Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Survei: 77% Pendapatan UMKM Menurun Selama Masa Pandemi (2020-2021)

Survei: 77% Pendapatan UMKM Menurun Selama Masa Pandemi (2020-2021)

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
  • visibility 166
  • comment 0 komentar

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia sejak 2020 hingga 2021 memberikan dampak luar biasa terhadap perekonomian Indonesia, khususnya pada sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Survei yang dilakukan oleh Katadata Insight Center (KIC) menunjukkan bahwa sebanyak 77 persen pendapatan UMKM mengalami penurunan selama masa tersebut. Angka ini mencerminkan tantangan besar yang dihadapi pelaku UMKM dalam menjaga kelangsungan bisnis mereka.

Dari data yang diperoleh, survei ini mengungkapkan bahwa sebagian besar UMKM agrikultur juga mengalami penurunan volume produksi dan omzet. Sebanyak 54 persen dari responden mengungkapkan bahwa produksi turun di atas 30 persen, sementara 42 persen harus mengurangi jumlah karyawan. Hal ini menunjukkan bahwa UMKM tidak hanya terdampak secara finansial tetapi juga struktural dalam operasional bisnis.

Meskipun situasi sulit, pemerintah telah berupaya memberikan bantuan kepada UMKM. Salah satu bentuk bantuan yang paling signifikan adalah Banpres BPUM/BLT UMKM. Berdasarkan survei KIC, sekitar 18 persen responden mengaku menerima bantuan ini. Dana sebesar Rp 2,4 juta per UMKM diberikan secara utuh, meski ada sekitar 3 persen yang mengeluhkan adanya pemotongan untuk sumbangan atau administrasi.

Pelaku UMKM menerima bantuan pemerintah

Bantuan tunai ini umumnya digunakan sebagai modal usaha, dengan 74 persen responden menyatakan bahwa dana tersebut dialokasikan untuk memperkuat bisnis. Namun, sekitar 10 persen menggunakan bantuan untuk kebutuhan sehari-hari. Meski demikian, masih banyak UMKM yang merasa sosialisasi bantuan ini kurang optimal, terutama bagi pelaku UMKM agrikultur yang lebih sulit dijangkau karena lokasi yang jauh dari perkotaan.

Selain bantuan langsung, digitalisasi menjadi salah satu solusi yang mulai diadopsi oleh UMKM. Survei KIC menunjukkan bahwa 43 persen UMKM yang saat ini masih memasarkan produk secara offline menyatakan minat untuk beralih ke pemasaran online. Sementara itu, 20 persen responden mengatakan bahwa mereka akan segera beradaptasi dengan digitalisasi dalam waktu dekat.

Digitalisasi bukan hanya membantu UMKM dalam menjangkau pasar yang lebih luas, tetapi juga meningkatkan profesionalisme dan efisiensi operasional. Banyak pelaku UMKM yang mengakui bahwa pemasaran digital berpengaruh signifikan terhadap omzet. Sebanyak 43 persen pelaku usaha mengatakan bahwa omzet mereka kini lebih besar didorong oleh pemasaran online.

UMKM beradaptasi dengan teknologi digital

Pengembangan digitalisasi juga diiringi dengan dukungan dari lembaga keuangan seperti Bank Rakyat Indonesia (BRI). Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan bahwa bantuan dari pemerintah pada Agustus 2020 membantu pengusaha UMKM bangkit setelah mengalami kesulitan selama enam bulan pertama pandemi. Selain itu, program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang melibatkan 5 program bantuan juga memberikan dampak positif terhadap UMKM.

Menurut Santoso, Sekretaris Deputi Bidang UKM, UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian nasional. Jumlah tenaga kerja yang diserap oleh UMKM mencapai hampir 133 juta orang. Oleh karena itu, bantuan kepada UMKM sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas ekonomi negara.

Di tengah tantangan pandemi, UMKM juga menunjukkan ketangguhan dalam beradaptasi. Banyak pelaku usaha yang memilih untuk go digital agar bisa bertahan. Platform e-commerce dan fintech menjadi alat penting dalam membantu UMKM mendapatkan akses ke pasar dan pinjaman. Misalnya, TaniHub bekerja sama dengan petani untuk menyediakan solusi digital yang memudahkan distribusi produk dan pengelolaan keuangan.

UMKM beradaptasi dengan digitalisasi

Selain itu, BRI juga menggelar acara Pesta Rakyat Simpedes (PRS) 2022 sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM. Acara ini tidak hanya bertujuan untuk mempromosikan layanan keuangan digital, tetapi juga untuk memberikan edukasi dan wadah bagi pelaku UMKM untuk berkembang. Dengan tema “Pede Memimpin Perubahan”, PRS 2022 diharapkan dapat memperkuat semangat dan inovasi para pelaku UMKM di Indonesia.

Meski sempat mengalami penurunan pendapatan, UMKM Indonesia menunjukkan kemampuan adaptasi yang baik. Dengan dukungan dari pemerintah, lembaga keuangan, serta inisiatif digitalisasi, UMKM terus berupaya untuk bangkit dan tumbuh di tengah krisis. Harapan besar diarahkan pada keberlanjutan bisnis dan pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih kuat di masa depan.

FAQ

  1. Bagaimana dampak pandemi terhadap UMKM di Indonesia?

    Dampak pandemi cukup signifikan, dengan 77 persen pendapatan UMKM mengalami penurunan. Banyak UMKM mengalami penurunan produksi, omzet, dan bahkan harus mengurangi jumlah karyawan.

  2. Apa saja bantuan yang diberikan pemerintah kepada UMKM selama pandemi?

    Pemerintah memberikan bantuan tunai seperti Banpres BPUM/BLT UMKM, subsidi bunga pinjaman, dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

  3. Bagaimana digitalisasi membantu UMKM?

    Digitalisasi membantu UMKM menjangkau pasar yang lebih luas, meningkatkan profesionalisme, menekan biaya operasional, dan memudahkan pengelolaan keuangan.

  4. Apakah UMKM berhasil beradaptasi dengan digitalisasi?

    Ya, banyak UMKM yang mulai beralih ke pemasaran online dan menggunakan platform digital untuk meningkatkan omzet dan efisiensi bisnis.

  5. Apa peran UMKM dalam perekonomian Indonesia?

    UMKM berkontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap sebagian besar tenaga kerja di Indonesia.

Tag:

UMKM #Pandemi #BantuanPemerintah #Digitalisasi #PemulihanEkonomi #BRI #PestaRakyatSimpedes #GoDigital #PendapatanUMKM #InklusiKeuangan

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aplikasi E-Commerce Di Indonesia Terpopuler Tahun Ini

    Aplikasi E-Commerce Di Indonesia Terpopuler Tahun Ini

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Daftar Aplikasi E-Commerce Terpopuler di Indonesia Tahun Ini Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan pola hidup masyarakat, belanja online telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Khususnya di Indonesia, aplikasi e-commerce semakin diminati karena kemudahan akses, variasi produk, dan berbagai promo menarik yang ditawarkan. Dalam artikel ini, kita akan mengulas daftar aplikasi e-commerce terpopuler […]

  • Pengaruh Kebijakan Raffles di Bidang Ekonomi dan Relevansinya Saat Ini

    Pengaruh Kebijakan Raffles di Bidang Ekonomi dan Relevansinya Saat Ini

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Pada awal abad ke-19, Indonesia mengalami perubahan besar-besaran akibat pengaruh kolonialisme. Salah satu tokoh yang meninggalkan jejak penting adalah Thomas Stamford Raffles, seorang gubernur-jenderal Inggris yang memimpin wilayah Jawa dari tahun 1811 hingga 1816. Meskipun masa pemerintahannya relatif singkat, kebijakan Raffles di bidang ekonomi memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap masyarakat dan struktur perekonomian Nusantara. […]

  • Apakah Investasi Saham Diperbolehkan dalam Islam? Ini Penjelasan Lengkapnya

    Apakah Investasi Saham Diperbolehkan dalam Islam? Ini Penjelasan Lengkapnya

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Investasi saham kini menjadi salah satu pilihan populer bagi masyarakat Indonesia untuk mengembangkan dana mereka. Namun, bagi umat Muslim, pertanyaan tentang hukum investasi saham sering kali muncul: apakah hal ini diperbolehkan dalam Islam? Jawaban atas pertanyaan ini bisa ditemukan melalui fatwa yang dikeluarkan oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Apa Itu Saham? Saham […]

  • Kredit UMKM Masih Tumbuh Lambat Sepanjang Tahun 2025: Analisis dan Prognosis

    Kredit UMKM Masih Tumbuh Lambat Sepanjang Tahun 2025: Analisis dan Prognosis

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Pertumbuhan kredit untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia masih terlihat melambat sepanjang tahun 2025. Meskipun pemerintah dan otoritas keuangan berupaya keras untuk mendorong peningkatan akses kredit bagi pelaku usaha kecil, angka pertumbuhan kredit UMKM pada September 2025 hanya mencapai 0,23% secara year on year (yoy). Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan pertumbuhan […]

  • Jasa Buat Web E-Commerce untuk Bisnis Digital

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Kenapa Jasa Buat Web E-Commerce Penting untuk Bisnis Anda? Dalam era digital yang semakin berkembang, memiliki website e-commerce menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan. Namun, tidak semua bisnis mampu mengembangkan website sendiri tanpa bantuan profesional. Inilah mengapa jasa buat web e-commerce menjadi sangat penting. Jasa buat web e-commerce adalah layanan […]

  • Cara Mendapatkan No WA Pinjaman Uang Tanpa Jaminan yang Aman dan Terpercaya

    Cara Mendapatkan No WA Pinjaman Uang Tanpa Jaminan yang Aman dan Terpercaya

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks, banyak masyarakat membutuhkan dana darurat secara cepat. Salah satu solusi yang sering digunakan adalah pinjaman online (pinjol). Namun, tidak semua layanan pinjol bisa diandalkan. Banyak oknum ilegal menawarkan pinjaman melalui WhatsApp (WA) tanpa jaminan, yang berpotensi menipu dan merugikan pengguna. Oleh karena itu, penting untuk memahami cara mendapatkan […]

expand_less