Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Lahan Pembangunan Sekolah Rakyat Tanpa Ganti Rugi, Risman Pakpahan Warga Sipirok Minta Keadilan Dari Pemkab Tapsel 

Lahan Pembangunan Sekolah Rakyat Tanpa Ganti Rugi, Risman Pakpahan Warga Sipirok Minta Keadilan Dari Pemkab Tapsel 

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Jum, 24 Jul 2026
  • visibility 208
  • comment 0 komentar

Radarekonomi.com, Tapsel – Program pemerintah Republik Indonesia membangun sekolah rakyat di kecamatan Sipirok kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) provinsi Sumatera Utara masuk zona program nasional dari Kemensos RI berdasarkan Inpres No. 8 Tahun 2025 tentang pengentasan kemiskinan ekstrem.

 

Pada prinsipnya warga masyarakat kecamatan Sipirok kabupaten Tapanuli Selatan mendukung program pemerintah tersebut dengan adanya pembangunan sekolah rakyat dengan tujuan memutus mata rantai kemiskinan lewat pendidikan sebagai program terobosan presiden Prabowo Subianto dengan fokus memberi akses pendidikan layak dan gratis bagi anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Dengan sasarannya anak kelompok Desil 1 dan 2.

 

Seperti diketahui titik lokasi proyek pembangunan sekolah rakyat tersebut terletak di desa Janji Mauli kecamatan Sipirok kabupaten Tapanuli Selatan provinsi Sumatera Utara yang dikerjakan oleh PT Nindya Karya.

 

Seiring berjalannya program pemerintah presiden Prabowo Subianto yang begitu cemerlang, ada salah satu warga masyarakat kecamatan Sipirok yang telah menjadi korban ketidakadilan yang mana tanahnya belum diganti rugi oleh panitia pengadaan lahan pemerintah daerah (Pemda) kabupaten Tapanuli Selatan untuk pembangunan sekolah rakyat tersebut.

 

Risman Pakpahan (53) warga kecamatan Sipirok kabupaten Tapanuli Selatan merupakan ahli waris anak kandung dari almarhum OTP Pakpahan.

 

Kepada wartawan, Risman Pakpahan menuturkan bahwasanya almarhum ayahnya OTP Pakpahan ada menguasai tanah seluas 4 hektar dengan alas hak surat keterangan camat, yang saat ini tanah tersebut sudah dijadikan lahan bangunan sekolah rakyat yang berada di desa Janji Mauli kecamatan Sipirok kabupaten Tapanuli Selatan.

 

“Almarhum ayah saya menguasai sekaligus mengelola tanah seluas 4 hektar tersebut dari tahun 1979 sampai dengan tahun 2012. Dari tahun 2013, saya selaku ahli waris tidak bisa lagi mengelola tanah peninggalan almarhum orang tua saya dikarenakan pada tahun 2013 seluruh tanaman dan 1 (satu) unit rumah dirusak oleh orang tidak bertanggung jawab dan peristiwa tindak pidana tersebut sudah dilaporkan ke sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Kepolisian Resor Tapanuli Selatan dengan Laporan Polisi Nomor : STPL / 21 / I / 2013 / SU / TAPSEL tanggal 24 Januari 2013,” ungkap Risman Pakpahan.

 

Masih menurutnya, dan pada tahun 2025 tanpa ada pemberitahuan sekaligus ganti rugi terhadap lahan seluas 4 hektar, pihak pemerintahan kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan melakukan pembangunan gedung sekolah rakyat yang berlangsung sampai saat ini dengan pelaksanaan pekerjaan berkisar sudah mencapai 80%.

 

“Selaku ahli waris mengharapkan kepada Pemkab Tapanuli Selatan untuk segera membayar ganti rugi tanah orang tua saya seluas 4 hektar yang saat ini sudah dijadikan pembangunan sekolah rakyat itu,” kata Risman Pakpahan.

 

Sementara itu, Burju Simatupang,ST.,S.H.,M.H., selaku pendamping dari Risman Pakpahan menegaskan pada prinsipnya tanah milik masyarakat tidak dapat digunakan untuk pembangunan sekolah rakyat tanpa penyelesaian hak pemiliknya, termasuk pemberian ganti kerugian apabila tanah tersebut diambil untuk kepentingan umum. Sebagai dasar hukumnya

Undang-Undang Nomor 2 tahun 2012 tentang pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum, Peraturan Presiden Nomor 120 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Sekolah Rakyat dan Peraturan Menteri Sosial Nomor 7 Tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekolah Rakyat (beserta perubahannya), yang mengatur bahwa pemegang hak atas tanah berhak memperoleh ganti kerugian yang layak dan adil.

 

“Kementerian Sosial tidak memiliki kewenangan untuk menggunakan tanah masyarakat yang belum selesai proses pengadaan tanah atau belum diberikan ganti kerugian sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Dalam praktiknya jika tanah tersebut masih merupakan hak milik masyarakat, pemerintah tidak boleh menguasai atau membangun di atasnya tanpa proses pengadaan tanah sesuai peraturan dan tanpa penyelesaian hak pemilik,” jelas Burju Simatupang.

 

Saat ini ahli waris masih terus berupaya melakukan kordinasi dengan pihak Pemkab Tapanuli Selatan untuk berjuang mendapatkan ganti rugi tanahnya tersebut.

 

“Apa bila pihak pemerintah kabupaten Tapanuli Selatan tidak mengabulkan permintaan ahli waris untuk mengganti rugi lahan seluas 4 hektar miliknya yang telah dijadikan pembangunan sekolah rakyat tersebut maka kami dari pihak ahli waris akan melaporkan permasalahan ini ke Kementrian Sosial Republik Indonesia yang memiliki peran sentral sebagai penanggung jawab program,” tegas Burju Simatupang.

Kemensos pada prinsipnya perlu memastikan bahwa aspek legalitas lahan telah diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku sebelum pembangunan dilanjutkan. Hal ini penting untuk menghindari sengketa hukum dan melindungi kepentingan masyarakat maupun negara, pungkasnya. Tim Red

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prospek Kerja Ekonomi Pembangunan Peluang dan Tantangan Masa Depan

    Prospek Kerja Ekonomi Pembangunan Peluang dan Tantangan Masa Depan

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 526
    • 0Komentar

    Prospek Kerja di Bidang Ekonomi Pembangunan: Peluang dan Tantangan di Masa Depan Di tengah dinamika perekonomian yang terus berkembang, bidang ekonomi pembangunan menjadi salah satu jurusan yang menawarkan prospek kerja yang menjanjikan. Lulusan dari jurusan ini tidak hanya memiliki kemampuan analitis tinggi, tetapi juga mampu berkontribusi dalam membangun kebijakan dan strategi yang berdampak langsung pada […]

  • Cara Melihat Pajak Motor di STNK dengan Mudah dan Akurat

    Cara Melihat Pajak Motor di STNK dengan Mudah dan Akurat

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 523
    • 0Komentar

    Dalam era digital saat ini, kebutuhan akan kemudahan akses informasi semakin meningkat. Salah satu hal yang sering menjadi perhatian bagi pemilik kendaraan bermotor adalah status pajak kendaraan mereka. Tidak hanya untuk memastikan kewajiban terpenuhi, tetapi juga untuk menghindari denda atau masalah administratif. Oleh karena itu, cara melihat pajak motor di STNK menjadi penting untuk diketahui. […]

  • Transformasi digital pelayanan publik diapresiasi, Jasa Raharja raih dua penghargaan Anugerah BUMN 2026

    Transformasi digital pelayanan publik diapresiasi, Jasa Raharja raih dua penghargaan Anugerah BUMN 2026

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 313
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Jakarta — Upaya transformasi digital yang dilakukan PT Jasa Raharja mendapatkan pengakuan di tingkat nasional. Dalam ajang Anugerah BUMN ke-15 tahun 2026 yang diselenggarakan oleh BUMN Track bersama BTA Academy di Jakarta, Selasa (10/3/2026), Jasa Raharja berhasil meraih dua penghargaan sekaligus yang menegaskan keberhasilan perusahaan dalam memperkuat inovasi layanan berbasis digital guna meningkatkan kualitas […]

  • Pajak Tidak Langsung Adalah: Pengertian, Contoh, dan Fungsi dalam Ekonomi

    Pajak Tidak Langsung Adalah: Pengertian, Contoh, dan Fungsi dalam Ekonomi

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 482
    • 0Komentar

    Dalam sistem perpajakan Indonesia, istilah “pajak tidak langsung” sering muncul sebagai konsep yang berkaitan dengan cara pemerintah mengumpulkan pendapatan negara. Meski tidak terasa secara langsung oleh wajib pajak, pajak ini memainkan peran penting dalam perekonomian. Untuk itu, mari kita mengenal lebih jauh tentang pajak tidak langsung adalah. Apa Itu Pajak Tidak Langsung? Pajak tidak langsung […]

  • Fokus Pemerintah Memperkuat Kompetensi Tenaga Kerja untuk Mendukung Hilirisasi Industri

    Fokus Pemerintah Memperkuat Kompetensi Tenaga Kerja untuk Mendukung Hilirisasi Industri

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Di tengah tuntutan ekonomi yang semakin dinamis, pemerintah Indonesia kini lebih fokus pada upaya memperkuat kompetensi tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan hilirisasi. Ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing sektor industri nasional dan memastikan bahwa SDM (Sumber Daya Manusia) dapat mengikuti perkembangan teknologi serta standar global. Hilirisasi, yang merupakan proses pengolahan bahan mentah menjadi […]

  • Dukungan untuk Ridwan, Kapolda Banten dan Uya Kuya Datang ke Walantaka

    Dukungan untuk Ridwan, Kapolda Banten dan Uya Kuya Datang ke Walantaka

    • calendar_month Sen, 28 Sep 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Serang – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki bersama Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Uya Kuya dan PJU Polda Banten mendatangi kediaman Ridwan di Perumahan TPI Blok D1 No. 5, Kelurahan Pipitan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Senin (28/09). Dalam kesempatannnya, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menyampaikan bahwa kedatangan tersebut sebagai bentuk […]

expand_less