Breaking News
light_mode
Beranda » Polri » POLDA METRO JAYA MENGGAGALKAN PEREDARAN 2.000 BUTIR EKSTASI DI JAKARTA TIMUR

POLDA METRO JAYA MENGGAGALKAN PEREDARAN 2.000 BUTIR EKSTASI DI JAKARTA TIMUR

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
  • visibility 249
  • comment 0 komentar

RadarEkonomi.com, Jakarta – Polda Metro Jaya kembali menggagalkan peredaran Narkotika jenis Ekstasi di wilayah Jakarta Timur. Seorang pria berinisial RF (24) diamankan petugas saat hendak mengedarkan 2.000 butir pil Ekstasi di kawasan Cililitan.

Penangkapan dilakukan oleh Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba pada Selasa, 3 Maret 2026 sekitar pukul 13.00 WIB di depan Mall PGC, Jalan Mayjen Sutoyo, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat terkait adanya aktivitas peredaran narkotika di lokasi tersebut. Petugas kemudian melakukan pemantauan dan pemetaan area hingga mendapati seorang pria yang sesuai dengan ciri-ciri target berada di pinggir jalan depan pusat perbelanjaan tersebut.

Saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan, petugas menemukan delapan plastik besar berisi narkotika jenis Ekstasi dengan total 2.000 butir. Selain itu, satu unit telepon genggam merek Vivo Y19S turut diamankan sebagai barang bukti.

Dari hasil interogasi awal, tersangka RF yang diketahui berstatus pelajar mengakui barang haram tersebut berada dalam penguasaannya. Petugas juga melakukan penggeledahan di kediaman tersangka di wilayah Depok, namun tidak ditemukan barang bukti tambahan.

Kanit Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Ari Purwanto mengatakan “pada hari Selasa tanggal 3 Maret sekitar pukul 13.00 wib telah mengamankan laki-laki berinisial RF didepan Mall PGC jalan Mayor Sutoyo, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur. dalam penangkapan kami telah mengamankanbarang bukti berupa Ekstasi sebanyak 2000 butir”

AKP Ari Purwanto juga menghimbau kepada warga masyarakat untuk mencegah dini, mengantisipasi, jaga lingkungan masing-masing agar mari kita bersama-sama mencegah Narkoba demi selamatkan generasi muda dari bahaya Narkoba.

saat ini tersangka dan barang bukti telah di bawa ke mako Ditresnarkoba Polda Metro Jaya guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.1 .pid ( supriyadi)

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jumlah Tenaga Kerja Peserta Aktif BPJS Ketenagakerjaan Mencapai 42 Juta Orang pada September 2025

    Jumlah Tenaga Kerja Peserta Aktif BPJS Ketenagakerjaan Mencapai 42 Juta Orang pada September 2025

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 511
    • 0Komentar

    Pada bulan September 2025, jumlah tenaga kerja peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan mencapai angka yang sangat signifikan, yaitu sebanyak 42 juta orang. Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang pesat dalam kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia. Dengan data terbaru ini, BPJS Ketenagakerjaan kembali memperkuat posisinya sebagai lembaga yang memberikan perlindungan dan manfaat bagi para pekerja di […]

  • Indeks Keyakinan Konsumen Diprediksi Stabil di Kuartal IV: Analisis dan Prediksi Terkini

    Indeks Keyakinan Konsumen Diprediksi Stabil di Kuartal IV: Analisis dan Prediksi Terkini

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Pada akhir tahun 2025, perekonomian Indonesia menunjukkan tanda-tanda positif yang cukup menggembirakan. Salah satu indikator utamanya adalah Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang terus menunjukkan kecenderungan stabil dan bahkan meningkat. Dalam survei terbaru Bank Indonesia, IKK mencatat angka 121,2 pada Oktober 2025, naik dari 115,0 pada September. Angka ini menandai kenaikan signifikan yang menjadi sinyal kuat […]

  • OJK Dorong Percepatan Adopsi Teknologi Jasa Keuangan yang Inklusif: Tren dan Dampak Terkini

    OJK Dorong Percepatan Adopsi Teknologi Jasa Keuangan yang Inklusif: Tren dan Dampak Terkini

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Indonesia terus berupaya meningkatkan akses layanan keuangan bagi masyarakat, khususnya yang belum terlayani oleh sistem perbankan konvensional. Salah satu upaya utama dalam mencapai tujuan ini adalah melalui penguatan adopsi teknologi jasa keuangan yang inklusif. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengambil inisiatif untuk mempercepat proses digitalisasi sektor keuangan guna menciptakan ekosistem yang lebih inklusif dan merata. […]

  • Apa Itu Perdagangan Bebas dan Hubungannya dengan Globalisasi?

    Apa Itu Perdagangan Bebas dan Hubungannya dengan Globalisasi?

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Perdagangan bebas adalah salah satu bentuk globalisasi dalam bidang ekonomi. Dalam era modern, istilah ini sering muncul dalam diskusi tentang perekonomian nasional dan internasional. Namun, bagi sebagian orang, konsep perdagangan bebas masih terasa asing atau rumit. Artikel ini akan menjelaskan secara lengkap apa yang dimaksud dengan perdagangan bebas, bagaimana hubungannya dengan globalisasi, serta dampak positif […]

  • Apa Itu Investasi Bodong dan Bagaimana Menghindarinya?

    Apa Itu Investasi Bodong dan Bagaimana Menghindarinya?

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Di tengah meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap investasi, khususnya generasi muda, semakin marak pula praktik investasi bodong. Investasi bodong seringkali menawarkan iming-iming keuntungan besar dengan risiko rendah, yang justru menjadi sinyal merah bagi investor yang tidak waspada. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu investasi bodong, ciri-cirinya, serta langkah-langkah untuk menghindari penipuan tersebut. Investasi […]

  • Keputusan Pelonggaran BI-Rate Menjadi Sinyal Positif Bagi Pertumbuhan Kredit

    Keputusan Pelonggaran BI-Rate Menjadi Sinyal Positif Bagi Pertumbuhan Kredit

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, Bank Indonesia (BI) resmi memangkas suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,25% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada Rabu (16/7). Langkah ini diikuti dengan penurunan suku bunga Deposit Facility menjadi 4,50% dan Lending Facility menjadi 6,00%. Keputusan ini dinilai sebagai langkah strategis yang mampu […]

expand_less