Breaking News
light_mode
Beranda » Polri » Komitmen Polsek Pamulang Berantas Peredaran Obat Keras Terlarang Daftar G di Wilayah Hukumnya

Komitmen Polsek Pamulang Berantas Peredaran Obat Keras Terlarang Daftar G di Wilayah Hukumnya

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
  • visibility 162
  • comment 0 komentar

Radarekonomi.com, Pamulang – Polsek Pamulang menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran obat keras terlarang daftar G di wilayah hukumnya dengan merespons cepat laporan informasi dari masyarakat terkait dugaan aktivitas penjualan obat-obatan ilegal di sebuah warung yang berada di Jalan Witana Harja, Pamulang Barat, Kota Tangerang Selatan. Rabu (15/07/2026).

 

Berdasarkan informasi dari kami tim media yang menemukan sebuah warung abal abal diduga menjadi lokasi peredaran obat keras terlarang daftar G pada Minggu (12/07/2026) sekitar pukul 09.26 WIB. Atas temuan dilapangan, kami tim media menyampaikan langsung kepada pihak Polsek Pamulang.

 

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Polsek Pamulang segera bergerak menuju lokasi bersama kami tim media untuk melakukan pengecekan dan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan sejumlah obat yang diduga merupakan obat keras daftar G serta obat psikotropika golongan IV dalam jumlah cukup banyak. Selanjutnya, seorang terduga penjual beserta barang bukti diamankan ke Mapolsek Pamulang guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Adapun barang bukti yang diamankan petugas antara lain:

* Tramadol: 448 butir

* Alprazolam Dexa: 31 butir

* Alprazolam Mersi: 25 butir

* Riklona: 10 butir

* Trihexyphenidyl (Trihex): 46 butir

* Hexymer: 114 butir

 

Total ratusan butir obat tersebut kini telah diamankan sebagai barang bukti dalam proses penyidikan.

 

Salah seorang anggota Polsek Pamulang menyampaikan bahwa penanganan perkara tersebut akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

“Hasil penangkapan ini akan kami lanjutkan prosesnya hingga tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar salah satu anggota Polsek Pamulang.

 

Langkah cepat tersebut menjadi bagian dari upaya Polsek Pamulang dalam menekan peredaran obat keras ilegal yang dinilai dapat membahayakan masyarakat, khususnya kalangan remaja.

Tim media mengapresiasi respons cepat jajaran Polsek Pamulang yang menerima laporan kami masyarakat dan segera melakukan penindakan di lapangan. Diharapkan pengungkapan kasus ini dapat menjadi pintu masuk untuk mengungkap jaringan peredaran obat keras ilegal yang lebih luas khususnya wilayah hukum Polres Tangerang Selatan yang sedang marak maraknya peredaran obat keras terlarang daftar G.

Kasus tersebut saat ini masih dalam proses penanganan oleh penyidik Polsek Pamulang. Masyarakat juga diimbau untuk terus berperan aktif melaporkan apabila menemukan dugaan penyalahgunaan maupun peredaran obat-obatan ilegal di lingkungan sekitarnya agar dapat segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.

Peredaran obat keras (seperti obat daftar G) secara ilegal diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan (yang mencabut aturan lama UU Nomor 36 Tahun 2009) Setiap orang yang dengan sengaja mengedarkan sediaan farmasi (obat keras) tanpa izin edar dapat dipidana penjara hingga 15 tahun dan denda hingga Rp1.500.000.000 (1,5 miliar rupiah).

Seseorang yang mengetahui peredaran obat keras terlarang (tanpa izin edar) dan membiarkannya dapat dijerat hukuman pidana sebagai pelaku pembantu tindak pidana, Jika orang tersebut mengetahui adanya tindak pidana peredaran obat tersebut namun sengaja membiarkan, menyembunyikan, atau tidak melapor, orang tersebut dapat dikenakan pasal pembantuan tindak pidana (Pasal 56 KUHP) dengan Ancaman Pidana Hukuman bagi pembantu kejahatan adalah maksimum pidana pokok pelaku utama dikurangi sepertiga.

Kami akan meneruskan berita ini sampai ke Mabes Polri dan BPOM. JG

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peran E-Commerce dalam Mendorong Ekspor Produk UMKM: Strategi dan Manfaat

    Peran E-Commerce dalam Mendorong Ekspor Produk UMKM: Strategi dan Manfaat

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Di tengah era digital yang semakin berkembang, peran e-commerce dalam memperluas pasar bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) semakin menjadi sorotan. Tidak hanya sebagai alat promosi dan pemasaran, e-commerce kini menjadi jembatan penting untuk membuka akses ke pasar internasional. Dalam konteks ini, UMKM tidak lagi bisa mengabaikan digitalisasi, karena hal itu menjadi salah satu […]

  • Instrumen SRBI yang Efektif untuk Mengelola Volatilitas Arus Modal Asing

    Instrumen SRBI yang Efektif untuk Mengelola Volatilitas Arus Modal Asing

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 542
    • 0Komentar

    Pasar keuangan Indonesia terus menghadapi tantangan dari volatilitas arus modal asing. Dalam beberapa bulan terakhir, tercatat penarikan dana asing yang signifikan, khususnya dari pasar surat berharga negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Namun, di tengah dinamika ini, instrumen SRBI menunjukkan peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Arus modal asing yang keluar dari […]

  • Perbedaan Ekonomi Makro dan Mikro Pengertian Contoh Penerapan

    Perbedaan Ekonomi Makro dan Mikro Pengertian Contoh Penerapan

    • calendar_month Ming, 14 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 603
    • 0Komentar

    Perbedaan Ekonomi Makro dan Mikro: Pengertian, Contoh, dan Penerapan Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari bagaimana manusia mengelola sumber daya yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan yang tidak terbatas. Dalam studi ekonomi, terdapat dua cabang utama yang sering dibahas, yaitu ekonomi mikro dan makro. Kedua bidang ini memiliki perbedaan signifikan dalam hal cakupan, fokus analisis, […]

  • Cara Mendapatkan No WA Pinjaman Uang Tanpa Jaminan yang Aman dan Terpercaya

    Cara Mendapatkan No WA Pinjaman Uang Tanpa Jaminan yang Aman dan Terpercaya

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks, banyak masyarakat membutuhkan dana darurat secara cepat. Salah satu solusi yang sering digunakan adalah pinjaman online (pinjol). Namun, tidak semua layanan pinjol bisa diandalkan. Banyak oknum ilegal menawarkan pinjaman melalui WhatsApp (WA) tanpa jaminan, yang berpotensi menipu dan merugikan pengguna. Oleh karena itu, penting untuk memahami cara mendapatkan […]

  • Fintech P2P Lending Menghadapi Pengawasan Khusus Akibat Risiko Gagal Bayar

    Fintech P2P Lending Menghadapi Pengawasan Khusus Akibat Risiko Gagal Bayar

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 545
    • 0Komentar

    Di tengah pertumbuhan pesat industri fintech di Indonesia, khususnya Peer-to-Peer (P2P) lending, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) semakin memperketat pengawasan terhadap sektor ini. Hal ini dilakukan sebagai respons atas meningkatnya risiko gagal bayar yang dialami oleh beberapa pelaku usaha. Dengan adanya peningkatan jumlah pinjaman macet, OJK berupaya memastikan kestabilan dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan finansial digital. […]

  • Ancaman Eksternal dalam Bidang Ekonomi dan Pengaruhnya terhadap Negara

    Ancaman Eksternal dalam Bidang Ekonomi dan Pengaruhnya terhadap Negara

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 533
    • 0Komentar

    Pendahuluan Di tengah dinamika global yang semakin kompleks, ancaman eksternal dalam bidang ekonomi menjadi isu yang tidak bisa diabaikan. Dalam konteks Indonesia, pengaruh dari luar negeri terhadap perekonomian negara ini sangat signifikan, baik melalui arus investasi, perdagangan, maupun teknologi. Tidak hanya itu, ancaman-ancaman ini juga berpotensi memengaruhi stabilitas politik dan sosial, sehingga perlu dipahami secara […]

expand_less