Breaking News
light_mode
Beranda » Giat Masyarakat » AKSI Gelar Kongres Nasional 2026, Perjuangkan Royalti Adil bagi Komposer Indonesia

AKSI Gelar Kongres Nasional 2026, Perjuangkan Royalti Adil bagi Komposer Indonesia

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
  • visibility 377
  • comment 0 komentar

RadarEkonomi.com, Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) menyelenggarakan Kongres Nasional Komposer Indonesia 2026 di Gedung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Agenda ini menjadi ajang konsolidasi nasional untuk memperjuangkan hak royalti yang adil bagi para pencipta lagu, khususnya terkait performing rights dalam pertunjukan langsung atau konser.Kongres tersebut dihadiri Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon, sejumlah musisi senior, serta para pemangku kepentingan industri musik nasional.
Ketua Umum AKSI, Satriyo Yudi Wahono menegaskan bahwa perjuangan organisasi yang dipimpinnya bukanlah bentuk pembangkangan terhadap undang-undang, melainkan upaya memperbaiki dan menyeimbangkan tata kelola industri musik di Indonesia.
Menurutnya, lisensi dan royalti bukan sekadar formalitas administratif, melainkan hak konstitusional pencipta lagu. Ia menekankan bahwa penggunaan karya tanpa izin merupakan pelanggaran hukum.
“Royalti bukan belas kasihan. Itu hak pencipta. Penggunaan lagu tanpa izin jelas melanggar hukum,” ujarnya dalam sambutan.
Ia juga menyinggung perjalanan AKSI yang sempat mendapat stigma negatif. Namun, seiring waktu, organisasi tersebut justru dilibatkan dalam berbagai forum lintas kementerian dan turut berkontribusi dalam tim perumus revisi Undang-Undang Hak Cipta di DPR.
Ia menyebut kongres ini sebagai momentum penting untuk menegaskan posisi komposer sebagai fondasi utama dalam ekosistem musik nasional, bukan sekadar pelengkap.
Sementra itu, Fadli Zon menegaskan bahwa negara memiliki tanggung jawab konstitusional untuk memajukan kebudayaan nasional sebagaimana diamanatkan Pasal 32 UUD 1945.
Ia menyebut musik sebagai bagian penting dari objek pemajuan kebudayaan yang harus didukung melalui sistem yang adil dan proporsional.
“Komposer adalah pemilik pertama atas karya cipta. Apa yang mereka ciptakan sepenuhnya menjadi hak mereka, termasuk dalam hal penggunaan dan komersialisasi,” tegas Fadli.
Fadli menambahkan, Kementerian Kebudayaan akan memberikan masukan dalam proses revisi regulasi agar tercipta solusi yang mengakomodasi kepentingan seluruh pelaku industri, mulai dari pencipta lagu, penyanyi, produser, label, hingga promotor konser.
Ia juga membuka peluang untuk mengadopsi praktik terbaik dari berbagai negara guna memperkuat tata kelola industri musik nasional.
Ketua Pembina AKSI, Ahmad Dhani, menegaskan bahwa perjuangan hak komposer merupakan prinsip yang tidak dapat dikompromikan.
“Harga mati tentang hak komposer. Jangan pernah menyerah memperjuangkannya,” kata Dhani.
Ia mengakui adanya perbedaan pandangan di kalangan pencipta lagu terkait mekanisme izin penggunaan karya dalam konser. Namun, bagi banyak komposer—terutama generasi senior—izin tetap menjadi prinsip mendasar yang harus dihormati.
Menurut Dhani, langkah AKSI bertujuan memastikan hak moral dan hak ekonomi pencipta lagu tidak lagi terpinggirkan, khususnya sejak diberlakukannya Undang-Undang Hak Cipta 2014.
Kongres Nasional Komposer Indonesia 2026 diharapkan menjadi titik temu berbagai kepentingan untuk membangun ekosistem musik yang lebih sehat, transparan, dan berkeadilan bagi seluruh pelaku industri.

 

 

/Supriyadi

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo Tetapkan 50 Ruas Jalan Tol Baru sebagai PSN 2025: Informasi Terkini dan Dampaknya

    Presiden Prabowo Tetapkan 50 Ruas Jalan Tol Baru sebagai PSN 2025: Informasi Terkini dan Dampaknya

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kembali mengambil langkah strategis dalam mempercepat pembangunan infrastruktur nasional. Salah satu kebijakan terbaru yang mendapat perhatian adalah penetapan 50 ruas jalan tol baru sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) tahun 2025. Keputusan ini diumumkan melalui Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025, yang ditandatangani oleh Menteri Koordinator Airlangga […]

  • Contoh Judul Skripsi Ekonomi Syariah yang Menarik dan Terstruktur

    Contoh Judul Skripsi Ekonomi Syariah yang Menarik dan Terstruktur

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Pendahuluan Menulis skripsi adalah salah satu langkah penting dalam proses akademik mahasiswa, terutama bagi mereka yang mengambil jurusan Ekonomi Syariah. Skripsi bukan hanya kertas kerja akademik, tetapi juga representasi dari pemahaman mendalam tentang ilmu yang dipelajari selama berkuliah. Dalam konteks ini, memilih judul yang tepat menjadi kunci keberhasilan penelitian. Berikut ini beberapa contoh judul skripsi […]

  • Eksplorasi Minyak dan Gas Bumi Dapat Investasi Rp6,55 Triliun: Tren Terkini dan Dampak Ekonomi

    Eksplorasi Minyak dan Gas Bumi Dapat Investasi Rp6,55 Triliun: Tren Terkini dan Dampak Ekonomi

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Indonesia terus berupaya meningkatkan daya saing dalam sektor energi, khususnya dalam eksplorasi minyak dan gas bumi (migas). Dalam beberapa tahun terakhir, investasi yang masuk ke sektor ini semakin meningkat, salah satunya adalah dana sebesar Rp6,55 triliun yang dikucurkan untuk eksplorasi migas. Angka ini menunjukkan bahwa pemerintah dan pelaku bisnis sedang fokus pada pengembangan sumber daya […]

  • BNN DAN KEMENSOS SEPAKAT PERKUAT SINERGI REHABILITASI DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

    BNN DAN KEMENSOS SEPAKAT PERKUAT SINERGI REHABILITASI DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

    • calendar_month Sel, 14 Jul 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 176
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Badan Narkotika Nasional (BNN) memperkuat sinergi lintas sektor melalui audiensi dengan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, di Kantor Kementerian Sosial RI, Salemba, Jakarta Pusat, Senin (13/7).   Audiensi dipimpin oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, yang didampingi Deputi Bidang Hukum dan Kerja Sama, Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Plt. Deputi Bidang Pencegahan, Plt. Deputi […]

  • Kapolda Metro Jaya Resmikan Tim Preventive Strike, Perkuat Pencegahan Kejahatan dan Patroli

    Kapolda Metro Jaya Resmikan Tim Preventive Strike, Perkuat Pencegahan Kejahatan dan Patroli

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Polda Metro Jaya meresmikan pembentukan Tim Preventive Strike dan memperketat patroli guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah hukum Jakarta dan sekitarnya pada Rabu, 5 Agustus 2026. Pembentukan unit khusus oleh Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri tersebut bertujuan memperkuat penanganan pencegahan kejahatan. Langkah strategis ini mengedepankan tindakan preventif guna […]

  • Impor nonmigas naik 7,62 persen pada September 2025 ekonomi Indonesia

    Impor nonmigas naik 7,62 persen pada September 2025 ekonomi Indonesia

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Impor Nonmigas Naik 7,62 Persen pada September 2025: Analisis dan Dampak Ekonomi Pada bulan September 2025, data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa nilai impor nonmigas mengalami kenaikan sebesar 7,62 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini menjadi indikator penting dalam memahami dinamika perekonomian Indonesia di tengah perubahan global […]

expand_less