Breaking News
light_mode
Beranda » Pajak » Nonresiden Catat Jual Neto Rp4,58 Triliun pada Minggu I November 2025

Nonresiden Catat Jual Neto Rp4,58 Triliun pada Minggu I November 2025

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
  • visibility 345
  • comment 0 komentar

Pasar keuangan Indonesia kembali menjadi sorotan setelah Bank Indonesia (BI) melaporkan adanya aliran modal asing yang keluar bersih sebesar Rp4,58 triliun pada pekan pertama November 2025. Angka ini mencerminkan dinamika yang terjadi di pasar keuangan domestik, khususnya dalam dua instrumen utama, yaitu Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Meski ada arus masuk di pasar saham, angka penjualan neto secara keseluruhan tetap menunjukkan tekanan dari investor asing.

Aliran modal asing keluar pasar SBN dan SRBI

Menurut Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, aliran dana keluar tersebut berasal dari pasar SBN yang mencatat penjualan neto sebesar Rp4,42 triliun dan SRBI sebesar Rp2,69 triliun. Namun, secara bersamaan, investor asing juga mencatat aksi beli bersih di pasar saham senilai Rp2,54 triliun. Hal ini menjadikan total aliran dana asing yang keluar bersih mencapai sekitar Rp4,58 triliun.

Kondisi ini memperlihatkan perbedaan dinamika antara pasar keuangan domestik dan global. Penurunan yield SBN tenor 10 tahun dari 6,17 persen menjadi 6,15 persen serta kenaikan premi risiko investasi atau credit default swaps (CDS) Indonesia tenor 5 tahun dari 73,03 basis poin (bps) menjadi 75,49 bps memberikan indikasi bahwa investor mulai waspada terhadap risiko ekonomi yang semakin meningkat.

Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS

Nilai tukar rupiah juga mengalami tekanan pada akhir pekan lalu, dengan rupiah dibuka melemah tipis ke level Rp16.695 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di Rp16.690. Pelemahan rupiah ini diduga dipengaruhi oleh sentimen global, terutama ketidakpastian mengenai kebijakan moneter di Amerika Serikat dan kondisi ekonomi dunia yang belum sepenuhnya stabil.

Meski demikian, BI menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta memperkuat ketahanan eksternal perekonomian nasional. Selain itu, BI juga akan mengoptimalkan strategi bauran kebijakan, termasuk kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran, guna mengantisipasi potensi tekanan dari aliran modal global.

Kinerja pasar saham Indonesia Oktober 2025

Di sisi lain, data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa investor asing mencatat aksi beli bersih sebesar Rp12,96 triliun di pasar saham Indonesia sepanjang Oktober 2025. Ini menandai kembalinya arus modal asing ke pasar modal domestik setelah beberapa bulan sebelumnya didominasi aksi jual. Meskipun demikian, secara kumulatif sepanjang 2025, investor asing masih mencatat net sell sebesar Rp41,79 triliun.

Pasar saham Indonesia juga mencatat rekor baru, dengan kapitalisasi pasar (market cap) sempat menembus level tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) senilai Rp15.560 triliun. Rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) pun mencapai rekor Rp25,06 triliun, yang turut dikontribusikan oleh investor individu domestik. Jumlah investor baru juga meningkat signifikan, dengan tambahan 520.000 investor baru selama Oktober 2025.

Investor asing dan pergerakan pasar saham

Dengan kondisi pasar keuangan terkini, Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia. Meskipun ada tekanan dari aliran modal asing, pihak BI tetap berkomitmen untuk menjaga stabilitas sistem keuangan, memperkuat kepercayaan investor, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Perlu dicatat bahwa sejak awal tahun hingga 6 November 2025, BI mencatat total aliran modal asing keluar bersih dari tiga sektor utama, yakni pasar saham, SBN, dan SRBI dengan total nilai masing-masing Rp39,13 triliun, Rp0,91 triliun, dan Rp137,71 triliun. Angka ini menunjukkan bahwa meski ada peningkatan arus masuk di pasar saham, tekanan dari SBN dan SRBI masih cukup signifikan.

Secara keseluruhan, situasi pasar keuangan Indonesia saat ini mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh perekonomian nasional. Meski ada indikasi positif dari pasar saham, tekanan dari aliran modal asing di pasar SBN dan SRBI tetap menjadi perhatian serius bagi BI dan otoritas terkait. Dengan langkah-langkah yang telah diambil, diharapkan stabilitas sistem keuangan dapat terjaga, serta kepercayaan investor dapat dipertahankan.

FAQ

Apa yang dimaksud dengan aliran modal asing keluar bersih?

Aliran modal asing keluar bersih merujuk pada jumlah dana asing yang keluar dari pasar keuangan domestik setelah dikurangi dengan arus masuk. Angka ini mencerminkan tren investor asing dalam mengambil posisi neto di pasar keuangan.

Bagaimana pengaruh aliran modal asing terhadap rupiah?

Aliran modal asing yang keluar dapat menyebabkan pelemahan rupiah karena permintaan terhadap mata uang lokal menurun. Sebaliknya, aliran masuk cenderung memperkuat rupiah.

Apa peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas pasar keuangan?

Bank Indonesia memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan melalui kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran. BI juga bekerja sama dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk menghadapi tekanan dari aliran modal global.

Mengapa investor asing lebih memilih pasar saham daripada SBN atau SRBI?

Investor asing sering kali lebih memilih pasar saham karena potensi imbal hasil yang lebih tinggi dan fleksibilitas dalam melakukan transaksi. Namun, pasar SBN dan SRBI tetap menjadi pilihan utama untuk investasi jangka panjang dan stabilitas.

Apa dampak dari kenaikan premi CDS terhadap perekonomian Indonesia?

Kenaikan premi CDS menunjukkan peningkatan risiko kredit atau ketidakpastian ekonomi. Hal ini bisa memengaruhi biaya pinjaman dan tingkat kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia.

Tagging:

Nonresiden #AliranModalAsing #BankIndonesia #PasarKeuangan #RupiahMelemah #SBN #SRBI #InvestorAsing #PasarSaham #EkonomiIndonesia

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekspor YTD Naik 8,14 Persen Dibanding Periode Sama Tahun 2024: Analisis dan Tren Terkini

    Ekspor YTD Naik 8,14 Persen Dibanding Periode Sama Tahun 2024: Analisis dan Tren Terkini

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Indonesia kembali menunjukkan pertumbuhan positif di sektor ekspor, terutama dalam kinerja ekspor nonmigas yang mencatatkan peningkatan signifikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor nonmigas pada periode Januari hingga Agustus 2024 mencapai US$160,36 miliar, naik 8,14 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023. Angka ini menjadi indikator kuat bahwa perekonomian nasional sedang bergerak […]

  • OJK Dorong Pengadopsian Cepat Teknologi di Sektor Jasa Keuangan

    OJK Dorong Pengadopsian Cepat Teknologi di Sektor Jasa Keuangan

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Jakarta, 2025 – Dalam upaya mempercepat transformasi digital dan meningkatkan efisiensi layanan di sektor jasa keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong pengadopsian teknologi yang cepat dan berkelanjutan. Sejak penerbitan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 3 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan ITSK, minat dari penyelenggara teknologi informasi dan sistem keuangan (ITSK) untuk menjadi peserta sandbox […]

  • Cara Membuat Landing Page E-commerce yang Efektif dan Menarik Pengunjung

    Cara Membuat Landing Page E-commerce yang Efektif dan Menarik Pengunjung

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Pada era digital saat ini, landing page menjadi salah satu elemen kunci dalam strategi pemasaran bisnis. Terutama bagi pengusaha e-commerce, landing page tidak hanya berfungsi sebagai halaman awal, tetapi juga sebagai alat utama untuk meningkatkan konversi penjualan. Dengan desain yang tepat dan konten yang menarik, landing page bisa menjadi pintu masuk yang efektif untuk mengubah […]

  • Dahnil Ginting Apresiasi Pelayanan RSUD Amri Tambunan, Dorong Akses Kesehatan untuk Warga Kurang Mampu

    Dahnil Ginting Apresiasi Pelayanan RSUD Amri Tambunan, Dorong Akses Kesehatan untuk Warga Kurang Mampu

    • calendar_month Sab, 15 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Deli Serdang – Kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu kembali mendapat perhatian dari anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang, Muhammad Dahnil Ginting, SE. Ia menyempatkan diri mengunjungi pasangan muda, Ferdi dan Bella Annisa, yang tengah menghadapi persoalan biaya persalinan anak pertama mereka. Kunjungan tersebut dilakukan Dahnil sebelum mengikuti rapat paripurna DPRD Kabupaten Deli Serdang, setelah mendapat […]

  • Perangkat yang Dibutuhkan untuk Membangun Infrastruktur Jaringan VLAN

    Perangkat yang Dibutuhkan untuk Membangun Infrastruktur Jaringan VLAN

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Membangun infrastruktur jaringan VLAN (Virtual Local Area Network) adalah langkah penting dalam mengoptimalkan kinerja dan keamanan jaringan. VLAN memungkinkan pengelola jaringan untuk membagi jaringan fisik menjadi beberapa jaringan logis yang terpisah, sehingga meningkatkan efisiensi, keamanan, dan manajemen lalu lintas data. Namun, untuk mewujudkan hal ini, diperlukan sejumlah perangkat pendukung. Berikut adalah daftar lengkap perangkat yang […]

  • Cara Mengatasi Masalah Infrastruktur yang Tidak Memadai di Wilayah Perkotaan

    Cara Mengatasi Masalah Infrastruktur yang Tidak Memadai di Wilayah Perkotaan

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Slug: cara-mengatasi-masalah-infrastruktur-yang-tidak-memadai-di-wilayah-perkotaan Di tengah laju urbanisasi yang pesat, masalah infrastruktur yang tidak memadai menjadi salah satu tantangan terbesar bagi kota-kota besar di Indonesia. Jalan raya yang rusak, sistem transportasi umum yang tidak efisien, dan akses internet yang terbatas sering kali menghambat pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat. Namun, dengan pendekatan yang tepat, solusi untuk mengatasi […]

expand_less