Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » BNN HARMONISASI NSPK MANAJEMEN REHABILITASI BERKELANJUTAN BERBASIS KETERPULIHAN

BNN HARMONISASI NSPK MANAJEMEN REHABILITASI BERKELANJUTAN BERBASIS KETERPULIHAN

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sab, 5 Sep 2026
  • visibility 191
  • comment 0 komentar

Radarekonomi.com, Badan Narkotika Nasional (BNN) terus memperkuat tata kelola penyelenggaraan rehabilitasi melalui penyusunan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) Manajemen Rehabilitasi Berkelanjutan Berbasis Keterpulihan.

Penyusunan NSPK tersebut memasuki tahap sosialisasi dan harmonisasi draft yang dilaksanakan di Gedung Cawang Kencana, Kementerian Sosial, Jakarta Timur, Rabu (2/9). Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan perwakilan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat (LRKM) untuk memperoleh masukan terhadap substansi dan implementasi NSPK.

NSPK Manajemen Rehabilitasi Berkelanjutan Berbasis Keterpulihan disusun sebagai kerangka tata kelola yang menghubungkan berbagai tahapan dan layanan rehabilitasi dalam satu orientasi keterpulihan. Kerangka tersebut mencakup tata kelola, integrasi layanan, manajemen kasus, sistem rujukan, bina lanjut, reintegrasi sosial, serta pemantauan dan pengukuran outcome keterpulihan.

 

NSPK ini disusun sebagai payung bersama yang diharapkan menjadi kerangka yang memperkuat keterhubungan dan kesinambungan berbagai instrumen dan layanan rehabilitasi dalam satu sistem yang berorientasi pada perjalanan pemulihan klien.

 

Melalui kerangka tersebut, layanan rawat inap, rawat jalan, Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) diharapkan dapat semakin terintegrasi dan berkesinambungan, sehingga proses pemulihan klien tidak berhenti pada satu episode layanan, tetapi terus didukung sesuai kebutuhan hingga mencapai dan mempertahankan keterpulihan.

 

Pendekatan ini juga mendorong perubahan orientasi rehabilitasi, tidak hanya memastikan layanan telah dilaksanakan, tetapi juga memperkuat kemampuan sistem dan lembaga rehabilitasi dalam memantau perkembangan serta outcome keterpulihan klien secara berkelanjutan.

 

Plt. Deputi Rehabilitasi BNN RI, dr. Amrita Devi, menekankan bahwa proses harmonisasi menjadi bagian penting untuk memastikan NSPK yang disusun tidak hanya kuat secara konsep, tetapi juga memiliki nilai tambah, selaras dengan kebijakan yang telah ada, dan dapat diterapkan di lapangan.

 

“Saya berharap kegiatan hari ini tidak hanya menjadi forum sosialisasi, tetapi menjadi ruang untuk menguji, mengkritisi, dan menyempurnakan draft NSPK yang telah disusun,” ujarnya.

 

Ia juga mendorong seluruh peserta memberikan masukan konkret terkait kesesuaian NSPK dengan kebijakan yang telah ada, potensi tumpang tindih dengan standar dan juknis, kemudahan implementasi di lapangan, serta keterukuran outcome keterpulihan.

Masukan dari proses harmonisasi tersebut diharapkan dapat menyempurnakan NSPK sebagai salah satu kerangka strategis dalam memperkuat tata kelola rehabilitasi yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berorientasi pada keterpulihan, sekaligus mendukung peningkatan kapabilitas lembaga rehabilitasi.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengapa Insentif Pajak Tidak Berlaku Jika Maskapai Tidak Melapor Sesuai Ketentuan?

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Dalam dunia bisnis, insentif pajak sering kali menjadi alat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membantu wajib pajak yang terdampak situasi khusus. Namun, di balik manfaatnya, insentif pajak tidak otomatis diberikan begitu saja. Salah satu aspek krusial dalam pemberian insentif adalah pelaporan sesuai ketentuan. Khususnya bagi maskapai penerbangan, insentif pajak hanya akan berlaku jika mereka […]

  • Pengertian dan Dampak Kebijakan Ekonomi pada Masa Reformasi di Indonesia

    Pengertian dan Dampak Kebijakan Ekonomi pada Masa Reformasi di Indonesia

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Pada akhir tahun 1990-an, Indonesia mengalami perubahan besar-besaran yang dikenal sebagai Masa Reformasi. Peristiwa krisis moneter 1997 menjadi pemicu utama bagi tumbuhnya gelombang protes rakyat terhadap pemerintahan Orde Baru. Di tengah ketidakpuasan masyarakat terhadap kebijakan ekonomi yang tidak merata dan korupsi yang marak, muncul harapan untuk membangun sistem pemerintahan yang lebih demokratis dan transparan. Salah […]

  • Cara Mencari PO Bus Pariwisata Terdekat untuk Perjalanan Liburan

    Cara Mencari PO Bus Pariwisata Terdekat untuk Perjalanan Liburan

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Liburan adalah momen yang dinantikan oleh banyak orang, baik itu untuk bersenang-senang, menghabiskan waktu bersama keluarga, atau sekadar melepas penat dari rutinitas. Namun, perjalanan yang nyaman dan aman sangat penting agar liburan berjalan lancar. Salah satu hal yang sering menjadi pertimbangan adalah memilih jasa PO bus pariwisata yang tepat. Dengan mencari PO bus pariwisata terdekat, […]

  • Perkembangan Ekonomi Digital di Indonesia: Tren dan Dampak Terkini

    Perkembangan Ekonomi Digital di Indonesia: Tren dan Dampak Terkini

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 537
    • 0Komentar

    slug: perkembangan-ekonomi-digital-di-indonesia-tren-dan-dampak-terkini Pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia terus menunjukkan momentum yang kuat, dengan proyeksi nilai Gross Merchandise Value (GMV) mencapai hampir US$100 miliar pada tahun 2025. Ini menjadikan Indonesia sebagai pasar ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara. Perkembangan ini tidak hanya mengubah cara berbelanja, tetapi juga memperluas peluang usaha, khususnya bagi UMKM dan masyarakat umum. […]

  • Minta Poldasu Periksa dan Tangkap Dugaan Penggelapan 3,4 miliar di Yayasan Yapensa

    Minta Poldasu Periksa dan Tangkap Dugaan Penggelapan 3,4 miliar di Yayasan Yapensa

    • calendar_month Sab, 11 Jul 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Medan -Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Kebangsaan Sumatera Utara (Yapensa), Yulkarnaini Siregar, S.H., M.Hum melaporkan dugaan tindak pidana penggelapan keuangan yayasan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumatera Utara, Jumat (10/7/2026). Laporan tersebut telah diterima polisi dan teregister dengan Nomor:LP/B/1107/VII/2026/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA tertanggal 10 Juli 2026 pukul 14.20 WIB. Atas dugaan tindak pidana yang […]

  • Cara Meminjam Uang di Kredivo dengan Mudah dan Cepat

    Cara Meminjam Uang di Kredivo dengan Mudah dan Cepat

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 540
    • 0Komentar

    Di tengah perkembangan teknologi keuangan yang pesat, aplikasi fintech seperti Kredivo semakin menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang membutuhkan dana darurat atau pendanaan untuk kebutuhan pribadi. Salah satu layanan terpopuler dari Kredivo adalah kemampuan untuk meminjam uang secara cepat dan mudah. Jika kamu masih bingung bagaimana cara meminjam uang di Kredivo, berikut panduan lengkapnya. Langkah-Langkah […]

expand_less