Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Asintel Satlap Tricakti Beri Penjelasan Terkait Penanganan 53 Ton Pasir Timah di Air Merbau

Asintel Satlap Tricakti Beri Penjelasan Terkait Penanganan 53 Ton Pasir Timah di Air Merbau

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Kam, 6 Agu 2026
  • visibility 184
  • comment 0 komentar

Radarekonomi.com, PANGKALPINANG – Asisten Intelijen (Asintel) Satlap Tricakti, Kolonel Inf Rudi Firmansyah, memberikan penjelasan mengenai pemberitaan yang berkembang terkait penanganan 53 ton pasir timah di salah satu rumah di kawasan Air Merbau, Kabupaten Belitung. Menurutnya, terdapat sejumlah hal yang perlu diluruskan agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh.

Rudi menjelaskan, berdasarkan data yang dimiliki Satlap Tricakti, material tersebut merupakan milik mitra PT Timah yang telah tercatat dalam pengawasan Satlap. Ia mengatakan salah satu tugas Satlap Tricakti adalah melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap tata kelola timah, termasuk menertibkan aktivitas yang diduga ilegal.

“Kami mendata barang-barang milik mitra PT Timah agar tidak terjadi penyelewengan. Setelah didata, jumlahnya akan dicek secara berkala. Jika ada perubahan jumlah, tentu akan dimintai penjelasan,” ujarnya.

Ia menerangkan, sejumlah mitra PT Timah untuk sementara menyimpan material di gudang atau rumah pribadi karena kapasitas gudang yang tersedia disebut sedang penuh. Menurutnya, penyimpanan tersebut dilakukan dengan mekanisme wajib lapor kepada Satlap Tricakti, sehingga keberadaan dan jumlah barang tetap berada dalam pengawasan.

Rudi menyebut Satlap Tricakti sebelumnya telah menyampaikan informasi tersebut kepada Kapolres Belitung. Dalam penjelasannya, Satlap menyampaikan bahwa material tersebut telah didata sebagai milik mitra PT Timah dan berada dalam pengawasan.

Namun, kata dia, pihaknya kemudian mengetahui adanya tindakan lanjutan berupa pengamanan barang oleh personil Ditreskrimsus Polda Babel. Kondisi itu, menurut Rudi, menimbulkan kesan adanya perbedaan pemahaman di lapangan.

“Kami menganggap ini lebih kepada miskomunikasi. Sebelumnya kami sudah menjelaskan status barang yang kami awasi, tetapi kemudian ada tindakan lanjutan sehingga muncul dugaan ilegal. Karena itu kami merasa perlu memberikan penjelasan,” katanya.

Terkait dugaan pelanggaran hukum, Rudi menegaskan Satlap Tricakti tidak pernah menghalangi proses penegakan hukum. Ia mengatakan saat barang diamankan, personel Satlap tidak melakukan intervensi dan membiarkan aparat kepolisian menjalankan tugasnya.

“Silakan dilakukan pemeriksaan. Kalau memang terbukti ilegal, katakan ilegal. Tetapi apabila hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ilegal, maka sampaikan juga apa adanya. Kami tidak menghalangi maupun mengintimidasi siapa pun,” ujarnya.

Rudi juga menjelaskan bahwa keberadaan material di lokasi penyimpanan bukan berarti terdapat indikasi penyelundupan. Menurutnya, dugaan penyelundupan harus dibuktikan melalui proses hukum dan fakta-fakta yang ditemukan dalam penyidikan.

Ia menambahkan, Satlap Tricakti bersama PT Timah terus berupaya mengoptimalkan kapasitas gudang agar material milik mitra yang telah terdata dapat dipindahkan ke lokasi penyimpanan resmi.

Lebih lanjut, Rudi menyebut kerja sama yang menjadi dasar penyimpanan material tersebut berkaitan dengan Surat Perintah Kerja (SPK) CV Heiro Jaya Persada yang berada di wilayah Belitung dan Belitung Timur.

Ia berharap seluruh pihak dapat mengedepankan koordinasi antarlembaga agar tidak terjadi perbedaan persepsi dalam penanganan perkara. Menurutnya, klarifikasi mengenai status material juga dapat diperoleh melalui PT Timah terkait kemitraan maupun data pengawasan yang telah dilakukan Satlap Tricakti.

Sementara itu, status hukum atas 53 ton pasir timah yang telah diamankan saat ini masih berada dalam proses penanganan aparat kepolisian. Penentuan ada atau tidaknya unsur pelanggaran hukum sepenuhnya akan bergantung pada hasil penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan oleh penyidik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Membuat Surat Izin Usaha Dagang yang Benar dan Lengkap

    Cara Membuat Surat Izin Usaha Dagang yang Benar dan Lengkap

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 557
    • 0Komentar

    Pada dunia bisnis, legalitas menjadi salah satu aspek penting yang menjamin kelangsungan dan kepercayaan dalam menjalankan usaha. Salah satu dokumen hukum yang diperlukan adalah Surat Izin Usaha Dagang (SIUP). SIUP tidak hanya menjadi bukti pengakuan dari pemerintah, tetapi juga memberikan perlindungan hukum bagi pelaku usaha. Jika kamu sedang mencari informasi tentang cara membuat surat izin […]

  • Indonesia Menjadi Peringkat Tiga Besar Tujuan Investasi Nonmigas Asia Tenggara: Analisis Terkini

    Indonesia Menjadi Peringkat Tiga Besar Tujuan Investasi Nonmigas Asia Tenggara: Analisis Terkini

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Indonesia terus menunjukkan perkembangan pesat dalam sektor investasi nonmigas, khususnya di tengah dinamika perekonomian global yang semakin kompetitif. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan investasi terbaik di kawasan Asia Tenggara. Pada periode Januari hingga September 2025, nilai ekspor nonmigas mencapai 199,77 miliar dolar AS, meningkat sebesar 9,57 persen dibandingkan […]

  • Pemerintah Fokus pada Pembangunan Infrastruktur di Luar Jawa untuk Menciptakan Keseimbangan Regional

    Pemerintah Fokus pada Pembangunan Infrastruktur di Luar Jawa untuk Menciptakan Keseimbangan Regional

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 619
    • 0Komentar

    Di tengah tuntutan masyarakat akan keseimbangan ekonomi antarwilayah, pemerintah Indonesia kini semakin memperkuat komitmennya untuk membangun infrastruktur di luar Pulau Jawa. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk mengurangi ketimpangan yang selama ini terjadi antara wilayah Jawa dan daerah-daerah lainnya. Dengan fokus pada pengembangan infrastruktur, pemerintah berharap dapat menciptakan kesempatan ekonomi yang […]

  • Injeksi Likuiditas Perbankan Diharapkan Segera Mendorong Kredit Properti Menengah

    Injeksi Likuiditas Perbankan Diharapkan Segera Mendorong Kredit Properti Menengah

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Di tengah tantangan yang dihadapi sektor properti Indonesia, pemerintah dan Bank Indonesia (BI) telah mengambil langkah-langkah strategis untuk memperkuat stabilitas sektor ini. Salah satu upaya utama adalah injeksi likuiditas ke sektor perbankan, yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan kredit properti menengah. Hal ini menjadi penting karena sektor properti masih menjadi salah satu tulang punggung perekonomian nasional, […]

  • Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep

    Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 157
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Jakarta – PT Jasa Raharja (Persero) menjamin seluruh korban insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa II yang terjadi sekitar pukul 07.00 WIB di perairan utara Sumenep, Kepulauan Madura, Jawa Timur, pada Minggu (2/8/2026). Kapal yang melayani rute Surabaya–Makassar tersebut mengalami kebakaran saat berlayar. Hingga kini proses evakuasi serta pendataan korban masih terus dilakukan oleh instansi […]

  • Mengapa Ekonomi Kreatif Dapat Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Suatu Bangsa?

    Mengapa Ekonomi Kreatif Dapat Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Suatu Bangsa?

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Ekonomi kreatif telah menjadi salah satu sektor yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan pola konsumsi masyarakat, sektor ini semakin menunjukkan potensi besar dalam menciptakan nilai tambah ekonomi. Berikut adalah alasan mengapa ekonomi kreatif dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu bangsa. Pertama, ekonomi kreatif memanfaatkan kreativitas sebagai […]

expand_less