Breaking News
light_mode
Beranda » Makroekonomi » Defisit Transaksi Berjalan Diprediksi Tetap Terkendali Hingga Akhir Tahun

Defisit Transaksi Berjalan Diprediksi Tetap Terkendali Hingga Akhir Tahun

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
  • visibility 136
  • comment 0 komentar

Indonesia terus menunjukkan kinerja yang stabil dalam mengelola defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) meskipun dihadapkan dengan tantangan ekonomi global. Berdasarkan data terbaru dari Bank Indonesia (BI), defisit transaksi berjalan pada kuartal III-2024 mencatatkan angka sebesar US$ 2,2 miliar atau 0,6% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini lebih rendah dibandingkan defisit pada kuartal II-2024 yang mencapai US$ 3,2 miliar atau 0,9% dari PDB. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah dan BI berhasil menjaga stabilitas neraca transaksi berjalan meski ada tekanan eksternal.

Kinerja positif ini didorong oleh surplus neraca perdagangan barang nonmigas yang terus berlanjut. Pertumbuhan ekspor nonmigas yang dipengaruhi oleh kenaikan harga komoditas serta impor yang tumbuh lebih tinggi sejalan dengan meningkatnya aktivitas ekonomi domestik menjadi faktor utama penurunan defisit. Selain itu, surplus jasa perjalanan juga turut membantu menyempitkan defisit neraca jasa, terutama karena meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.

Dalam laporan BI, defisit neraca pendapatan primer juga menurun akibat lebih rendahnya pembayaran imbal hasil investasi kepada investor nonresiden. Di sisi lain, peningkatan surplus neraca pendapatan sekunder yang didorong oleh penerimaan remitansi turut mendukung kinerja neraca transaksi berjalan. Kombinasi dari faktor-faktor tersebut memberikan dampak positif terhadap keseimbangan ekonomi nasional.

Selain itu, neraca transaksi modal dan finansial juga mencatatkan surplus sebesar US$ 6,6 miliar pada kuartal III-2024, meningkat dibandingkan surplus sebesar US$ 3,0 miliar pada kuartal sebelumnya. Dengan demikian, Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada triwulan III-2024 mencatat surplus sebesar US$ 5,9 miliar, dari sebelumnya defisit sebesar US$ 0,6 miliar pada triwulan II-2024.

Meski begitu, proyeksi dari beberapa analis seperti Myrdal Gunarto, Global Markets Economist at Maybank Indonesia, memperkirakan bahwa defisit transaksi berjalan Indonesia akan sedikit menurun pada tahun 2025. Menurutnya, CAD pada akhir 2025 diperkirakan akan berkurang menjadi 0,59% dari PDB, atau menurun dari CAD 2024 yang mencapai US$ 8,9 miliar atau 0,6% dari PDB. Penurunan ini dipengaruhi oleh surplus neraca dagang yang diperkirakan akan melebar serta penurunan biaya pembayaran bunga utang seiring tren penurunan suku bunga global.

Myrdal juga menilai bahwa aliran remitansi dan repatriasi tenaga kerja Indonesia di luar negeri akan memberikan kontribusi positif terhadap kinerja NPI. Ia memproyeksikan NPI Indonesia pada akhir 2025 masih akan mencatat surplus sekitar US$ 8,4 miliar, meningkat dari surplus NPI pada akhir 2024 sebesar US$ 7,2 miliar. Surplus tersebut terutama disumbang oleh surplus neraca perdagangan, aliran investasi langsung, serta pendapatan sekunder.

Dari sisi nilai tukar rupiah, Myrdal memperkirakan bahwa pada akhir tahun 2025, rupiah akan berada di kisaran Rp 16.356 per dolar AS. Proyeksi ini didasarkan pada perkiraan penurunan CAD dan stabilnya kondisi makroekonomi secara keseluruhan.

Secara umum, defisit transaksi berjalan Indonesia tetap terkendali hingga akhir tahun, baik melalui upaya BI dalam menjaga keseimbangan neraca pembayaran maupun dukungan dari sektor-sektor strategis seperti ekspor, pariwisata, dan investasi. Meskipun ada tekanan eksternal, pemerintah dan otoritas moneter telah menunjukkan kemampuan dalam menghadapi tantangan ekonomi global dengan menjaga stabilitas fiskal dan moneter.

Dengan pertumbuhan ekonomi yang terjaga serta kebijakan yang proaktif, Indonesia dapat terus mempertahankan defisit transaksi berjalan yang rendah hingga akhir tahun. Hal ini menjadi indikator positif bagi kredibilitas perekonomian nasional dan daya tarik investasi di masa depan.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bisnis Konstruksi Menghadapi Kenaikan Harga Material Utama: Strategi Mengatasi Tantangan

    Bisnis Konstruksi Menghadapi Kenaikan Harga Material Utama: Strategi Mengatasi Tantangan

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Dalam dunia konstruksi, harga material bangunan merupakan salah satu aspek yang paling krusial. Mengetahui harga terbaru dari berbagai material tidak hanya penting bagi kontraktor dan pembangun rumah, tetapi juga bagi masyarakat umum yang sedang merencanakan pembangunan atau renovasi rumah mereka. Fluktuasi harga dapat mempengaruhi anggaran proyek secara signifikan, dan ketidakpastian dalam harga dapat mengakibatkan biaya […]

  • Bank Indonesia Reduces BI-Rate to 4.75% on October 22, 2025: Key Implications

    Bank Indonesia Reduces BI-Rate to 4.75% on October 22, 2025: Key Implications

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Pada tanggal 22 Oktober 2025, Bank Indonesia (BI) kembali memangkas suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis points menjadi 4.75 persen. Keputusan ini diambil dalam rapat Dewan Gubernur yang berlangsung pada 16-17 September 2025. Pengumuman ini disampaikan oleh Gubernur BI Perry Warjiyo melalui konferensi pers virtual pada Rabu, 17 September 2025. Ini merupakan […]

  • Enam Jenis Properti Tari Kreasi yang Perlu Diketahui

    Enam Jenis Properti Tari Kreasi yang Perlu Diketahui

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Dalam seni tari, properti memainkan peran penting sebagai pelengkap yang menambah daya tarik dan makna dari setiap gerakan. Properti tari tidak hanya menjadi aksesoris, tetapi juga memiliki fungsi simbolis dan estetika yang kaya akan makna. Dalam tari kreasi, properti tari sering kali mengalami pengembangan dan inovasi, sesuai dengan konsep dan tema tarian yang diusung. Berikut […]

  • POLDA METRO JAYA MENGGAGALKAN PEREDARAN 4,3 KG GANJA DI WILAYAH DEPOK

    POLDA METRO JAYA MENGGAGALKAN PEREDARAN 4,3 KG GANJA DI WILAYAH DEPOK

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 94
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Jakarta – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kembali berhasil menggagalkan peredaran Narkotika jenis Ganja seberat sekitar 4,3 kilogram di wilayah Depok, Jawa Barat. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan satu orang tersangka berinisial M.A. (30) pada Selasa (10/3/2026) malam.   Penangkapan dilakukan oleh Unit 4 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya setelah menerima informasi […]

  • Pengertian dan Cara Membuat Jurnal Umum Perusahaan Dagang yang Akurat

    Pengertian dan Cara Membuat Jurnal Umum Perusahaan Dagang yang Akurat

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Jurnal umum perusahaan dagang adalah salah satu komponen penting dalam sistem akuntansi yang digunakan untuk mencatat seluruh transaksi keuangan yang terjadi dalam bisnis. Dengan jurnal ini, perusahaan dapat memastikan bahwa semua aktivitas keuangan dicatat secara akurat dan sistematis, sehingga menjadi dasar dalam penyusunan laporan keuangan. Apa Itu Jurnal Umum Perusahaan Dagang? Jurnal umum adalah buku […]

  • Inovasi Digital: Motor Penggerak Utama Transformasi Ekonomi Indonesia

    Inovasi Digital: Motor Penggerak Utama Transformasi Ekonomi Indonesia

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang, inovasi digital semakin menjadi kunci utama dalam memacu transformasi ekonomi Indonesia. Dengan adanya pergeseran dari model bisnis konvensional ke model berbasis teknologi, sektor ekonomi nasional mulai menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Tidak hanya pada industri manufaktur, tetapi juga pada sektor pertanian, UMKM, dan pemerintahan desa. Inovasi digital tidak hanya […]

expand_less