Breaking News
light_mode
Beranda » General » Klarifikasi Tegas Jefrey Agutono Ariska: Video Viral “TNI Curi Lembu Janda” di Labuhanbatu Adalah Fitnah dan Hoaks Terstruktur!

Klarifikasi Tegas Jefrey Agutono Ariska: Video Viral “TNI Curi Lembu Janda” di Labuhanbatu Adalah Fitnah dan Hoaks Terstruktur!

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sab, 27 Jun 2026
  • visibility 164
  • comment 0 komentar

RadarEkonomi.com, Labuhan Batu Sumatera Utara – Merespons peredaran video viral tendensius di media sosial terkait tuduhan aparat TNI mencuri belasan ekor lembu milik seorang janda di Sei Siarti, Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu pada 25 Juni 2026, Jefrey Agutono Ariska secara resmi angkat bicara.

Jefrey menegaskan bahwa narasi dalam video tersebut adalah berita bohong (hoaks) yang dimanipulasi secara sengaja untuk menciptakan kegaduhan publik serta merusak citra institusi TNI.

Sebagai bentuk tindakan tegas, Jefrey Agutono Ariska di dampingi kuasa hukumnya Muhammad Rifqi Maulana,S.H dari kantor hukum RFM & Associates telah resmi melaporkan akun-akun media sosial penyebar hoaks tersebut ke pihak kepolisian Polda Sumatera Utara dengan nomor ; STTLP / B / 1030 / VI / SPKT / POLDA SUMATERA UTARA dengan jeratan Pasal 263 KUHP (UU No. 1/2023) dan/atau Pasal 441 Subsider Pasal 433 , pada hari jumat 26 juni 2026 . Langkah hukum ini diambil karena berita tersebut disebarkan secara liar tanpa konfirmasi, yang secara nyata melanggar asas jurnalisme dalam UU Pers No. 40 Tahun 1999 serta menjurus pada fitnah dan pencemaran nama baik.

Jefrey membeberkan fakta sebenarnya yang sengaja ditutupi oleh para oknum provokator di lapangan. Ia kehilangan hewan ternak pada April 2026, Jefrey mendapati jumlah lembunya menyusut drastis, dari semula 32 ekor hanya tersisa 16 ekor.

Berdasarkan kesaksian anggotanya yang bernama Sadra, pada bulan Februari seorang pria bernama Arisan Hutabarat ( AH )diduga kuat telah mengambil lembu di lahan Blok A 24 milik Jefrey. Saat ditegur, AR justru melakukan ancaman pembunuhan kepada Sadra.

AR Hutabarat sendiri dikenal sebagai preman arogan dan sadis yang saat ini diduga kuat berstatus Daftar Pencarian Orang di Kepolisian Setempat (DPS ) di Polres Labuhanbatu atas kasus pembacokan terhadap adik kandungnya sendiri.

ketahui AR Hutabarat merupakan anak dari Martogi Sinaga ( MA) yang diduga menjadi otak pelaku pencurian lembu milik Jefrey, yang sudah di laporkan di Polres Labuhan batu dengan nomor ; STTLP / B / 491 / IV / 2026 / SPKT / POLRES LABUHAN BATU / POLDA SUMATERA UTARA, yang saat ini melarikan diri (buron) .

Diduga karena tidak senang anaknya dilaporkan ke polisi, MA Sinaga dan komplotannya bekerja sama untuk berusaha mengklaim lembu yang tersisa di lahan milik Jefrey sebanyak 16 ekor menjadi milik nya dengan cara setiap Jefrey mengeluarkan lembu dari lahannya sendiri ia membawa komplotan dalam jumlah besar ke lahan jefrey agar jefrey takut dan mundur.

Sakit hati karena aksi penjarahannya gagal, MA Sinaga dan komplotannya sengaja merekam video dan menyebarkannya dengan narasi palsu yang menuduh “oknum TNI mencuri lembu janda Boru Sinaga”.

Jefrey menjelaskan kepada awak media , terkait ada segerombolan orang yang sedang melintas di jalan umum, ” saya tidak mengetahui kalau mereka aparat atau masyarakat biasa. Karena jalan tersebut merupakan jalan umum yang menuju pasir Limau Kapas, ” pungkasnya .

Jefrey menilai, MA Sinaga yang dikenal licik dan seorang residivis yang memiliki rekam jejak banyak laporan polisi di Polres Labuhanbatu diduga sengaja melempar isu provokatif yang menyeret institusi negara demi membungkam kasus-kasus kriminal yang saat ini sedang menjerat dirinya dan keluarganya.

Melalui klarifikasi resmi ini, Jefrey Agustono Ariska menyampaikan kepada masyarakat Indonesia , meminta dengan sangat agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh potongan video viral yang tidak jelas sumber dan kebenarannya. Ia memastikan 100% bahwa tuduhan TNI mencuri lembu adalah Fitnah Keji.

Jefrey secara terbuka saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia dan khususnya kepada Panglima TNI baoak Jenderal TNI Agus Subiyanto, S, E., M. Si , dan Panglima Kodam I Bukit Barisn Mayjen TNI Hendy Antariksa atas video yang beredar tanpa jelas narasi dan faktanya. Jefrey menyayangkan adanya pihak yang tidak bertanggung jawab yang menyeret nama TNI ke dalam konflik eksternal yang sama sekali tidak melibatkan mereka.

Jefrey menaruh harapan besar kepada Polda Sumatera Utara agar dapat bekerja secara maksimal, cepat, dan transparan untuk mengusut tuntas laporannya, sehingga aktor intelektual di balik penyebaran hoaks dan pencurian ini segera ditangkap.

“Saya berharap distorsi informasi dan berita hoaks yang merusak tatanan sosial seperti ini tidak terjadi lagi di kemudian hari. Biarkan hukum yang berbicara dengan seadil-adilnya,” tutup Jefrey.

 

JG

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK Blokir Ribuan Rekening Bank Terindikasi Judi Online: Apa yang Perlu Anda Ketahui

    OJK Blokir Ribuan Rekening Bank Terindikasi Judi Online: Apa yang Perlu Anda Ketahui

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Dalam beberapa bulan terakhir, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengambil langkah tegas dalam menangani praktik keuangan ilegal di Indonesia. Salah satu upaya paling signifikan adalah pemblokiran ribuan rekening bank yang terindikasi digunakan untuk aktivitas judi online. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen OJK dalam melindungi masyarakat dan menjaga stabilitas sektor keuangan negara. Sejak akhir November […]

  • Salah Satu Kendala dalam Ekonomi Kreatif yang Perlu Diketahui

    Salah Satu Kendala dalam Ekonomi Kreatif yang Perlu Diketahui

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Ekonomi kreatif telah menjadi salah satu sektor penting dalam perekonomian Indonesia. Sejak diresmikan pada tahun 2006, sektor ini terus berkembang dan berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, meskipun memiliki potensi besar, ekonomi kreatif juga menghadapi berbagai kendala yang perlu diperhatikan. Salah satu kendala utama dalam ekonomi kreatif adalah kurangnya akses pendanaan. Akses pendanaan sering […]

  • Krisis Energi Dunia Melanda, Tapi RI Malah Ekspor Listrik? Ini Penjelasannya

    Krisis Energi Dunia Melanda, Tapi RI Malah Ekspor Listrik? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Krisis energi global yang terus berlangsung akhir-akhir ini memicu kekhawatiran di berbagai negara. Dari konflik geopolitik hingga kenaikan harga minyak mentah, situasi ini telah mengganggu pasokan listrik dan bahan bakar di banyak wilayah. Namun, Indonesia justru menunjukkan kebijakan yang seolah bertolak belakang dengan kondisi tersebut. Meski menghadapi ancaman krisis energi, pemerintah Indonesia malah menjajaki rencana […]

  • Tugas dan Fungsi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi di Indonesia

    Tugas dan Fungsi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi di Indonesia

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, memiliki potensi maritim yang luar biasa. Wilayah lautnya mencakup lebih dari 77% dari total wilayah NKRI, dengan luas sekitar 6,4 juta km². Dengan posisi strategis ini, pemerintah Indonesia menggariskan visi untuk menjadikan negara ini sebagai poros maritim dunia. Tugas utama dalam mewujudkan visi tersebut diemban oleh Kementerian Koordinator […]

  • Analisis Dampak Potensi Kenaikan UMP 2026 Terhadap Inflasi

    Analisis Dampak Potensi Kenaikan UMP 2026 Terhadap Inflasi

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Pengumuman kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 yang akan diumumkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan pada 21 November 2025 menjadi topik yang sangat dinantikan oleh berbagai pihak, termasuk buruh, pengusaha, dan ekonom. Perkiraan kenaikan UMP yang mencapai 8,5 hingga 10,5 persen menimbulkan pertanyaan besar tentang dampaknya terhadap inflasi nasional. Analisis ini akan membahas potensi dampak kenaikan UMP […]

  • Pemerintah Perlu Mengambil Tindakan Cepat untuk Mitigasi Dampak Kenaikan Harga Makanan 6,44 Persen

    Pemerintah Perlu Mengambil Tindakan Cepat untuk Mitigasi Dampak Kenaikan Harga Makanan 6,44 Persen

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Di tengah tekanan ekonomi global dan fluktuasi harga pangan, pemerintah Indonesia dihadapkan pada tantangan besar dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok. Data terbaru menunjukkan bahwa inflasi volatile food (makanan volatil) mencapai 6,44 persen, yang berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah. Dalam situasi ini, pemerintah harus segera mengambil langkah mitigasi yang efektif, […]

expand_less