Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Hotman Paris Sampaikan Permohonan Maaf kepada Wartawan dan Organisasi Pers

Hotman Paris Sampaikan Permohonan Maaf kepada Wartawan dan Organisasi Pers

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sen, 20 Jul 2026
  • visibility 127
  • comment 0 komentar

Radarekonomi.com, JAKARTA – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh wartawan buntut dari pernyataannya yang dinilai telah merendahkan martabat dan profesi jurnalis. Hotman juga menjelaskan kronologi sampai akhirnya pernyataan yang mengundang kritik ini keluar dari mulutnya.

Pernyataan maaf ini disampaikan setelah munculnya desakan dari berbagai organisasi wartawan atas respons dari ucapan Hotman yang saat itu sedang konferensi pers sebagai pengacara tersangka kasus korupsi mantan Jampidsus Febrie Adriansyah di Kejaksaan Agung (Kejagung.Pernyataan maaf dari saya, Hotman Paris. Sehubungan dengan imbauan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan juga rekan-rekan wartawan lainnya. Dengan ini saya menyatakan maaf sebesar-besarnya atas pernyataan saya pada waktu konferensi pers di kasus mantan Jampidsus yang mengatakan ‘lo punya otak nggak sih?’,” kata Hotman dalam unggahannya melalui akun Instagram hotmanparisofficial, dikutip Senin (20/7/2026).Setelah meminta maaf, Hotman menjelaskan kronologi sampai akhirnya pernyataan yang mengundang kritik ini keluar dari mulutnya. Berawal dari pertanyaan beruntun dari awak media yang bertanya perihal update kasus yang menjerat Febrie.

Salah satunya soal pertanyaan dari wartawan perihal dugaan soal hidden agenda atau agenda tersembunyi dari sebuah institusi di kasus eks Jampidsus. Hotman mengaku saat itu telah menjawab tidak tahu dan tidak punya kapasitas menjawab pertanyaan tersebut, namun kembali dicecar pertanyaan.Setelah meminta maaf, Hotman menjelaskan kronologi sampai akhirnya pernyataan yang mengundang kritik ini keluar dari mulutnya. Berawal dari pertanyaan beruntun dari awak media yang bertanya perihal update kasus yang menjerat Febrie.

Salah satunya soal pertanyaan dari wartawan perihal dugaan soal hidden agenda atau agenda tersembunyi dari sebuah institusi di kasus eks Jampidsus. Hotman mengaku saat itu telah menjawab tidak tahu dan tidak punya kapasitas menjawab pertanyaan tersebut, namun kembali dicecar pertanyaan.”Akhirnya saya emosi, karena saya sudah bolak-balik mengatakan saya tidak tahu. Akhirnya saya jawab, ‘kamu punya otak gak sih?’. Maksudnya, saya sudah jawab tadi saya tidak tahu. Sebab saya tidak mungkin bertanya apa hidden agenda dari suatu institusi penegak hukum,” ujar Hotman.

Kemudian, Hotman menyadari dirinya saat itu tersulut emosi sehingga mengucapkan kata-kata yang tidak pantas. Atas hal itu, ia pun mengucapkan permohonan maaf kepada seluruh wartawan, karena tidak ada niat apa pun di balik pernyataan tersebut.

“Tapi terlepas dari fakta kejadian sebenarnya, waktu itu sudah sama-sama emosional, tetap saya mengatakan permintaan maaf kepada wartawan tersebut dan kepada seluruh organisasi wartawan seluruh Indonesia karena selama ini saya juga sangat dekat kepada semua wartawan,” ujar Hotman.

Hotman menambahkan, “Cuma karena diberondong dengan dua pertanyaan yang saya sudah bilang saya tidak bisa jawab karena saya tidak punya kapasitas menjawab, tapi ditanya lagi ditanya lagi sehingga saya jadi emosional. Sekali lagi saya menyatakan minta maaf.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inflasi Tahunan DIY Oktober 2025 Capai 2,90 Persen (yoy): Analisis dan Dampak

    Inflasi Tahunan DIY Oktober 2025 Capai 2,90 Persen (yoy): Analisis dan Dampak

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian nasional, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali mencatatkan inflasi tahunan yang mengkhawatirkan. Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, inflasi tahunan di wilayah ini pada Oktober 2025 mencapai 2,90 persen (year-on-year/yo-y). Angka ini sedikit meningkat dibandingkan inflasi pada bulan sebelumnya, yang tercatat sebesar 2,52 persen. Meskipun angka tersebut masih berada […]

  • Stabilitas Harga Jual Rumah Tipe 200 Meter Persegi: Analisis Terkini

    Stabilitas Harga Jual Rumah Tipe 200 Meter Persegi: Analisis Terkini

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika pasar properti yang terus bergerak, stabilitas harga jual rumah tipe ≤ 200 meter persegi menjadi topik yang menarik perhatian para pengembang, pembeli, dan investor. Dalam beberapa kuartal terakhir, indeks harga jual rumah nasional mengalami konsolidasi, dengan penurunan marjinal terjadi pada rumah dengan tipe ≥ 201, namun untuk tipe ≤ 200, harga tetap […]

  • OJK Dorong Percepatan Adopsi Teknologi Jasa Keuangan yang Inklusif: Tren dan Dampak Terkini

    OJK Dorong Percepatan Adopsi Teknologi Jasa Keuangan yang Inklusif: Tren dan Dampak Terkini

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Di tengah arus digitalisasi yang semakin mengglobal, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berupaya mempercepat adopsi teknologi dalam industri jasa keuangan yang bersifat inklusif. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa layanan keuangan bisa lebih mudah diakses oleh masyarakat luas, termasuk kelompok yang sebelumnya tidak terjangkau oleh sistem perbankan konvensional. Perkembangan teknologi finansial (fintech) di Indonesia telah menjadi […]

  • Konsolidasi Fiskal Tetap Optimal Pasca Anggaran Perubahan: Analisis Terkini

    Konsolidasi Fiskal Tetap Optimal Pasca Anggaran Perubahan: Analisis Terkini

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Dalam rangka memahami dinamika kebijakan fiskal Indonesia pasca pengesahan anggaran perubahan, penting untuk meninjau kembali konsep konsolidasi fiskal dan bagaimana hal tersebut tetap dapat dijalankan secara optimal. Konsolidasi fiskal merujuk pada upaya pemerintah dalam mengurangi defisit anggaran dengan cara meningkatkan pendapatan negara atau mengurangi belanja pemerintah. Di tengah perubahan anggaran yang terjadi, konsolidasi fiskal tetap […]

  • Bantah Status DPO, Amri Alias Nunung Siapkan Laporan ke Cyber Crime Polda Sumut

    Bantah Status DPO, Amri Alias Nunung Siapkan Laporan ke Cyber Crime Polda Sumut

    • calendar_month Sab, 29 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Sumatra Utara – Isu liar yang menuding Amri alias Nunung sebagai buronan atau masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kepolisian dipastikan merupakan hoaks dan fitnah menyesatkan. Kuasa hukum tegas membantah narasi provokatif tersebut dan siap membawa kasus penyebaran berita bohong ini ke jalur hukum. Kuasa hukum Amri menegaskan bahwa kliennya adalah warga negara yang […]

  • Pengertian dan Jenis-Jenis Lembaga Keuangan Bukan Bank di Indonesia

    Pengertian dan Jenis-Jenis Lembaga Keuangan Bukan Bank di Indonesia

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Lembaga keuangan bukan bank (LKBB) adalah institusi yang bergerak di bidang keuangan, tetapi tidak memiliki status sebagai bank. Meskipun tidak menerima tabungan atau deposito secara langsung seperti bank, lembaga ini memainkan peran penting dalam menyalurkan dana kepada masyarakat dan sektor bisnis. Dengan tugas utama menghimpun dana melalui penerbitan surat berharga dan menyalurkannya untuk investasi serta […]

expand_less