Breaking News
light_mode
Beranda » Makroekonomi » Pengertian dan Dampak Kebijakan Ekonomi Orde Baru di Indonesia

Pengertian dan Dampak Kebijakan Ekonomi Orde Baru di Indonesia

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
  • visibility 309
  • comment 0 komentar

Indonesia pada masa Orde Baru (1966–1998) mengalami transformasi besar-besaran dalam berbagai aspek, termasuk perekonomian. Meskipun sering dikaitkan dengan otoritarianisme dan ketimpangan, kebijakan ekonomi yang diterapkan pada era ini memiliki dampak jangka panjang yang masih terasa hingga kini. Artikel ini akan membahas pengertian serta dampak kebijakan ekonomi Orde Baru, baik positif maupun negatif, dalam konteks sejarah dan perkembangan ekonomi Indonesia.

Pengertian Kebijakan Ekonomi Orde Baru

Kebijakan ekonomi Orde Baru merujuk pada strategi pemerintahan Presiden Soeharto yang bertujuan untuk memulihkan perekonomian Indonesia pasca-krisis 1965. Pada masa itu, Indonesia menghadapi inflasi tinggi, defisit anggaran, dan ketergantungan pada bantuan asing. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah menerapkan kebijakan stabilisasi makroekonomi, industrialisasi, dan liberalisasi ekonomi.

Salah satu instrumen utama kebijakan ini adalah Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita), yang menjadi kerangka kerja untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kebijakan ini juga menekankan pembangunan infrastruktur dan penarikan investasi asing sebagai upaya meningkatkan daya saing ekonomi.

Dampak Positif Kebijakan Ekonomi Orde Baru

  1. Stabilitas Makroekonomi

    Salah satu dampak positif dari kebijakan ekonomi Orde Baru adalah berhasilnya pemerintah mengatasi inflasi yang sangat tinggi. Dengan bantuan teknokrat seperti Hatta Rajasa dan Sudibyo, pemerintah berhasil menurunkan tingkat inflasi, menjaga nilai tukar rupiah, dan menjaga keseimbangan anggaran.

  2. Pertumbuhan Ekonomi yang Konsisten

    Selama periode Orde Baru, Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi rata-rata sebesar 6-7% per tahun. Pertumbuhan ini didorong oleh investasi dalam sektor industri, pertanian, dan infrastruktur.

  3. Modernisasi Infrastruktur

    Kebijakan ekonomi Orde Baru mempercepat pembangunan infrastruktur seperti jalan tol, pelabuhan, dan bandara. Proyek-proyek ini tidak hanya memperkuat konektivitas antarwilayah, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi modern.

  4. Swadaya Pangan

    Di tengah krisis pangan pada 1970-an, pemerintah Orde Baru berhasil mencapai swasembada pangan melalui program intensifikasi pertanian, subsidi pupuk, dan pembangunan irigasi. Ini memberikan stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

  5. Peningkatan Sektor Industri

    Kebijakan liberalisasi ekonomi memungkinkan masuknya investasi asing ke sektor industri, seperti tekstil, minyak, dan gas. Hal ini membuka peluang kerja dan meningkatkan produktivitas ekonomi.

kebijakan ekonomi orde baru pembangunan industri

Dampak Negatif dan Kritik

Meskipun ada banyak keberhasilan, kebijakan ekonomi Orde Baru juga mendapat kritik. Ketimpangan ekonomi antar wilayah, korupsi, dan kebijakan yang tidak berkelanjutan menjadi isu utama. Misalnya, pembangunan cenderung berfokus pada Jawa dan Bali, sementara daerah lain tertinggal. Selain itu, ketergantungan pada investasi asing membuat ekonomi Indonesia rentan terhadap krisis finansial, seperti krisis Asia 1997-1998.

Kesimpulan

Kebijakan ekonomi Orde Baru memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk struktur ekonomi Indonesia yang lebih modern. Meskipun memiliki kelemahan, dampak positifnya seperti stabilitas makroekonomi, pertumbuhan ekonomi, dan modernisasi infrastruktur masih terasa hingga saat ini. Evaluasi terhadap kebijakan ini harus dilakukan secara objektif, dengan mempertimbangkan sisi baik dan buruknya, agar bisa menjadi pelajaran bagi kebijakan ekonomi masa depan.

[IMAGE: kebijakan ekonomi orde baru pembangunan infrastruktur]

kebijakan ekonomi orde baru pertumbuhan ekonomi

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Dapat Komisi 100 Juta dari Jualan Hampers di TikTok: Strategi Merapat yang Efektif

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Di tengah persaingan bisnis digital yang semakin ketat, TikTok telah menjadi salah satu platform paling efektif untuk menjual produk. Salah satu strategi yang kini sedang tren adalah affiliate marketing, terutama dalam bentuk penjualan hampers. Tidak hanya menguntungkan, tetapi juga bisa memberikan komisi hingga ratusan juta rupiah jika dilakukan dengan benar. Berikut ini adalah panduan lengkap […]

  • Indeks Harga Saham Gabungan berita pasar modal Indonesia

    Indeks Harga Saham Gabungan berita pasar modal Indonesia

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Update Terkini: Indeks Harga Saham Gabungan dan Pengaruhnya terhadap Pasar Modal Pasar modal Indonesia kembali menunjukkan tanda-tanda penguatan pada perdagangan hari ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat sebesar 33,7 poin atau 0,45% ke posisi 8.425,40 pada pukul 09.01 WIB. Penguatan IHSG ini menjadi indikasi positif bagi para investor yang sedang mencari peluang di […]

  • SMK PERTAMBANGAN REIYOTTO PULAU KISAR AJUKAN USULAN SARANA PRASARANA, BERHARAP JEMBATANI KESENJANGAN KETERAMPILAN WILAYAH PERBATASAN

    SMK PERTAMBANGAN REIYOTTO PULAU KISAR AJUKAN USULAN SARANA PRASARANA, BERHARAP JEMBATANI KESENJANGAN KETERAMPILAN WILAYAH PERBATASAN

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 348
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Maluku Barat Daya – Jakarta, 7 Maret 2026 – Reymond Bakker, perwakilan masyarakat Maluku Barat Daya, mengungkapkan bahwa SMK Pertambangan Reiyotto di Pulau Kisar telah berdiri hampir 3 tahun sebagai pionir pembangunan sektor pertambangan di wilayah perbatasan Indonesia dengan Timor Leste dan Australia. Sebagai lembaga pendidikan vokasional berbasis kompetensi industri, sekolah ini kini mengajukan […]

  • “NKRI: Negara Kepolisian Republik Indonesia?”

    “NKRI: Negara Kepolisian Republik Indonesia?”

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Radaeekonomi.com, Jakarta – Diskusi publik bertajuk “NKRI: Negara Kepolisian Republik Indonesia?” mengangkat berbagai pandangan mengenai posisi dan peran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam sistem ketatanegaraan Indonesia pascareformasi. Dalam diskusi tersebut, salah satu anggota Komisi Reformasi Polri menjelaskan bahwa tim yang dibentuk Presiden bertugas menghimpun masukan dari berbagai pihak, baik dari internal Polri, kementerian, lembaga negara, […]

  • Komitmen Polsek Pamulang Berantas Peredaran Obat Keras Terlarang Daftar G di Wilayah Hukumnya

    Komitmen Polsek Pamulang Berantas Peredaran Obat Keras Terlarang Daftar G di Wilayah Hukumnya

    • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Pamulang – Polsek Pamulang menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran obat keras terlarang daftar G di wilayah hukumnya dengan merespons cepat laporan informasi dari masyarakat terkait dugaan aktivitas penjualan obat-obatan ilegal di sebuah warung yang berada di Jalan Witana Harja, Pamulang Barat, Kota Tangerang Selatan. Rabu (15/07/2026).   Berdasarkan informasi dari kami tim media yang […]

  • Pengertian dan Peran Kebijakan Ekonomi pada Masa Demokrasi Parlementer

    Pengertian dan Peran Kebijakan Ekonomi pada Masa Demokrasi Parlementer

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Di tengah perjalanan sejarah Indonesia, sistem pemerintahan telah mengalami berbagai perubahan. Salah satu periode penting adalah masa demokrasi parlementer yang berlangsung antara tahun 1950 hingga 1959. Pada masa ini, Indonesia menerapkan sistem pemerintahan yang lebih demokratis, dengan pemerintah yang diwakili oleh kabinet yang dipilih oleh parlemen. Namun, selain perubahan politik, ekonomi juga menjadi fokus utama […]

expand_less