebagai lembaga sosial kontrol yang berpedoman pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik serta Peraturan Pemerintah Nomor 76 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Pengaduan Masyarakat, DPP LSM GEMPUR menilai laporan tersebut harus segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.

“Pertama, kami menerima laporan masyarakat mengenai dugaan penyimpangan penggunaan Dana Desa pada proyek rabat beton atau jalan desa di Desa Hutamangaraja, Kecamatan Hutabayuraja, Kabupaten Simalungun, dengan nilai anggaran sebesar Rp135.750.553. Proyek tersebut berada di bawah tanggung jawab Kepala Desa Jepri Gultom,” ujar Bagus Halim kepada awak media.

Selain itu, DPP LSM GEMPUR juga mengaku menerima laporan terkait dugaan penyimpangan penggunaan Dana Desa pada proyek pembangunan saluran irigasi di Desa Mariah Hombang, Kecamatan Hutabayuraja, Kabupaten Simalungun, dengan nilai anggaran mencapai Rp240 juta yang saat itu berada di bawah tanggung jawab Kepala Desa Mendra Siregar.

Menurut Bagus, berdasarkan laporan yang diterima beserta dokumentasi lapangan yang diperoleh pihaknya, proyek saluran irigasi tersebut diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi teknis. Sejumlah bagian bangunan disebut mengalami retak-retak, kerusakan struktural, bahkan sebagian dilaporkan telah rubuh sehingga tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

“Kami menduga pekerjaan dilakukan secara asal-asalan dan menggunakan material yang kualitasnya tidak sesuai. Akibatnya, bangunan mengalami kerusakan dan tidak memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tegasnya.

Sorotan serupa juga diarahkan kepada proyek rabat beton atau jalan desa di Desa Hutamangaraja. Berdasarkan laporan masyarakat, proyek tersebut diduga mengalami keretakan dan kerusakan yang mengindikasikan adanya persoalan pada kualitas pekerjaan maupun penggunaan material.

Atas dasar itu, DPP LSM GEMPUR meminta aparat penegak hukum melakukan audit menyeluruh, investigasi lapangan, serta penelusuran terhadap kemungkinan adanya pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi maupun dugaan proyek fiktif.

“Jika ditemukan adanya unsur pelanggaran hukum dan kerugian negara, kami meminta agar pihak-pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” kata Bagus.

DPP LSM GEMPUR mengaku telah melampirkan sejumlah dokumentasi dan foto-foto kondisi proyek sebagai bagian dari laporan yang akan disampaikan kepada instansi terkait.

“Kami berharap laporan ini mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum. Dana Desa adalah uang rakyat yang harus dikelola secara transparan dan akuntabel demi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Hutamangaraja maupun Kepala Desa Mariah Hombang belum memberikan keterangan atau tanggapan resmi terkait tudingan yang disampaikan DPP LSM GEMPUR. Demi prinsip keberimbangan, ruang hak jawab tetap terbuka bagi pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan ini. JG

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Membuat Logo E-commerce yang Menarik dan Profesional di Indonesia

    Cara Membuat Logo E-commerce yang Menarik dan Profesional di Indonesia

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Pada era digital saat ini, bisnis e-commerce semakin berkembang pesat di Indonesia. Dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan belanja online, banyak pelaku usaha memilih untuk membangun toko daring sebagai bagian dari strategi pemasaran mereka. Salah satu hal penting dalam membangun brand e-commerce adalah memiliki logo yang menarik dan profesional. Logo tidak hanya menjadi identitas visual perusahaan, […]

  • Analisis Kebijakan Politik dan Ekonomi pada Masa Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono

    Analisis Kebijakan Politik dan Ekonomi pada Masa Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 704
    • 0Komentar

    Pada era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Indonesia mengalami transformasi signifikan dalam berbagai aspek, termasuk kebijakan politik dan ekonomi. Meskipun periode ini telah lama berlalu, analisis terhadap kebijakan yang diambil oleh SBY tetap relevan untuk memahami bagaimana negara dapat menjaga keseimbangan antara stabilitas domestik dan posisi internasional. Kebijakan politik luar negeri Indonesia pada masa pemerintahan […]

  • Syarat yang Harus Dipenuhi untuk Membayar Pajak Mobil di Indonesia

    Syarat yang Harus Dipenuhi untuk Membayar Pajak Mobil di Indonesia

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Membayar pajak mobil adalah kewajiban bagi setiap pemilik kendaraan bermotor. Proses ini tidak hanya penting untuk menjaga legalitas kendaraan, tetapi juga untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan hukum yang berlaku. Namun, banyak pemilik kendaraan masih belum memahami secara lengkap syarat dan prosedur yang harus dipenuhi. Artikel ini akan membahas secara rinci mengenai syarat bayar pajak mobil […]

  • Saksikan Ziarah Nasional dan Renungan Suci 🇮🇩

    Saksikan Ziarah Nasional dan Renungan Suci 🇮🇩

    • calendar_month Ming, 16 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, mari bersama mengenang jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi tegaknya Indonesia. Melalui Ziarah Nasional dan Renungan Suci, kita menundukkan kepala, mengheningkan cipta, serta menghidupkan kembali semangat perjuangan untuk terus menjaga dan meneruskan cita-cita kemerdekaan. 📅 16 Agustus 2026 Saksikan dan jadilah bagian dari […]

  • Syarat Bayar Pajak Motor 1 Tahun yang Harus Diketahui Pemilik Kendaraan

    Syarat Bayar Pajak Motor 1 Tahun yang Harus Diketahui Pemilik Kendaraan

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 483
    • 0Komentar

    Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) adalah kewajiban wajib bagi setiap pemilik kendaraan bermotor di Indonesia, baik mobil maupun motor. Meski sering dianggap sebagai beban, pajak ini merupakan salah satu sumber pendapatan negara yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan layanan publik. Oleh karena itu, penting bagi pemilik kendaraan untuk memahami syarat bayar pajak motor 1 tahun serta […]

  • Keterkaitan Antara BI, OJK, dan LPS dalam Industri Perbankan

    Keterkaitan Antara BI, OJK, dan LPS dalam Industri Perbankan

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 500
    • 0Komentar

    Dalam industri perbankan yang dinamis dan kompleks, keberadaan tiga lembaga utama—Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)—memainkan peran krusial dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Ketiganya memiliki tanggung jawab spesifik namun saling terkait dalam memastikan bahwa sektor perbankan tetap sehat, aman, dan dapat dipercaya oleh masyarakat. Keterkaitan antara BI, OJK, dan […]

expand_less