Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Bukan Sekadar Pelengkap, Karang Taruna Buntu Bedimbar Jadi Motor Penggerak Gebyar AKBAR HUT RI ke-81

Bukan Sekadar Pelengkap, Karang Taruna Buntu Bedimbar Jadi Motor Penggerak Gebyar AKBAR HUT RI ke-81

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sen, 31 Agu 2026
  • visibility 46
  • comment 0 komentar

Radarekonomi.com, Deli Serdang -Semangat kemerdekaan benar-benar terasa di Desa Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Di balik meriahnya Gebyar AKBAR Buntu Bedimbar dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, ada energi besar generasi muda yang ikut menjadi penggerak utama suksesnya seluruh rangkaian kegiatan.

Karang Taruna Desa Buntu Bedimbar tampil di garda terdepan.

Bukan sekadar hadir sebagai pelengkap, organisasi kepemudaan tersebut mengambil bagian aktif dalam mendukung, mengawal, dan menyukseskan kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 28–30 Agustus 2026, di Lapangan Alun-Alun Kecamatan Pasar 8, Desa Buntu Bedimbar.

Gebyar AKBAR menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat desa se-Desa Buntu Bedimbar, perlombaan sepak bola antar-SD, perlombaan 17-an ibu-ibu antar-dusun, karnaval kemerdekaan yang dilepas Bupati Deli Serdang, hingga hiburan musik yang menampilkan Sandwich Band dan Kairos Band dari Medan.

Tidak ketinggalan, puluhan pelaku UMKM juga mendapat ruang untuk memperkenalkan produk mereka. Sekitar 50 tenda UMKM turut meramaikan bazar dengan prioritas produk-produk unggulan hasil binaan Pemerintah Desa Buntu Bedimbar.

Namun di tengah kemeriahan tersebut, peran pemuda menjadi salah satu kekuatan yang membuat kegiatan mampu berjalan semarak.

Karang Taruna: Pemuda Bukan Penonton

 

Ketua Karang Taruna Desa Buntu Bedimbar, Daniel Iskandar Lubis, menegaskan bahwa pemuda harus mampu mengambil peran nyata dalam setiap kegiatan positif yang berlangsung di tengah masyarakat.

 

Menurutnya, Karang Taruna tidak ingin generasi muda hanya menjadi penonton pembangunan desa.

Pemuda harus berada di tengah masyarakat, ikut bekerja, bergotong royong, membantu pelaksanaan kegiatan dan menciptakan suasana yang positif.

“Karang Taruna Desa Buntu Bedimbar sangat mendukung dan ikut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan Gebyar AKBAR ini. Kami bersama seluruh elemen masyarakat bergotong royong agar kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ini dapat berjalan dengan meriah dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Daniel.

Menurut Daniel, momentum HUT Kemerdekaan bukan hanya tentang seremoni dan hiburan. Lebih dari itu, kemerdekaan harus dimaknai dengan memberikan ruang kepada generasi muda untuk berkarya, berorganisasi dan berkontribusi bagi masyarakat.

Dari Pemuda, Untuk Desa

Keterlibatan Karang Taruna dalam Gebyar AKBAR sekaligus menunjukkan bahwa organisasi kepemudaan memiliki posisi strategis dalam pembangunan desa.

Pemuda memiliki energi, kreativitas dan kemampuan untuk menggerakkan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Karena itu, Daniel menilai keterlibatan pemuda harus terus diperkuat.

“Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat persatuan masyarakat Desa Buntu Bedimbar. Melalui kegiatan seperti ini, para pemuda dapat berkontribusi dan mengambil peran positif dalam membangun desa yang kita cintai,” katanya.

Pesan tersebut menjadi penting di tengah tantangan generasi muda saat ini.

Daripada energi pemuda tersalurkan pada hal-hal negatif, Karang Taruna Buntu Bedimbar memilih menjadikannya sebagai kekuatan untuk membangun kebersamaan, membantu masyarakat dan menghidupkan kegiatan positif di desa.

Karang Taruna Ikut Menghidupkan Ekonomi Masyarakat

Gebyar AKBAR juga tidak berhenti pada kegiatan hiburan.

Kehadiran sekitar 50 UMKM memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Produk-produk lokal masyarakat mendapat kesempatan untuk dikenal lebih luas oleh pengunjung.

Di sinilah peran pemuda kembali menjadi penting.

 

Kegiatan masyarakat yang melibatkan UMKM, olahraga, seni, keagamaan hingga hiburan dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar mengelola kegiatan sekaligus memahami potensi ekonomi yang dimiliki desanya.

 

Karang Taruna pun menunjukkan bahwa pemuda bukan hanya bisa membuat kegiatan menjadi ramai, tetapi juga dapat menjadi bagian dari gerakan ekonomi dan sosial masyarakat.

 

Kades Apresiasi Kebersamaan Masyarakat

Kepala Desa Buntu Bedimbar, Mus Mulyadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya Gebyar AKBAR.

 

Ia menilai kegiatan tersebut merupakan kegiatan bersama yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk generasi muda.

Selain memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, kegiatan tersebut juga memberikan ruang kepada pelaku UMKM binaan Pemerintah Desa Buntu Bedimbar untuk memperkenalkan produk lokal.

 

Mus berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun dapat terus dipertahankan dalam pembangunan desa.

Malam Penutupan, Karang Taruna Kembali Siap Berkontribusi

 

Gebyar AKBAR Buntu Bedimbar akan memasuki malam penutupan pada Minggu, 30 Agustus 2026.

 

Malam penutupan dijadwalkan semakin meriah dengan penampilan Pengamen Binjai yang kemudian dilanjutkan dengan pesta kembang api.

 

Di balik gemerlap pesta kemerdekaan tersebut, ada semangat yang jauh lebih penting: semangat pemuda untuk mengambil peran.

Karang Taruna Desa Buntu Bedimbar telah menunjukkan bahwa organisasi kepemudaan tidak harus menunggu untuk diberi peran.

 

Pemuda bisa hadir, bergerak dan menjadi bagian penting dari keberhasilan sebuah kegiatan masyarakat.

Gebyar AKBAR boleh selesai malam ini.

Namun semangat Karang Taruna Buntu Bedimbar untuk terus berkontribusi bagi desa diharapkan tidak ikut padam bersama berakhirnya pesta.

Karena desa yang kuat membutuhkan pemuda yang bergerak. Dan Buntu Bedimbar punya mereka. Jg

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengapa Pertumbuhan Ekonomi Harus Dijamin Stabil dan Berkelanjutan?

    Mengapa Pertumbuhan Ekonomi Harus Dijamin Stabil dan Berkelanjutan?

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkelanjutan menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga kestabilan sosial, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat daya saing negara di tingkat global. Di tengah tantangan ekonomi global yang semakin kompleks, pemerintah Indonesia terus berupaya untuk menciptakan kondisi yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya cepat, tetapi juga tahan lama dan inklusif. […]

  • Polda Metro Jaya Tangkap Penyebar Hoaks Ajakan Demonstrasi 17 Agustus, Pelaku Diamankan di Ciamis

    Polda Metro Jaya Tangkap Penyebar Hoaks Ajakan Demonstrasi 17 Agustus, Pelaku Diamankan di Ciamis

    • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Hasil penyelidikan mengarah kepada DM yang berada di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya kemudian berkoordinasi denganp Polres Ciamis dan mengamankan yang bersangkutan di kediamannya. Dalam pemeriksaan awal Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya mengungkap duga’an penyebaran informasi bohong atau hoaks melalui media sosial. Dalam perkara tersebut, penyidik mengamankan seorang […]

  • Pengertian dan Pentingnya Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi dalam Bisnis Kuliner

    Pengertian dan Pentingnya Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi dalam Bisnis Kuliner

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Di tengah pesatnya perkembangan sektor pariwisata dan bisnis kuliner di Indonesia, penting bagi pelaku usaha untuk memahami konsep manajemen industri jasa makanan dan gizi. Jurusan ini tidak hanya membekali mahasiswa dengan ilmu teknis tentang pengolahan makanan, tetapi juga memberikan wawasan mendalam tentang manajemen operasional, pemasaran, dan kualitas produk yang sesuai dengan standar industri. Manajemen Industri […]

  • Implementasi UU Cipta Kerja: Kemudahan Berusaha di Indonesia

    Implementasi UU Cipta Kerja: Kemudahan Berusaha di Indonesia

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian yang terus berkembang, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja (UU Ciptaker) menjadi salah satu topik yang paling diminati oleh pelaku usaha dan masyarakat luas. Dalam beberapa tahun terakhir, undang-undang ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kemudahan berusaha serta mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, seiring dengan implementasinya, banyak tantangan […]

  • Pentingnya Keamanan E-Commerce dalam Bisnis Digital Saat Ini

    Pentingnya Keamanan E-Commerce dalam Bisnis Digital Saat Ini

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Slug: pentingnya-keamanan-e-commerce-dalam-bisnis-digital-saat-ini Dalam era digital yang semakin berkembang, e-commerce menjadi salah satu pilar utama dalam dunia bisnis. Kemudahan berbelanja secara online telah mengubah cara masyarakat melakukan transaksi, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun bisnis skala besar. Namun, di balik kenyamanan dan efisiensi yang ditawarkan, keamanan e-commerce tetap menjadi isu yang sangat krusial. Tanpa sistem keamanan yang […]

  • Syarat Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Tahun 2022 yang Harus Diketahui

    Syarat Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Tahun 2022 yang Harus Diketahui

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Syarat Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Tahun 2022 yang Harus Diketahui Pada tahun 2022, aturan pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan mengalami perubahan. Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 2 Tahun 2022 sebelumnya menyebutkan bahwa JHT hanya bisa dicairkan ketika pekerja mencapai usia 56 tahun atau pensiun. Namun, setelah mendapat penolakan dari berbagai kalangan pekerja dan serikat buruh, […]

expand_less