Breaking News
light_mode
Beranda » Polri » Gabungan Media dan Organisasi Pers GWI (Gabungnya Wartawan Indonesia) Desak Polisi Usut Tuntas Jaringan Peredaran Obat Keras Daftar G di Pamulang

Gabungan Media dan Organisasi Pers GWI (Gabungnya Wartawan Indonesia) Desak Polisi Usut Tuntas Jaringan Peredaran Obat Keras Daftar G di Pamulang

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Ming, 12 Jul 2026
  • visibility 313
  • comment 0 komentar

Radarekonomi.com, Tangerang Selatan – Gabungan media dan organisasi pers GWI (Gabungnya Wartawan Indonesia) mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian yang berhasil mengungkap dan mengamankan penjual obat keras daftar G di wilayah Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

Namun demikian, GWI menilai pengungkapan tersebut harus menjadi pintu masuk untuk membongkar jaringan yang lebih besar. Aparat penegak hukum didorong agar tidak berhenti pada penangkapan pelaku di tingkat penjual, melainkan melakukan pengembangan hingga mengungkap pemasok, distributor, maupun pihak yang diduga menjadi aktor utama di balik peredaran obat keras ilegal tersebut.

Ketua GWI menyampaikan bahwa maraknya peredaran obat keras daftar G tanpa resep dokter merupakan ancaman serius bagi generasi muda dan ketertiban masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan langkah penegakan hukum yang tegas, profesional, dan menyeluruh.

“Kami mengapresiasi keberhasilan aparat kepolisian dalam mengungkap kasus ini. Namun kami meminta Kapolres Tangerang Selatan dan Kapolsek Pamulang agar mengembangkan penyelidikan hingga ke akar jaringan. Siapa pemasoknya, siapa distributornya, dan siapa yang mengendalikan peredaran obat keras daftar G ini harus diungkap secara tuntas,” tegas Ketua GWI.

GWI juga menyoroti temuan stiker berlogo “TS” yang ditemukan di setiap toko penjual obat keras daftar G yang berhasil diungkap. Menurutnya, keberadaan stiker tersebut patut didalami oleh penyidik karena dapat menjadi petunjuk penting dalam mengungkap pola distribusi maupun jaringan peredaran obat keras ilegal.

Selain mendorong pengembangan perkara, GWI meminta aparat kepolisian meningkatkan pengawasan terhadap toko-toko yang diduga menjual obat keras tanpa izin agar praktik serupa tidak terus berulang.

Sebagai gabungan media dan organisasi pers, GWI (Gabungnya Wartawan Indonesia) menyatakan komitmennya untuk terus mengawal proses penegakan hukum secara independen, sekaligus mendukung upaya kepolisian dalam memberantas peredaran obat keras daftar G demi melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan obat-obatan. JG

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bagaimana Layanan Cloud Computing Mendorong Efisiensi Operasional Perusahaan?

    Bagaimana Layanan Cloud Computing Mendorong Efisiensi Operasional Perusahaan?

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Dalam era digital yang semakin pesat, teknologi menjadi salah satu aspek kritis dalam menjalankan bisnis. Salah satu inovasi terbesar yang memengaruhi dunia usaha adalah layanan cloud computing. Dengan adanya layanan ini, perusahaan tidak lagi bergantung pada infrastruktur fisik yang mahal dan rumit. Sebaliknya, mereka dapat mengakses sumber daya komputasi secara virtual, sehingga meningkatkan efisiensi operasional. […]

  • DPP LSM GEMPUR Desak Kejati Sumut Usut Dugaan Korupsi Dana Desa di Dua Desa Kabupaten Simalungun

    DPP LSM GEMPUR Desak Kejati Sumut Usut Dugaan Korupsi Dana Desa di Dua Desa Kabupaten Simalungun

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 296
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Simalungun – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Peduli dan Pejuang Rakyat (DPP LSM GEMPUR) mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) serta Kejaksaan Negeri Simalungun untuk segera turun tangan mengusut dugaan tindak pidana korupsi dalam penggunaan Dana Desa di dua desa yang berada di Kecamatan Hutabayuraja, Kabupaten Simalungun. Ketua DPP LSM […]

  • Dua peristiwa terjadi di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS) pada Selasa di akhir September dan Kamis diawal Oktober 2026.

    Dua peristiwa terjadi di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS) pada Selasa di akhir September dan Kamis diawal Oktober 2026.

    • calendar_month Jum, 2 Okt 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 97
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Seorang warga binaan Rutan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur, ditemukan meninggal dunia di toilet ruang pengunjung.Dari peristiwa ini Polisi masih menyelidiki penyebab kematian warga binaan tersebut. Dikutip dari media resmi Polri, warga binaan yang tewas diketahui menjalani hukuman dalam kasus pencurian dan ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB. Selama menjalani masa pidana, korban diketahui menghuni […]

  • Pemerintah Fokus Memperkuat Hard dan Soft Infrastructure Ekonomi Digital: Tren Terkini dan Dampaknya

    Pemerintah Fokus Memperkuat Hard dan Soft Infrastructure Ekonomi Digital: Tren Terkini dan Dampaknya

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Di tengah percepatan digitalisasi yang semakin pesat, pemerintah Indonesia menunjukkan komitmen serius dalam memperkuat infrastruktur digital. Tidak hanya fokus pada hard infrastructure, seperti jaringan internet dan pusat data, tetapi juga pada soft infrastructure yang mencakup regulasi, keamanan siber, dan kesiapan masyarakat dalam menghadapi transformasi digital. Ini menjadi langkah strategis untuk memastikan ekonomi digital dapat berkembang […]

  • Analisis Risiko Kredit di Sektor Properti Pasca Penurunan Suku Bunga

    Analisis Risiko Kredit di Sektor Properti Pasca Penurunan Suku Bunga

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian Indonesia, penurunan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI) menjadi isu yang sangat menarik perhatian masyarakat, khususnya para pelaku bisnis dan pengembang properti. Dengan penurunan suku bunga BI dari 5,75% menjadi 5,25%, berbagai sektor ekonomi mulai melihat peluang baru. Salah satunya adalah sektor properti, yang tidak hanya terpengaruh secara langsung oleh […]

  • 1.000 Warga Ikuti Bakti Sosial Pengobatan Gratis, Akupuntur, dan Pembagian Beras di Gereja Kasih Anugerah Depok City Blessing

    1.000 Warga Ikuti Bakti Sosial Pengobatan Gratis, Akupuntur, dan Pembagian Beras di Gereja Kasih Anugerah Depok City Blessing

    • calendar_month Sab, 25 Jul 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Depok, 25 Juli 2026 – Gereja Kasih Anugerah (GKA) Depok City Blessing JB3 menyelenggarakan Bakti Sosial Pengobatan Gratis, Akupuntur, dan Pembagian Beras 5 Kg bagi 1.000 peserta sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat serta memperkuat semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Kota Depok.   Kegiatan sosial ini disponsori oleh CCC (Christianity Crisis Center) […]

expand_less