Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » OJK Mendorong SJK yang Resilien untuk Mendukung Ketahanan Ekonomi Nasional

OJK Mendorong SJK yang Resilien untuk Mendukung Ketahanan Ekonomi Nasional

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
  • visibility 400
  • comment 0 komentar

Di tengah dinamika perekonomian global yang terus berubah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas Sektor Jasa Keuangan (SJK) nasional. Dengan kondisi ekonomi yang masih menghadapi tekanan dari berbagai belahan dunia, OJK menyatakan bahwa sistem keuangan Indonesia tetap tangguh dan mampu menjadi penopang utama ketahanan ekonomi nasional.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, dalam konferensi pers Hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan OJK di Jakarta, menyampaikan bahwa meskipun ada perlambatan aktivitas ekonomi di beberapa kawasan, prospek pertumbuhan global menunjukkan perbaikan. Lembaga Dana Moneter Internasional (IMF) melalui World Economic Outlook edisi Oktober 2025 merevisi ke atas proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia, seiring dengan tercapainya kesepakatan perdagangan global dan kebijakan moneter yang lebih akomodatif di sejumlah negara.

Perkembangan Ekonomi Global

Di Amerika Serikat, kinerja ekonomi tercatat melemah akibat tekanan di pasar tenaga kerja, berlanjutnya government shutdown, serta meningkatnya kasus gagal bayar beberapa perusahaan besar. Namun, The Federal Reserve diperkirakan akan kembali menurunkan suku bunga acuan pada Desember 2025 guna menjaga momentum pertumbuhan. Di Tiongkok, pertumbuhan ekonomi pada triwulan III-2025 melambat, dipicu oleh konsumsi rumah tangga yang tertahan dan kinerja sektor properti yang melemah. Penjualan ritel dan permintaan domestik tercatat di bawah ekspektasi pasar.

Sementara itu, kawasan Eropa juga menghadapi tantangan dengan stagnasi pada sisi permintaan dan penawaran. Risiko kawasan meningkat seiring gejolak di pasar keuangan Prancis akibat instabilitas politik dan penurunan peringkat utang negara tersebut yang didorong oleh memburuknya kondisi fiskal.

Ekonomi Domestik Tetap Solid

Di dalam negeri, OJK menilai perekonomian Indonesia tetap solid di tengah tekanan global. Pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan III-2025 tercatat sebesar 5,04 persen (yoy), dengan aktivitas manufaktur yang terus berada di zona ekspansi. Namun, OJK mencermati bahwa permintaan domestik masih memerlukan dukungan tambahan. Hal ini terlihat dari moderasi inflasi inti, penurunan tingkat kepercayaan konsumen, serta perlambatan penjualan ritel, semen, dan kendaraan bermotor.

“Fundamental ekonomi Indonesia masih kuat dengan stabilitas sektor jasa keuangan yang terjaga. Namun, perlu terus diperkuat sinergi kebijakan antara otoritas fiskal, moneter, dan sektor keuangan untuk menjaga momentum pertumbuhan,” tulis OJK dalam keterangannya.

Menopang Ketahanan Ekonomi Nasional

OJK menekankan pentingnya peran sektor jasa keuangan sebagai penopang utama ketahanan ekonomi nasional. Dengan kondisi perbankan yang likuid, pasar modal yang terjaga, dan industri keuangan nonbank yang tetap stabil, sistem keuangan Indonesia dinilai memiliki daya tahan yang baik menghadapi ketidakpastian global.

Ke depan, OJK akan terus memperkuat pengawasan dan koordinasi kebijakan guna memastikan sektor keuangan tetap stabil serta berkontribusi optimal terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu, OJK juga berkomitmen untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan agar masyarakat dapat lebih memahami dan memanfaatkan layanan keuangan secara efektif.

Kinerja Pasar Modal dan Investasi

Pasar modal domestik pada Oktober 2025 melanjutkan tren positif, didukung oleh membaiknya sentimen perekonomian dan pasar keuangan global serta tetap terjaganya kinerja perekonomian domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir bulan Oktober ditutup di level 8.163,88, terapresiasi 1,28 persen mtm atau 15,31 persen ytd. IHSG maupun nilai kapitalisasi pasar saham pada Oktober 2025 ini sempat mencatatkan posisi All-Time High, di mana IHSG mencapai level 8.274,34 pada 23 Oktober 2025, dan kapitalisasi pasar mencapai Rp15.560 triliun pada 10 Oktober 2025.

Likuiditas transaksi saham juga terpantau melanjutkan peningkatan. Hal ini terlihat dari Rerata Nilai Transaksi Harian (RNTH) saham pada Oktober 2025 yang membukukan rekor All-Time High, dengan nilai RNTH sebesar Rp25,06 triliun. Adapun secara ytd per akhir Oktober 2025, RNTH saham tercatat sebesar Rp16,62 triliun, meningkat dibandingkan angka RNTH tahun 2024 (Rp12,85 triliun). Peningkatan nilai RNTH tersebut turut dikontribusikan oleh investor individu domestik.

Langkah Strategis OJK

Dalam rangka memperkuat sistem keuangan, OJK telah melakukan berbagai langkah strategis. Salah satunya adalah memperkuat pengawasan terhadap lembaga keuangan dan menjaga keterbukaan informasi untuk meningkatkan kepercayaan publik. Selain itu, OJK juga aktif dalam memberikan pelatihan dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya literasi keuangan.

Selain itu, OJK juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Bank Indonesia dan pemerintah dalam merancang kebijakan yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan. Dengan adanya sinergi yang kuat antara lembaga-lembaga tersebut, OJK percaya bahwa sistem keuangan Indonesia akan semakin tangguh dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

FAQ

Apa tujuan utama OJK dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan?

Tujuan utama OJK adalah menjaga stabilitas sistem keuangan nasional agar dapat mendukung ketahanan ekonomi dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Bagaimana OJK memastikan sektor jasa keuangan tetap stabil?

OJK melakukan pengawasan intensif terhadap lembaga keuangan, memperkuat regulasi, serta meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Apakah perekonomian Indonesia masih solid di tengah tekanan global?

Ya, perekonomian Indonesia masih tergolong solid dengan pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,04 persen pada triwulan III-2025.

Apa peran sektor jasa keuangan dalam mendukung ketahanan ekonomi nasional?

Sektor jasa keuangan berperan sebagai penopang utama ketahanan ekonomi nasional dengan menjaga likuiditas, stabilitas pasar modal, dan keandalan industri keuangan nonbank.

Bagaimana kinerja pasar modal Indonesia pada 2025?

Pasar modal Indonesia pada 2025 menunjukkan tren positif dengan indeks IHSG yang terus naik dan peningkatan likuiditas transaksi saham.


Tag:

OJK #SektorJasaKeuangan #KetahananEkonomiNasional #PasarModal #InklusiKeuangan #StabilitasEkonomi #PertumbuhanEkonomi #LiterasiKeuangan #RegulasiKeuangan

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transformasi digital pelayanan publik diapresiasi, Jasa Raharja raih dua penghargaan Anugerah BUMN 2026

    Transformasi digital pelayanan publik diapresiasi, Jasa Raharja raih dua penghargaan Anugerah BUMN 2026

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 313
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Jakarta — Upaya transformasi digital yang dilakukan PT Jasa Raharja mendapatkan pengakuan di tingkat nasional. Dalam ajang Anugerah BUMN ke-15 tahun 2026 yang diselenggarakan oleh BUMN Track bersama BTA Academy di Jakarta, Selasa (10/3/2026), Jasa Raharja berhasil meraih dua penghargaan sekaligus yang menegaskan keberhasilan perusahaan dalam memperkuat inovasi layanan berbasis digital guna meningkatkan kualitas […]

  • Gabungan Media Bersama GWI Temukan Kios Kosmetik Diduga Menjual Obat Keras Daftar G di Tangerang Selatan

    Gabungan Media Bersama GWI Temukan Kios Kosmetik Diduga Menjual Obat Keras Daftar G di Tangerang Selatan

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Tangerang Selatan, Gabungan sejumlah awak media bersama Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) menemukan sebuah kios berkedok toko kosmetik yang diduga menjual obat keras tertentu (Daftar G) secara bebas di Jalan AMD, Pondok Kacang, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, pada Rabu (08/07/2026).   Temuan tersebut berawal dari kegiatan sosial kontrol yang dilakukan gabungan media bersama […]

  • Dari Banten untuk Indonesia, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki Bacakan Pancasila di HUT ke-81 RI

    Dari Banten untuk Indonesia, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki Bacakan Pancasila di HUT ke-81 RI

    • calendar_month Sen, 17 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, SERANG – Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) pada Senin (17/08). Dalam upacara tersebut, Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki turut mengambil bagian penting dengan bertindak sebagai pembaca Pancasila, sebagai simbol […]

  • Pengertian dan Cara Membaca Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD)

    Pengertian dan Cara Membaca Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD)

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 803
    • 0Komentar

    Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah untuk menetapkan besarnya pajak terutang yang harus dibayar oleh wajib pajak. SKPD merupakan bagian penting dalam sistem perpajakan daerah, karena menjadi dasar bagi wajib pajak untuk memahami kewajiban mereka dalam membayar pajak sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Jenis-Jenis Surat Ketetapan Pajak Daerah […]

  • Cara Cek Pajak Kendaraan di Depok Secara Online dan Offline

    Cara Cek Pajak Kendaraan di Depok Secara Online dan Offline

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Pajak kendaraan bermotor (PKB) adalah kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap pemilik kendaraan. Di Kota Depok, proses pengurusan pajak kendaraan bisa dilakukan secara online maupun offline. Untuk memastikan bahwa kendaraan Anda tidak terkena denda atau tunggakan, penting untuk mengetahui cara cek pajak kendaraan di Depok. Proses Cek Pajak Kendaraan di Depok Untuk melakukan cek pajak […]

  • Melawan Arus Sudah Jadi Budaya? Jalan Raya Kini Makin Tak Aman

    Melawan Arus Sudah Jadi Budaya? Jalan Raya Kini Makin Tak Aman

    • calendar_month Ming, 12 Jul 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Jakarta – Banyak pengguna jalan mungkin pernah mengalami situasi serupa. Saat berkendara di jalur yang benar, tiba-tiba muncul sepeda motor dari arah berlawanan yang memaksa melintas. Pemandangan ini bukan lagi terjadi sesekali, melainkan hampir setiap hari di berbagai ruas jalan. Fenomena tersebut bahkan kerap dianggap sebagai hal yang lumrah. Padahal, setiap tindakan melawan arus […]

expand_less