Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » BNN HARMONISASI NSPK MANAJEMEN REHABILITASI BERKELANJUTAN BERBASIS KETERPULIHAN

BNN HARMONISASI NSPK MANAJEMEN REHABILITASI BERKELANJUTAN BERBASIS KETERPULIHAN

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sab, 5 Sep 2026
  • visibility 61
  • comment 0 komentar

Radarekonomi.com, Badan Narkotika Nasional (BNN) terus memperkuat tata kelola penyelenggaraan rehabilitasi melalui penyusunan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) Manajemen Rehabilitasi Berkelanjutan Berbasis Keterpulihan.

Penyusunan NSPK tersebut memasuki tahap sosialisasi dan harmonisasi draft yang dilaksanakan di Gedung Cawang Kencana, Kementerian Sosial, Jakarta Timur, Rabu (2/9). Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan perwakilan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat (LRKM) untuk memperoleh masukan terhadap substansi dan implementasi NSPK.

NSPK Manajemen Rehabilitasi Berkelanjutan Berbasis Keterpulihan disusun sebagai kerangka tata kelola yang menghubungkan berbagai tahapan dan layanan rehabilitasi dalam satu orientasi keterpulihan. Kerangka tersebut mencakup tata kelola, integrasi layanan, manajemen kasus, sistem rujukan, bina lanjut, reintegrasi sosial, serta pemantauan dan pengukuran outcome keterpulihan.

 

NSPK ini disusun sebagai payung bersama yang diharapkan menjadi kerangka yang memperkuat keterhubungan dan kesinambungan berbagai instrumen dan layanan rehabilitasi dalam satu sistem yang berorientasi pada perjalanan pemulihan klien.

 

Melalui kerangka tersebut, layanan rawat inap, rawat jalan, Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) diharapkan dapat semakin terintegrasi dan berkesinambungan, sehingga proses pemulihan klien tidak berhenti pada satu episode layanan, tetapi terus didukung sesuai kebutuhan hingga mencapai dan mempertahankan keterpulihan.

 

Pendekatan ini juga mendorong perubahan orientasi rehabilitasi, tidak hanya memastikan layanan telah dilaksanakan, tetapi juga memperkuat kemampuan sistem dan lembaga rehabilitasi dalam memantau perkembangan serta outcome keterpulihan klien secara berkelanjutan.

 

Plt. Deputi Rehabilitasi BNN RI, dr. Amrita Devi, menekankan bahwa proses harmonisasi menjadi bagian penting untuk memastikan NSPK yang disusun tidak hanya kuat secara konsep, tetapi juga memiliki nilai tambah, selaras dengan kebijakan yang telah ada, dan dapat diterapkan di lapangan.

 

“Saya berharap kegiatan hari ini tidak hanya menjadi forum sosialisasi, tetapi menjadi ruang untuk menguji, mengkritisi, dan menyempurnakan draft NSPK yang telah disusun,” ujarnya.

 

Ia juga mendorong seluruh peserta memberikan masukan konkret terkait kesesuaian NSPK dengan kebijakan yang telah ada, potensi tumpang tindih dengan standar dan juknis, kemudahan implementasi di lapangan, serta keterukuran outcome keterpulihan.

Masukan dari proses harmonisasi tersebut diharapkan dapat menyempurnakan NSPK sebagai salah satu kerangka strategis dalam memperkuat tata kelola rehabilitasi yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berorientasi pada keterpulihan, sekaligus mendukung peningkatan kapabilitas lembaga rehabilitasi.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mitra Dagang Utama Indonesia Tetap Tiongkok, AS, dan India: Analisis Terkini

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 416
    • 0Komentar

    Dalam dinamika perdagangan global yang terus berkembang, Indonesia tetap mempertahankan posisi sebagai negara dengan mitra dagang utama yang signifikan, yaitu Tiongkok, Amerika Serikat (AS), dan India. Ketiga negara ini tidak hanya menjadi pasar utama bagi produk Indonesia, tetapi juga berperan penting dalam investasi, teknologi, dan kerja sama ekonomi jangka panjang. Meskipun terdapat tantangan dan kritik […]

  • Cara Cek Pajak Online di Banten dengan Mudah dan Akurat

    Cara Cek Pajak Online di Banten dengan Mudah dan Akurat

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Pajak kendaraan bermotor (PKB) adalah kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap pemilik kendaraan. Di Provinsi Banten, khususnya wilayah dengan kode plat “A”, masyarakat kini dapat melakukan pengecekan pajak secara online tanpa perlu repot datang ke kantor Samsat. Proses ini memudahkan warga dalam mengelola kewajiban pajak kendaraannya. Pengertian Pajak Kendaraan Bermotor Pajak kendaraan bermotor adalah pajak […]

  • Sosialisasi Catur Nasional: Kejuaraan Umum & Junior U-12/U-16 di Pasar Pagi Mangga Dua

    Sosialisasi Catur Nasional: Kejuaraan Umum & Junior U-12/U-16 di Pasar Pagi Mangga Dua

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 254
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Umum dan Junior umur 12 dan 16 tahun 12 tahun ya Bang Kalau kalau misalnya dapat piala apa aja yang di ini uang pembinanya sampai Rp4. 000. 000 Bang Kalau boleh tahu Bang kalau boleh tahu ini kan tadi kembali saya bilang ini adalah bentuk kita sosialisasi catur pada masyarakat profesor Ahma antusias berharap […]

  • Profil dan Informasi Terkini Tentang PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk

    Profil dan Informasi Terkini Tentang PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk

    • calendar_month Ming, 30 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 498
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian Indonesia, perusahaan-perusahaan yang mampu menunjukkan kinerja stabil menjadi sorotan. Salah satunya adalah PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), yang terus berupaya memperkuat posisinya di sektor infrastruktur dan energi. Dengan berbagai proyek strategis dan rencana ekspansi yang matang, BIPI menjadi salah satu perusahaan yang patut diperhatikan oleh investor dan pengamat bisnis. PT […]

  • Mengapa Kebijakan Ekonomi ‘Benteng’ Gagal? Analisis Terkini

    Mengapa Kebijakan Ekonomi ‘Benteng’ Gagal? Analisis Terkini

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 502
    • 0Komentar

    Pendahuluan Kegagalan kebijakan ekonomi ‘Benteng’ menjadi salah satu topik penting dalam sejarah perekonomian Indonesia. Dalam konteks ini, kebijakan ini mencoba untuk mengubah struktur ekonomi yang timpang dan memberdayakan pengusaha lokal. Namun, setelah beberapa tahun diterapkan, program tersebut gagal mencapai tujuannya. Artikel ini akan membahas alasan-alasan mengapa kebijakan ekonomi ‘Benteng’ gagal dan bagaimana dampaknya terhadap perekonomian […]

  • Sentimen Positif Publik Terhadap Program Hilirisasi Mencapai 77 Persen: Apa yang Perlu Diketahui?

    Sentimen Positif Publik Terhadap Program Hilirisasi Mencapai 77 Persen: Apa yang Perlu Diketahui?

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 346
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian nasional, khususnya dalam konteks kebijakan pemerintah terkait pengembangan sektor industri, sebuah survei menunjukkan bahwa sentimen positif publik terhadap program hilirisasi mencapai angka 77 persen. Angka ini menjadi indikator penting mengenai tingkat dukungan masyarakat terhadap inisiatif pemerintah dalam memperkuat ekonomi melalui pengolahan sumber daya alam secara lebih efisien dan berkelanjutan. Program hilirisasi, […]

expand_less