Breaking News
light_mode
Beranda » Makroekonomi » Pemerintah Antisipasi Tekanan Inflasi Musiman Jelang Nataru 2026

Pemerintah Antisipasi Tekanan Inflasi Musiman Jelang Nataru 2026

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
  • visibility 396
  • comment 0 komentar

Jelang momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, pemerintah Indonesia, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY, memperkuat koordinasi dalam menjaga stabilitas harga. Upaya ini dilakukan melalui Rapat Koordinasi Daerah dan High Level Meeting (HLM) TPID DIY bertema “Evaluasi Inflasi Tahun 2025 serta Persiapan Pemerintah Daerah DIY dalam Menghadapi HBKN Natal 2025 dan Tahun Baru 2026” yang berlangsung di Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta, Selasa (11/11/2025).

Kehadiran Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Kepala Perwakilan BI DIY Sri Darmadi Sudibyo, Sekretaris Daerah DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti, jajaran Forkopimda, kepala daerah se-DIY, anggota TPID kabupaten/kota, serta para pemangku kepentingan terkait menunjukkan komitmen serius dalam menghadapi potensi inflasi musiman.

Baca Juga: Pemantauan pasokan pangan di pasar tradisional

Inflasi DIY pada Oktober 2025 tercatat sebesar 0,42% (mtm), dengan inflasi tahunan mencapai 2,90% (yoy). Angka tersebut masih berada dalam rentang sasaran inflasi nasional 2,5% ±1%. Namun, pemerintah tetap waspada karena adanya tekanan inflasi dari komoditas seperti cabai, beras, dan bawang yang mulai mengalami kenaikan harga di sejumlah daerah.

Untuk menghadapi potensi risiko inflasi jelang Nataru, BI DIY bersama TPID menyiapkan langkah konkret melalui kerangka kerja 4K, yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif. Upaya tersebut antara lain dilakukan dengan pemantauan pasokan dan harga pangan, optimalisasi peran BUMD dan Bulog, serta penguatan gerakan sosial yang melibatkan ASN dan masyarakat dalam menyerap kelebihan pasokan pangan lokal.

Sultan HB X dalam arahannya menekankan pentingnya pemetaan daerah surplus produksi untuk menjaga harga di tingkat petani. Ia juga meminta agar laporan hasil HLM TPID dari kabupaten/kota dibuat dalam format yang seragam agar mudah dianalisis. “Ketersediaan stok pangan harus diatur dengan cermat agar tidak menumpuk menjelang panen berikutnya. Kita perlu memastikan distribusi berjalan baik, terutama saat permintaan meningkat pada akhir tahun,” ujar Sultan.

Selain menjaga keseimbangan pasokan dan harga, Gubernur juga menekankan pentingnya peran BUMD dalam memperkuat distribusi dan memastikan ketersediaan komoditas strategis. Kolaborasi antar daerah diharapkan semakin intensif untuk memperkuat rantai pasok pangan lintas wilayah, terutama mengingat posisi DIY sebagai daerah tujuan wisata dengan permintaan pangan yang tinggi.

Pemantauan harga oleh tim pengendali inflasi

Dalam forum tersebut, inovasi pengendalian inflasi berbasis sosial seperti program MRANTASI (Masyarakat lan Pedagang Tanggap Inflasi) juga menjadi sorotan. Program ini diperluas tidak hanya bagi pedagang pasar, tetapi juga guru dan siswa SMA agar kesadaran menjaga kestabilan harga tumbuh sejak dini. Program ini dinilai efektif membangun partisipasi publik dalam menjaga inflasi daerah tetap terkendali.

Melalui penguatan sinergi lintas lembaga, implementasi kerangka 4K, dan pelaksanaan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) DIY 2025, BI DIY dan pemerintah daerah berkomitmen menjaga laju inflasi agar tetap stabil di kisaran target 2,5% ±1%. Langkah kolektif ini menjadi kunci untuk memastikan kesejahteraan masyarakat DIY tetap terjaga di tengah momentum akhir tahun yang identik dengan peningkatan konsumsi.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE), Yusuf Rendy Manilet, mengimbau pemerintah untuk menjaga pasokan dan distribusi pangan strategis jelang momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, supaya inflasi tetap terkendali dalam sasaran. Dia menjelaskan, sejumlah komoditas pangan telah menunjukkan tekanan musiman menjelang Natal dan tahun baru, di antaranya seperti cabai, beras, dan bawang, yang mulai mengalami kenaikan harga di sejumlah daerah.

Stok bahan pokok di gudang penyimpanan

Permintaan terhadap telur dan daging ayam memperlihatkan peningkatan, yang diharapkan menjadi efek dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, Yusuf mengingatkan, efek program ini terhadap inflasi perlu dilihat secara hati-hati. Pasalnya, program belum terealisasi penuh dan relatif masih terbatas di sejumlah daerah, sehingga dampaknya terhadap harga sejauh ini belum terlalu besar.

Bank Indonesia (BI) memprediksi tekanan inflasi di Sumatera Selatan (Sumsel) di momen hari besar keagamaan (HKBN) seperti Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 masih akan mengalami kenaikan. Hal ini diprediksi dengan kondisi sejumlah harga pangan yang bergejolak menjelang momen libur panjang dan Nataru 2026. Menurut Kepala BI Sumsel Bambang Pramono, tekanan juga berpotensi berasal dari komoditas volatile food, mengingat periode musim tanam padi dan hortikultura bertepatan dengan musim hujan yang dapat memengaruhi produktivitas.

Petani menanam cabai di sawah

Selain itu, BI Sumsel terus memperkuat koordinasi dan sinergi melalui strategi pengendalian inflasi berbasis 4K, yaitu keterjangkauan harga (K1), ketersediaan pasokan (K2), kelancaran distribusi (K3), dan komunikasi yang efektif (K4). TPID Sumatera Selatan secara rutin melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar, distributor, dan produsen untuk memastikan harga sesuai HET serta stok tersedia mencukupi.

Dengan langkah-langkah yang telah diambil, pemerintah dan lembaga terkait terus berupaya memastikan bahwa inflasi di Indonesia tetap terkendali, khususnya menjelang momen Nataru 2026. Kesiapan yang matang dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

FAQ:

1. Apa yang dimaksud dengan inflasi musiman?

Inflasi musiman merujuk pada kenaikan harga barang dan jasa yang terjadi secara berkala, biasanya karena permintaan yang meningkat atau pasokan yang terbatas selama masa tertentu, seperti menjelang liburan atau perayaan besar.

2. Bagaimana pemerintah mengantisipasi inflasi musiman?

Pemerintah mengantisipasi inflasi musiman melalui berbagai langkah, seperti memperkuat koordinasi antar lembaga, memantau pasokan dan harga pangan, serta melakukan program pengendalian inflasi berbasis sosial.

3. Apa manfaat dari kerangka kerja 4K dalam pengendalian inflasi?

Kerangka kerja 4K (Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif) membantu pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan komoditas strategis, terutama menjelang momen tertentu seperti Nataru.

4. Apa peran BUMD dalam pengendalian inflasi?

BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) berperan dalam memperkuat distribusi dan memastikan ketersediaan komoditas strategis, terutama di daerah-daerah yang memiliki permintaan tinggi.

5. Bagaimana masyarakat bisa ikut berkontribusi dalam pengendalian inflasi?

Masyarakat dapat berkontribusi dengan mengikuti program sosial seperti MRANTASI, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kestabilan harga dan memastikan ketersediaan pasokan pangan.

Tag:

PemerintahAntisipasiInflasiMusiman #Nataru2026 #InflasiDIY #PengendalianInflasi #BIIndonesia #TPIDDY #PanganStrategis #InflasiNasional #KomoditasPangan #Kerangka4K

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Dapat Komisi 100 Juta dari Jualan Hampers di TikTok: Strategi Merapat yang Efektif

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 447
    • 0Komentar

    Di tengah persaingan bisnis digital yang semakin ketat, TikTok telah menjadi salah satu platform paling efektif untuk menjual produk. Salah satu strategi yang kini sedang tren adalah affiliate marketing, terutama dalam bentuk penjualan hampers. Tidak hanya menguntungkan, tetapi juga bisa memberikan komisi hingga ratusan juta rupiah jika dilakukan dengan benar. Berikut ini adalah panduan lengkap […]

  • DKPP RI Sidang Ketua Bawaslu Labuhanbatu, Diduga Nikah Siri

    DKPP RI Sidang Ketua Bawaslu Labuhanbatu, Diduga Nikah Siri

    • calendar_month Rab, 12 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Medan – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI menggelar sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik terhadap Ketua Bawaslu Kabupaten Labuhanbatu. Sidang digelar di Ruang Sidang Peradilan Semu Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Jalan Kapten Muchtar Basri No. 3, Medan, Rabu (12/8/2026). Ketua Bawaslu Labuhanbatu berinisial WD diadukan istrinya, Ambar Lestari, dengan nomor pengaduan […]

  • Berkat Bantuan Kapolrestabes Medan, Warga Laut Dendang Sukses Selenggarakan Perlombaan Semarak Kemerdekaan Ke-81 RI

    Berkat Bantuan Kapolrestabes Medan, Warga Laut Dendang Sukses Selenggarakan Perlombaan Semarak Kemerdekaan Ke-81 RI

    • calendar_month Sel, 18 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com Medan, Haru berselimut bahagia mewarnai semarak perayaan HUT Kemerdekaan Ke-81 RI warga Jalan Pelaksanaan, Desa Laut Dendang, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang. Berkat bantuan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol, Dr Jean Calvijn Simanjuntak, SIK,MH dan Satres Narkoba Polrestabes Medan warga bisa menyelenggarakan berbagai lomba kemerdekaan. Tokoh Masyarakat Desa Laut Dendang, Jinton Rumapea pada wartawan, Selasa (18/8/2026) […]

  • Neraca Perdagangan Indonesia Surplus US,34 Miliar pada September 2025

    Neraca Perdagangan Indonesia Surplus US$4,34 Miliar pada September 2025

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Indonesia kembali mencatatkan surplus neraca perdagangan yang signifikan pada bulan September 2025. Angka ini menunjukkan pertumbuhan ekspor yang lebih baik dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya, meskipun impor juga mengalami peningkatan. Dengan surplus sebesar US$4,34 miliar, Indonesia memperkuat posisinya sebagai salah satu negara dengan kinerja perdagangan yang stabil dan kuat di kawasan Asia Tenggara. Surplus neraca perdagangan […]

  • Inovasi Digital: Motor Penggerak Utama Transformasi Ekonomi Indonesia

    Inovasi Digital: Motor Penggerak Utama Transformasi Ekonomi Indonesia

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 490
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang, inovasi digital semakin menjadi kunci utama dalam memacu transformasi ekonomi Indonesia. Dengan adanya pergeseran dari model bisnis konvensional ke model berbasis teknologi, sektor ekonomi nasional mulai menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Tidak hanya pada industri manufaktur, tetapi juga pada sektor pertanian, UMKM, dan pemerintahan desa. Inovasi digital tidak hanya […]

  • Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA) kembali menegaskan komitmennya untuk hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat melalui kegiatan Jumat Berbagi Kasih

    Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA) kembali menegaskan komitmennya untuk hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat melalui kegiatan Jumat Berbagi Kasih

    • calendar_month Sab, 5 Sep 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA) kembali menegaskan komitmennya untuk hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat melalui kegiatan Jumat Berbagi Kasih yang digelar di Kantor Sekretariat PP GEKIRA, Jalan Cempaka Putih Timur Nomor 5–7, Jakarta, Jumat (4/9/2026). Mengusung semangat “GEKIRA Bergerak, Jadi Berkat”, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda berbagi makanan, tetapi menjadi bagian dari […]

expand_less