Breaking News
light_mode
Beranda » Makroekonomi » Defisit Transaksi Berjalan Diprediksi Tetap Terkendali Hingga Akhir Tahun

Defisit Transaksi Berjalan Diprediksi Tetap Terkendali Hingga Akhir Tahun

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
  • visibility 260
  • comment 0 komentar

Indonesia terus menunjukkan ketahanan ekonomi yang baik meskipun menghadapi tantangan global. Salah satu indikator utama yang menjadi perhatian adalah defisit transaksi berjalan (current account deficit/ CAD). Dalam laporan Bank Indonesia (BI) pada triwulan I 2024, defisit transaksi berjalan mencatatkan angka sebesar US$ 2,2 miliar atau 0,6% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya, yaitu US$ 1,1 miliar atau 0,3% PDB. Namun, BI memprediksi bahwa defisit tersebut akan tetap terkendali hingga akhir tahun.

Dari segi cadangan devisa, posisi Indonesia tetap stabil dengan total cadangan mencapai US$ 140,4 miliar pada akhir Maret 2024. Angka ini setara dengan pembiayaan selama 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Selain itu, cadangan devisa ini juga berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Kondisi ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki modal yang cukup untuk menghadapi tekanan eksternal.

Secara umum, defisit transaksi berjalan diproyeksikan berada dalam kisaran rendah, yaitu antara 0,1% hingga 0,9% dari PDB. Prediksi ini didasarkan pada beberapa faktor, seperti surplus neraca perdagangan nonmigas, peningkatan penerimaan devisa dari jasa pariwisata, serta pengurangan biaya pembayaran bunga utang. BI juga memperkirakan bahwa aliran masuk modal asing akan kembali meningkat seiring meredanya ketidakpastian pasar keuangan global.

Cadangan devisa Indonesia stabil di atas 140 miliar dolar AS

Meski defisit transaksi berjalan sedikit meningkat, Indonesia masih memiliki kemampuan untuk menjaga keseimbangan ekonomi secara keseluruhan. Hal ini terlihat dari pertumbuhan ekspor nonmigas yang tetap positif, meskipun mengalami perlambatan akibat kondisi ekonomi global. Sementara itu, kinerja neraca jasa membaik karena peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Indonesia. Ini menjadi indikasi bahwa sektor pariwisata mulai pulih dari dampak pandemi.

Di sisi lain, defisit neraca pendapatan primer sedikit meningkat karena masih tingginya suku bunga global. Meski demikian, BI tetap optimistis bahwa tren ini akan berubah seiring dengan penurunan suku bunga The Fed dan penurunan biaya pembayaran bunga utang. Selain itu, peningkatan remiten dari tenaga kerja Indonesia di luar negeri juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi keseimbangan ekonomi.

Neraca perdagangan nonmigas Indonesia tumbuh positif

Prediksi dari Maybank Indonesia juga menunjukkan bahwa defisit transaksi berjalan akan sedikit menurun pada tahun 2025. Global Markets Economist at Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto memperkirakan bahwa CAD pada akhir 2025 akan berkurang menjadi 0,59% dari PDB. Penurunan ini dipengaruhi oleh surplus neraca dagang yang melebar, penurunan biaya pembayaran bunga utang, serta kenaikan remiten dari tenaga kerja Indonesia di luar negeri.

Selain itu, Maybank Indonesia juga memproyeksikan bahwa Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada akhir 2025 akan mencatat surplus sebesar US$ 8,4 miliar. Surplus ini disumbangkan oleh surplus neraca perdagangan, aliran investasi langsung, serta pendapatan sekunder. Proyeksi ini menunjukkan bahwa Indonesia mampu menjaga keseimbangan ekonomi meskipun menghadapi tantangan global.

Proyeksi NPI Indonesia pada akhir 2025

Ketahanan ekonomi Indonesia tidak hanya terlihat dari defisit transaksi berjalan, tetapi juga dari stabilitas nilai tukar rupiah. Myrdal Gunarto memperkirakan bahwa nilai tukar rupiah pada akhir tahun akan berada di kisaran Rp 16.356 per dolar AS. Prediksi ini didasarkan pada proyeksi penurunan CAD dan kembalinya aliran masuk modal asing ke Indonesia.

Bank Indonesia juga terus memantau dinamika perekonomian global dan melakukan respons bauran kebijakan yang didukung sinergi kebijakan dengan pemerintah dan otoritas terkait. Tujuannya adalah untuk memperkuat ketahanan sektor eksternal Indonesia. BI menyatakan bahwa NPI 2024 diprakirakan terjaga dengan transaksi berjalan dalam kisaran defisit rendah sebesar 0,1% sampai dengan 0,9% dari PDB.

Stabilitas nilai tukar rupiah di bawah tekanan global

Sejarah telah membuktikan bahwa Indonesia mampu menjaga defisit transaksi berjalan tetap terkendali. Pada tahun 2020, misalnya, defisit transaksi berjalan diproyeksikan berada di bawah 2% dari PDB. Gubernur BI Perry Warjiyo optimistis karena ada indikator yang menunjukkan rendahnya angka defisit, seperti kenaikan ekspor dan penurunan impor. Selain itu, rendahnya defisit neraca jasa juga menjadi faktor pendukung.

Namun, pandemi COVID-19 memberikan tantangan besar bagi sektor pariwisata, yang merupakan salah satu sumber devisa utama. Meski demikian, Indonesia berhasil mengimbangi dengan penurunan pariwisata yang keluar negri. Selain itu, rendahnya pendapatan primer, termasuk pembayaran bunga surat berharga negara (SBN), juga menjadi faktor penyebab rendahnya CAD.

Dengan semua faktor tersebut, Indonesia tetap percaya diri bahwa defisit transaksi berjalan akan tetap terkendali hingga akhir tahun. Prediksi ini didukung oleh stabilitas cadangan devisa, pertumbuhan ekspor nonmigas, dan peningkatan penerimaan devisa dari jasa pariwisata. Selain itu, aliran masuk modal asing dan penurunan biaya pembayaran bunga utang juga menjadi faktor pendukung.

FAQ

  1. Apa yang dimaksud dengan defisit transaksi berjalan?

    Defisit transaksi berjalan mengacu pada situasi di mana suatu negara mengimpor lebih banyak barang dan jasa daripada yang diekspor. Hal ini biasanya diukur sebagai persentase dari Produk Domestik Bruto (PDB).

  2. Bagaimana defisit transaksi berjalan memengaruhi ekonomi Indonesia?

    Defisit transaksi berjalan bisa memengaruhi stabilitas nilai tukar rupiah dan ketersediaan cadangan devisa. Namun, jika defisit tetap terkendali, maka dampaknya tidak terlalu signifikan terhadap perekonomian nasional.

  3. Apa faktor yang memengaruhi defisit transaksi berjalan Indonesia?

    Faktor-faktor yang memengaruhi defisit transaksi berjalan meliputi kinerja ekspor dan impor, kinerja neraca jasa, serta biaya pembayaran bunga utang. Selain itu, aliran masuk modal asing juga berkontribusi pada keseimbangan ekonomi.

  4. Bagaimana prediksi defisit transaksi berjalan Indonesia pada tahun 2025?

    Menurut prediksi dari Maybank Indonesia, defisit transaksi berjalan pada akhir 2025 akan berkurang menjadi 0,59% dari PDB. Hal ini dipengaruhi oleh surplus neraca dagang, penurunan biaya pembayaran bunga utang, serta kenaikan remiten dari tenaga kerja Indonesia di luar negeri.

  5. Apakah defisit transaksi berjalan Indonesia akan terkendali hingga akhir tahun?

    Ya, Bank Indonesia memprediksi bahwa defisit transaksi berjalan akan tetap terkendali hingga akhir tahun. Prediksi ini didasarkan pada stabilitas cadangan devisa, pertumbuhan ekspor nonmigas, dan peningkatan penerimaan devisa dari jasa pariwisata.

Tagging:

DefisitTransaksiBerjalan #EkonomiIndonesia #BankIndonesia #NeracaPembayaran #CadanganDevisa #CurrentAccountDeficit #NilaiTukarRupiah #EksporNonMigas #JasaPariwisata #InvestasiAsing

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan dengan Mudah dan Benar

    Cara Menonaktifkan BPJS Ketenagakerjaan dengan Mudah dan Benar

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Pada masa kerja, BPJS Ketenagakerjaan menjadi salah satu aspek penting yang harus diperhatikan oleh setiap pekerja. Namun, terkadang ada situasi di mana seseorang perlu menonaktifkan status kepesertaannya, baik karena sudah tidak bekerja lagi atau alasan lainnya. Jika tidak segera dinonaktifkan, bisa berdampak pada pembayaran iuran bulanan yang tidak perlu. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui […]

  • Pemerintah Fokus Menciptakan Pemerataan Kesejahteraan Masyarakat: Tantangan dan Strategi

    Pemerintah Fokus Menciptakan Pemerataan Kesejahteraan Masyarakat: Tantangan dan Strategi

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika ekonomi global yang terus berubah, pemerintah Indonesia menunjukkan komitmen kuat untuk menciptakan pemerataan kesejahteraan masyarakat. Dalam konteks ini, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 menjadi salah satu instrumen utama dalam menjawab tantangan-tantangan ekonomi dan sosial yang semakin kompleks. Pemerintah tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada keadilan sosial dan […]

  • Polda Banten Ungkap Peredaran Rokok Tanpa Pita Cukai, Amankan 89 Bal Rokok Ilegal

    Polda Banten Ungkap Peredaran Rokok Tanpa Pita Cukai, Amankan 89 Bal Rokok Ilegal

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Serang – Polda Banten melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) menggelar konferensi pers pengungkapan tindak pidana peredaran rokok tanpa pita cukai di Ruang Press Conference Bidhumas Polda Banten pada Rabu (08/07). Konferensi pers dipimpin oleh Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Achiles Hutapea didampingi Wadirreskrimsus Polda Banten Kombes Pol Bronto Budiyono dan Charles […]

  • Cara Cek Pajak Jawa Timur Secara Online dan Terbaru

    Cara Cek Pajak Jawa Timur Secara Online dan Terbaru

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Jika Anda tinggal di Jawa Timur dan memiliki kendaraan bermotor, maka wajib hukumnya untuk membayar pajak kendaraan setiap tahun. Namun, kini tidak perlu repot mengunjungi kantor SAMSAT lagi karena ada banyak cara cek pajak Jawa Timur secara online yang bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. Pengertian Pajak Kendaraan Bermotor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) adalah kewajiban […]

  • perusahaan e-commerce terbesar di indonesia dan layanan mereka

    perusahaan e-commerce terbesar di indonesia dan layanan mereka

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Daftar Perusahaan E-Commerce Terbesar di Indonesia dan Layanan Mereka Di tengah pertumbuhan ekonomi digital yang pesat, industri e-commerce di Indonesia semakin berkembang pesat. Perusahaan e-commerce tidak hanya menjadi wadah bagi konsumen untuk berbelanja secara online, tetapi juga menjadi penghubung antara pelaku bisnis dengan pasar yang lebih luas. Dengan jumlah pengguna internet yang meningkat, serta adopsi […]

  • Kredit UMKM Masih Tumbuh Lambat Sepanjang Tahun 2025: Analisis dan Tantangan

    Kredit UMKM Masih Tumbuh Lambat Sepanjang Tahun 2025: Analisis dan Tantangan

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Di tengah upaya pemerintah dan lembaga keuangan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih menghadapi tantangan yang signifikan. Meskipun sektor ini menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia, pertumbuhan kredit UMKM pada tahun 2025 tercatat melambat, dengan laju pertumbuhan yang jauh lebih rendah dibandingkan kredit korporasi atau konsumsi. Artikel ini akan […]

expand_less