Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Cara Pencairan BPJS Ketenagakerjaan yang Mudah dan Terbaru

Cara Pencairan BPJS Ketenagakerjaan yang Mudah dan Terbaru

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sen, 22 Des 2025
  • visibility 483
  • comment 0 komentar

Pendahuluan

BPJS Ketenagakerjaan merupakan lembaga yang memberikan perlindungan sosial bagi para pekerja di Indonesia. Salah satu manfaat utamanya adalah Jaminan Hari Tua (JHT), yang bisa dicairkan dalam berbagai kondisi, termasuk saat masih bekerja. Bagi Anda yang ingin mencairkan dana JHT, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, baik secara langsung maupun online. Artikel ini akan membahas secara lengkap cara pencairan BPJS Ketenagakerjaan yang mudah dan terbaru.

Pembuka

Jika Anda sudah memiliki masa kepesertaan minimal 10 tahun, maka Anda berhak untuk mencairkan sebagian dana JHT. Pencairan bisa dilakukan dalam dua bentuk, yaitu 10% untuk persiapan pensiun atau 30% untuk pembelian rumah. Prosesnya pun kini semakin mudah karena adanya layanan digital seperti aplikasi JMO dan website Lapak Asik.

Pembahasan Utama

1. Syarat Pencairan JHT

Sebelum memulai proses pencairan, pastikan Anda memenuhi syarat berikut:

  • Masa kepesertaan minimal 10 tahun.
  • Untuk pencairan 10%, diperlukan dokumen seperti Kartu Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, E-KTP, Kartu Keluarga, NPWP (jika ada), dan Buku Tabungan.
  • Untuk pencairan 30%, tambahkan dokumen perbankan dari bank kerjasama BPJS Ketenagakerjaan serta Buku Tabungan Bank tersebut.

2. Cara Pencairan JHT Secara Langsung di Kantor Cabang

Jika Anda lebih nyaman mengajukan secara langsung, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Datangi kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat.
  • Bawa dokumen asli dan isi formulir pengajuan klaim JHT.
  • Ambil nomor antrean dan tunggu panggilan.
  • Ikuti proses wawancara dan verifikasi data.
  • Setelah proses selesai, tunggu hingga saldo JHT masuk ke rekening Anda.

3. Cara Pencairan JHT Online Melalui Aplikasi JMO

Aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) memudahkan Anda untuk mengajukan pencairan JHT tanpa harus datang ke kantor. Berikut langkah-langkahnya:

  • Unduh aplikasi JMO di Google Play Store atau App Store.
  • Login atau buat akun baru.
  • Klik menu “Jaminan Hari Tua” lalu pilih “Klaim JHT”.
  • Pastikan semua syarat terpenuhi, seperti akumulasi saldo maksimal Rp10 juta, pengkinian data, dan status kepesertaan non aktif.
  • Pilih alasan pengajuan klaim dan unggah dokumen yang dibutuhkan.
  • Lakukan verifikasi biometrik wajah dan konfirmasi klaim.
  • Tunggu hingga dana JHT cair ke rekening Anda.

4. Cara Pencairan JHT Online Melalui Website Lapak Asik

Untuk pencairan JHT dengan jumlah lebih besar, Anda bisa menggunakan situs resmi Lapak Asik:

  • Buka laman https://lapakasik.bpjsketenagakerjaan.go.id.
  • Isi data diri seperti NIK, nama lengkap, dan nomor kepesertaan.
  • Unggah dokumen dan foto diri sesuai ketentuan (format JPG/JPEG/PNG/PDF, maksimal 6 MB).
  • Periksa kembali data, lalu klik Simpan.
  • Cek email untuk melihat jadwal wawancara daring.
  • Ikuti wawancara online untuk verifikasi data.
  • Tunggu dana JHT ditransfer ke rekening.

5. Potensi Pajak Progresif pada Pengambilan JHT

Perlu diketahui bahwa pengambilan JHT sebagian dapat menyebabkan pajak progresif jika jarak pengambilan lebih dari 2 tahun. Tarif pajak bervariasi tergantung besarnya dana yang ditarik, mulai dari 5% hingga 36%.

Penutup

Dengan berkembangnya teknologi, cara pencairan BPJS Ketenagakerjaan kini lebih mudah dan praktis. Baik melalui kantor cabang, aplikasi JMO, atau website Lapak Asik, Anda tetap bisa mencairkan dana JHT sesuai kebutuhan. Pastikan semua persyaratan terpenuhi agar proses berjalan lancar. Dengan begitu, Anda bisa memanfaatkan dana JHT secara optimal, baik untuk persiapan pensiun maupun kebutuhan mendesak lainnya.

cara pencairan BPJS Ketenagakerjaan melalui aplikasi JMO

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejarah Perbankan Syariah di Indonesia: Awal Mula dan Perkembangannya

    Sejarah Perbankan Syariah di Indonesia: Awal Mula dan Perkembangannya

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 477
    • 0Komentar

    Pada masa lalu, sistem perbankan yang berlandaskan prinsip syariah telah ada jauh sebelum zaman modern. Praktik-praktik keuangan berbasis Islam seperti mudharabah, musharakah, dan qard sudah dikenal sejak era Nabi Muhammad SAW. Namun, perkembangan perbankan syariah secara formal dan terstruktur di Indonesia baru dimulai pada abad ke-20. Dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki […]

  • Panduan Lengkap Kegiatan Ekspor Impor di Malaysia

    Panduan Lengkap Kegiatan Ekspor Impor di Malaysia

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 825
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian global, kegiatan ekspor dan impor menjadi tulang punggung bagi pertumbuhan ekonomi suatu negara. Malaysia, sebagai salah satu negara yang aktif dalam perdagangan internasional, memiliki peran penting dalam menjembatani hubungan ekonomi antar negara. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam tentang kegiatan ekspor impor di Malaysia, mulai dari pengertian dasar hingga […]

  • Kesimpulan Penting tentang Teori Ekonomi Mikro yang Wajib Dipahami

    Kesimpulan Penting tentang Teori Ekonomi Mikro yang Wajib Dipahami

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Pendahuluan Ekonomi mikro adalah cabang ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku individu, rumah tangga, dan perusahaan dalam pengambilan keputusan terkait alokasi sumber daya yang terbatas. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam tentang ekonomi mikro, termasuk definisi, konsep dasar, teori-teori penting, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Pembuka Kesimpulan tentang teori ekonomi mikro tidak hanya berupa […]

  • Apa Itu Latar Belakang Kunjungan Industri dan Mengapa Penting?

    Apa Itu Latar Belakang Kunjungan Industri dan Mengapa Penting?

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Kunjungan industri merupakan salah satu kegiatan penting dalam proses pendidikan yang bertujuan untuk menghubungkan teori dengan praktik. Dalam konteks pendidikan, khususnya bagi pelajar di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), kunjungan ini menjadi bagian dari program pembelajaran yang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung tentang dunia kerja. Salah satu aspek yang perlu dipahami sebelum melaksanakan kunjungan industri […]

  • Jelaskan Perbedaan Ekonomi Makro dan Ekonomi Mikro dengan Jelas

    Jelaskan Perbedaan Ekonomi Makro dan Ekonomi Mikro dengan Jelas

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Pendahuluan Dalam dunia ekonomi, dua konsep yang sering menjadi fokus pembahasan adalah ekonomi makro dan ekonomi mikro. Meski keduanya termasuk dalam ilmu ekonomi, terdapat perbedaan mendasar antara keduanya. Pemahaman tentang perbedaan ini sangat penting bagi pelaku bisnis, investor, maupun masyarakat umum, karena membantu dalam memahami dinamika perekonomian dan membuat keputusan yang lebih tepat. Artikel ini […]

  • Pemerintah Daerah Perkuat Cadangan Pangan Lokal untuk Menghadapi Nataru

    Pemerintah Daerah Perkuat Cadangan Pangan Lokal untuk Menghadapi Nataru

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Dalam rangka menghadapi perayaan Nataru yang selalu menjadi momen penting bagi masyarakat Indonesia, pemerintah daerah kini tengah memperkuat cadangan pangan lokal. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, terutama di tengah meningkatnya permintaan saat liburan akhir tahun. Menurut Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, cadangan pangan daerah […]

expand_less