Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Kemkomdigi Menghapus 3,1 Juta Konten Negatif Sejak Oktober 2024: Ini yang Harus Diketahui

Kemkomdigi Menghapus 3,1 Juta Konten Negatif Sejak Oktober 2024: Ini yang Harus Diketahui

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
  • visibility 317
  • comment 0 komentar

Sejak Oktober 2024 hingga saat ini, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) telah berhasil menurunkan sebanyak 3,1 juta konten internet negatif dari ruang digital Indonesia. Angka ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna internet di tanah air. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan bahwa ruang digital tetap menjadi tempat yang sehat dan positif bagi seluruh masyarakat.

Dalam laporan resmi yang dirilis oleh Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar, tercatat bahwa jumlah konten negatif yang ditangani mencapai 3.053.984, dengan perjudian daring (judol) menjadi kategori terbanyak sebesar 2.377.283 konten. Selain itu, terdapat 612.618 konten pornografi, termasuk 8.517 konten yang berkaitan dengan anak-anak. Angka ini menunjukkan betapa seriusnya ancaman yang dihadapi oleh masyarakat, khususnya generasi muda, akibat paparan konten negatif.

Penanganan konten negatif oleh Kemkomdigi

Pemblokiran dan penurunan konten negatif tidak dilakukan secara sendiri oleh Kemkomdigi. Menurut Alexander, kolaborasi antara pemerintah, platform digital, industri, dan masyarakat sangat penting dalam menjaga ruang digital yang aman. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Di pemerintah sendiri yang terbagi dengan kementerian dan lembaga itu sedemikian banyak itu, kita berkolaborasi. Kita juga mendorong berkolaborasi dengan platform, industri dan seluruh pihak, termasuk masyarakat,” ujarnya.

Salah satu contoh kolaborasi yang dilakukan adalah dalam penanganan konten perjudian daring. Masalah judi online ini memiliki spektrum yang luas, mulai dari hulu hingga hilir. Kemkomdigi mencegah konten judol tidak diakses oleh masyarakat. Di sisi hulunya, ada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang menelusuri transaksi keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang melakukan pemblokiran rekening, serta aparat penegak hukum yang menangani tindak pidana.

Kolaborasi antara Kemkomdigi dan platform digital

Selain itu, Kemkomdigi juga menerapkan dua pendekatan dalam pengawasan ruang digital, yaitu proaktif dan reaktif. Pendekatan proaktif dilakukan melalui patroli siber selama 24 jam, mengelola Sistem Kepatuhan Moderasi Konten atau SAMAN, serta berkoordinasi dengan platform digital untuk proses moderasi. Sedangkan pendekatan reaktif dilakukan dengan menindaklanjuti laporan masyarakat melalui kanal aduankonten.id maupun aduan dari kementerian dan lembaga lain.

“Contohnya kalau ada pengaduan terkait penipuan atau pinjaman online ilegal, kami akan meminta rekomendasi dari OJK untuk menelusuri apakah benar konten yang diadukan itu tidak terdaftar. Kalau terkait pencemaran nama baik, tentu harus melalui aparat kepolisian dulu,” tambah Alexander.

Upaya pemerintah dalam melindungi anak-anak dari konten negatif

Selain menangani konten negatif, Kemkomdigi juga fokus pada perlindungan anak-anak dari paparan konten berbahaya. Salah satu inisiatif yang diluncurkan adalah situs Tunasdigital.id, yang merupakan wadah bagi orang tua untuk belajar dan berbagi panduan praktis dalam melindungi anak dari konten berbahaya. Situs ini menjadi bagian dari implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik Dalam Pelindungan Anak, yang dikenal sebagai PP Tunas.

Menkomdigi Meutya Hafid menyatakan bahwa Tunasdigital.id merupakan bentuk komitmen negara dalam memastikan ruang digital yang aman dan sehat bagi anak-anak Indonesia. “Tunasdigital.id bisa menjadi kanal pengetahuan bagi bunda-bunda untuk kemudian mengerti bagaimana membawa anaknya di era digital,” ujarnya.

Acara peluncuran Tunasdigital.id

Melalui PP Tunas dan Tunasdigital.id, Kemkomdigi ingin menemani para keluarga Indonesia belajar bersama tentang hal-hal kecil yang dapat menjadi sarana menjaga anak di era digital. “Ini adalah sebuah gerakan literasi digital yang membekali orang tua agar anak-anak bisa memilah informasi, menjaga etika online, serta menjelajahi dunia maya dengan aman. Sehingga anak tumbuh cerdas secara digital dan membawa sikap bijaknya ke dunia nyata,” kata Fifi Aleyda Yahya, Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM) Kemkomdigi.

Peluncuran Tunasdigital.id dikemas secara interaktif melalui kolaborasi dengan komunitas Kumpul Bareng Bunda FYP. Sebanyak 2.000 Bunda dari berbagai daerah berkumpul di Blok M Hub, Jakarta, selama dua hari pada 1-2 November 2025. Pada hari pertama, mereka diajak berkolaborasi dalam peluncuran situs web melalui sesi “Curhat Bareng Bu Menteri Meutya Hafid” yang dipandu oleh konten kreator Agung Karmalogy. Sementara di hari kedua, acara dilanjutkan dengan Komdigi Sharing Session bertajuk “Konten Positif, Anak Adaptif!” yang menghadirkan Praktisi Psikologi Anak Usia Dini, Aninda, serta Konten Kreator Cerita Ibun, dengan moderator Syifa Aulia.

FAQ

  1. Apa tujuan Kemkomdigi dalam menurunkan konten negatif?

    Tujuan utamanya adalah untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna internet di Indonesia, terutama melindungi generasi muda dari paparan konten berbahaya seperti pornografi dan perjudian daring.

  2. Bagaimana Kemkomdigi menangani konten negatif?

    Kemkomdigi menggunakan pendekatan proaktif dan reaktif. Pendekatan proaktif melalui patroli siber dan koordinasi dengan platform digital, sedangkan pendekatan reaktif melalui penindaklanjutan laporan masyarakat.

  3. Apa itu Tunasdigital.id?

    Tunasdigital.id adalah situs yang menyediakan panduan praktis bagi orang tua dalam melindungi anak dari konten berbahaya di ruang digital. Situs ini merupakan bagian dari implementasi PP Tunas No 17 Tahun 2025.

  4. Apakah Kemkomdigi bekerja sendiri dalam menangani konten negatif?

    Tidak, Kemkomdigi bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk platform digital, industri, dan masyarakat, untuk menjaga ruang digital yang aman.

  5. Apa dampak dari penurunan konten negatif bagi masyarakat?

    Dampaknya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya konten negatif dan memberikan perlindungan yang lebih baik bagi anak-anak dari paparan konten berbahaya.

Tags:

Kemkomdigi #KontenNegatif #InternetIndonesia #PerlindunganAnak #DigitalLiteracy #PenangananKonten #Tunasdigital.id #PeraturanPemerintah #HukumDigital #EdukasiAnak

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelaskan Perbedaan Tabungan dan Investasi dengan Jelas dan Mudah Dipahami

    Jelaskan Perbedaan Tabungan dan Investasi dengan Jelas dan Mudah Dipahami

    • calendar_month Ming, 23 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Dalam dunia keuangan, dua konsep yang sering muncul adalah tabungan dan investasi. Meski keduanya terkait dengan pengelolaan uang, keduanya memiliki tujuan, risiko, dan manfaat yang berbeda. Memahami perbedaan tabungan dan investasi sangat penting untuk mencapai tujuan finansial yang lebih baik. Artikel ini akan menjelaskan secara jelas dan mudah dipahami apa saja perbedaan antara tabungan dan […]

  • Cara Investasi yang Cocok untuk Pelajar Pemula

    Cara Investasi yang Cocok untuk Pelajar Pemula

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 411
    • 0Komentar

    Investasi tidak hanya bisa dilakukan oleh orang dewasa atau mereka yang memiliki penghasilan tetap. Sebagai pelajar, Anda juga bisa memulai langkah awal dalam berinvestasi. Dengan cara yang tepat dan disiplin, investasi bisa menjadi alat untuk mengelola keuangan secara lebih baik dan membangun masa depan yang lebih stabil. Berikut adalah panduan lengkap cara investasi untuk pelajar […]

  • Kesimpulan Penting tentang Teori Ekonomi Mikro yang Wajib Dipahami

    Kesimpulan Penting tentang Teori Ekonomi Mikro yang Wajib Dipahami

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Pendahuluan Ekonomi mikro adalah cabang ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku individu, rumah tangga, dan perusahaan dalam pengambilan keputusan terkait alokasi sumber daya yang terbatas. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam tentang ekonomi mikro, termasuk definisi, konsep dasar, teori-teori penting, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Pembuka Kesimpulan tentang teori ekonomi mikro tidak hanya berupa […]

  • SBY Berpotensi Absen pada Upacara Hari Pancasila 2026 di Jakarta

    SBY Berpotensi Absen pada Upacara Hari Pancasila 2026 di Jakarta

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Jakarta – Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kemungkinan tidak akan menghadiri upacara peringatan Hari Pancasila yang akan digelar di Gedung Pancasila, Jakarta, pada Senin (1/6/2026). Ketua Dewan Pakar Partai Demokrat, Andi Mallarangeng, mengungkapkan bahwa SBY telah menerima undangan resmi untuk menghadiri upacara tersebut. Namun, hingga saat ini SBY telah memiliki agenda […]

  • Kesimpulan Kegiatan Perusahaan Ekspor Impor: Pentingnya Evaluasi dan Strategi Bisnis

    Kesimpulan Kegiatan Perusahaan Ekspor Impor: Pentingnya Evaluasi dan Strategi Bisnis

    • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian global yang terus berkembang, kegiatan ekspor dan impor menjadi salah satu pilar utama dalam menjaga pertumbuhan ekonomi suatu negara. Indonesia, sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, memiliki potensi besar dalam sektor ini. Namun, untuk memaksimalkan peluang tersebut, perusahaan ekspor impor harus melakukan evaluasi dan pengambilan strategi bisnis yang tepat. […]

  • Kelebihan dan Kekurangan E-Commerce yang Perlu Anda Ketahui

    Kelebihan dan Kekurangan E-Commerce yang Perlu Anda Ketahui

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Dalam era digital yang semakin berkembang, e-commerce telah menjadi salah satu bentuk bisnis yang sangat populer. E-commerce, atau perdagangan elektronik, adalah proses jual beli barang atau layanan melalui internet. Dengan adanya e-commerce, para pelaku usaha dapat menjangkau pasar yang lebih luas tanpa batasan geografis. Namun, seperti halnya segala sesuatu, e-commerce juga memiliki kelebihan dan kekurangan […]

expand_less