Breaking News
light_mode
Beranda » Makroekonomi » Defisit Transaksi Berjalan Diprediksi Tetap Terkendali Hingga Akhir Tahun

Defisit Transaksi Berjalan Diprediksi Tetap Terkendali Hingga Akhir Tahun

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
  • visibility 337
  • comment 0 komentar

Indonesia terus menunjukkan ketahanan ekonomi yang baik meskipun menghadapi tantangan global. Salah satu indikator utama yang menjadi perhatian adalah defisit transaksi berjalan (current account deficit/ CAD). Dalam laporan Bank Indonesia (BI) pada triwulan I 2024, defisit transaksi berjalan mencatatkan angka sebesar US$ 2,2 miliar atau 0,6% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya, yaitu US$ 1,1 miliar atau 0,3% PDB. Namun, BI memprediksi bahwa defisit tersebut akan tetap terkendali hingga akhir tahun.

Dari segi cadangan devisa, posisi Indonesia tetap stabil dengan total cadangan mencapai US$ 140,4 miliar pada akhir Maret 2024. Angka ini setara dengan pembiayaan selama 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Selain itu, cadangan devisa ini juga berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Kondisi ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki modal yang cukup untuk menghadapi tekanan eksternal.

Secara umum, defisit transaksi berjalan diproyeksikan berada dalam kisaran rendah, yaitu antara 0,1% hingga 0,9% dari PDB. Prediksi ini didasarkan pada beberapa faktor, seperti surplus neraca perdagangan nonmigas, peningkatan penerimaan devisa dari jasa pariwisata, serta pengurangan biaya pembayaran bunga utang. BI juga memperkirakan bahwa aliran masuk modal asing akan kembali meningkat seiring meredanya ketidakpastian pasar keuangan global.

Cadangan devisa Indonesia stabil di atas 140 miliar dolar AS

Meski defisit transaksi berjalan sedikit meningkat, Indonesia masih memiliki kemampuan untuk menjaga keseimbangan ekonomi secara keseluruhan. Hal ini terlihat dari pertumbuhan ekspor nonmigas yang tetap positif, meskipun mengalami perlambatan akibat kondisi ekonomi global. Sementara itu, kinerja neraca jasa membaik karena peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Indonesia. Ini menjadi indikasi bahwa sektor pariwisata mulai pulih dari dampak pandemi.

Di sisi lain, defisit neraca pendapatan primer sedikit meningkat karena masih tingginya suku bunga global. Meski demikian, BI tetap optimistis bahwa tren ini akan berubah seiring dengan penurunan suku bunga The Fed dan penurunan biaya pembayaran bunga utang. Selain itu, peningkatan remiten dari tenaga kerja Indonesia di luar negeri juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi keseimbangan ekonomi.

Neraca perdagangan nonmigas Indonesia tumbuh positif

Prediksi dari Maybank Indonesia juga menunjukkan bahwa defisit transaksi berjalan akan sedikit menurun pada tahun 2025. Global Markets Economist at Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto memperkirakan bahwa CAD pada akhir 2025 akan berkurang menjadi 0,59% dari PDB. Penurunan ini dipengaruhi oleh surplus neraca dagang yang melebar, penurunan biaya pembayaran bunga utang, serta kenaikan remiten dari tenaga kerja Indonesia di luar negeri.

Selain itu, Maybank Indonesia juga memproyeksikan bahwa Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada akhir 2025 akan mencatat surplus sebesar US$ 8,4 miliar. Surplus ini disumbangkan oleh surplus neraca perdagangan, aliran investasi langsung, serta pendapatan sekunder. Proyeksi ini menunjukkan bahwa Indonesia mampu menjaga keseimbangan ekonomi meskipun menghadapi tantangan global.

Proyeksi NPI Indonesia pada akhir 2025

Ketahanan ekonomi Indonesia tidak hanya terlihat dari defisit transaksi berjalan, tetapi juga dari stabilitas nilai tukar rupiah. Myrdal Gunarto memperkirakan bahwa nilai tukar rupiah pada akhir tahun akan berada di kisaran Rp 16.356 per dolar AS. Prediksi ini didasarkan pada proyeksi penurunan CAD dan kembalinya aliran masuk modal asing ke Indonesia.

Bank Indonesia juga terus memantau dinamika perekonomian global dan melakukan respons bauran kebijakan yang didukung sinergi kebijakan dengan pemerintah dan otoritas terkait. Tujuannya adalah untuk memperkuat ketahanan sektor eksternal Indonesia. BI menyatakan bahwa NPI 2024 diprakirakan terjaga dengan transaksi berjalan dalam kisaran defisit rendah sebesar 0,1% sampai dengan 0,9% dari PDB.

Stabilitas nilai tukar rupiah di bawah tekanan global

Sejarah telah membuktikan bahwa Indonesia mampu menjaga defisit transaksi berjalan tetap terkendali. Pada tahun 2020, misalnya, defisit transaksi berjalan diproyeksikan berada di bawah 2% dari PDB. Gubernur BI Perry Warjiyo optimistis karena ada indikator yang menunjukkan rendahnya angka defisit, seperti kenaikan ekspor dan penurunan impor. Selain itu, rendahnya defisit neraca jasa juga menjadi faktor pendukung.

Namun, pandemi COVID-19 memberikan tantangan besar bagi sektor pariwisata, yang merupakan salah satu sumber devisa utama. Meski demikian, Indonesia berhasil mengimbangi dengan penurunan pariwisata yang keluar negri. Selain itu, rendahnya pendapatan primer, termasuk pembayaran bunga surat berharga negara (SBN), juga menjadi faktor penyebab rendahnya CAD.

Dengan semua faktor tersebut, Indonesia tetap percaya diri bahwa defisit transaksi berjalan akan tetap terkendali hingga akhir tahun. Prediksi ini didukung oleh stabilitas cadangan devisa, pertumbuhan ekspor nonmigas, dan peningkatan penerimaan devisa dari jasa pariwisata. Selain itu, aliran masuk modal asing dan penurunan biaya pembayaran bunga utang juga menjadi faktor pendukung.

FAQ

  1. Apa yang dimaksud dengan defisit transaksi berjalan?

    Defisit transaksi berjalan mengacu pada situasi di mana suatu negara mengimpor lebih banyak barang dan jasa daripada yang diekspor. Hal ini biasanya diukur sebagai persentase dari Produk Domestik Bruto (PDB).

  2. Bagaimana defisit transaksi berjalan memengaruhi ekonomi Indonesia?

    Defisit transaksi berjalan bisa memengaruhi stabilitas nilai tukar rupiah dan ketersediaan cadangan devisa. Namun, jika defisit tetap terkendali, maka dampaknya tidak terlalu signifikan terhadap perekonomian nasional.

  3. Apa faktor yang memengaruhi defisit transaksi berjalan Indonesia?

    Faktor-faktor yang memengaruhi defisit transaksi berjalan meliputi kinerja ekspor dan impor, kinerja neraca jasa, serta biaya pembayaran bunga utang. Selain itu, aliran masuk modal asing juga berkontribusi pada keseimbangan ekonomi.

  4. Bagaimana prediksi defisit transaksi berjalan Indonesia pada tahun 2025?

    Menurut prediksi dari Maybank Indonesia, defisit transaksi berjalan pada akhir 2025 akan berkurang menjadi 0,59% dari PDB. Hal ini dipengaruhi oleh surplus neraca dagang, penurunan biaya pembayaran bunga utang, serta kenaikan remiten dari tenaga kerja Indonesia di luar negeri.

  5. Apakah defisit transaksi berjalan Indonesia akan terkendali hingga akhir tahun?

    Ya, Bank Indonesia memprediksi bahwa defisit transaksi berjalan akan tetap terkendali hingga akhir tahun. Prediksi ini didasarkan pada stabilitas cadangan devisa, pertumbuhan ekspor nonmigas, dan peningkatan penerimaan devisa dari jasa pariwisata.

Tagging:

DefisitTransaksiBerjalan #EkonomiIndonesia #BankIndonesia #NeracaPembayaran #CadanganDevisa #CurrentAccountDeficit #NilaiTukarRupiah #EksporNonMigas #JasaPariwisata #InvestasiAsing

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Membuat Proposal Bantuan Dana Pembangunan Infrastruktur yang Efektif dan Menarik

    Cara Membuat Proposal Bantuan Dana Pembangunan Infrastruktur yang Efektif dan Menarik

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Pembangunan infrastruktur adalah salah satu pilar penting dalam memajukan suatu wilayah. Namun, kebutuhan dana untuk mewujudkan proyek ini sering kali menjadi kendala. Oleh karena itu, membuat proposal bantuan dana pembangunan infrastruktur yang baik menjadi langkah krusial agar usulan Anda bisa mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Dengan struktur yang jelas dan informasi yang akurat, proposal bisa […]

  • Pengertian dan Peran Lembaga Jasa Keuangan Perbankan dalam Sistem Ekonomi Indonesia

    Pengertian dan Peran Lembaga Jasa Keuangan Perbankan dalam Sistem Ekonomi Indonesia

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Lembaga jasa keuangan perbankan memiliki peran penting dalam membangun stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan bisnis di Indonesia. Sebagai bagian dari sistem keuangan nasional, lembaga ini berfungsi sebagai perantara antara pihak yang memiliki dana berlebih dengan pihak yang membutuhkan dana. Dengan demikian, lembaga jasa keuangan perbankan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan uang, tetapi juga menjadi motor […]

  • Kenaikan Biaya Bahan Baku dan Dampaknya pada Margin Keuntungan Perusahaan

    Kenaikan Biaya Bahan Baku dan Dampaknya pada Margin Keuntungan Perusahaan

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 557
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika ekonomi yang terus bergerak, kenaikan biaya bahan baku menjadi tantangan besar bagi perusahaan di Indonesia. Fenomena ini tidak hanya mengancam stabilitas keuangan perusahaan, tetapi juga memengaruhi daya saing dan kemampuan bisnis untuk bertahan di pasar yang semakin kompetitif. Kenaikan harga bahan baku, yang dipengaruhi oleh inflasi, fluktuasi mata uang, serta gangguan rantai […]

  • Pemahaman Lengkap tentang Pasal 62 UU Ketenagakerjaan

    Pemahaman Lengkap tentang Pasal 62 UU Ketenagakerjaan

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 858
    • 0Komentar

    Dalam dunia kerja, terutama bagi karyawan yang bekerja berdasarkan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), penting untuk memahami aturan hukum yang mengatur hubungan antara pekerja dan pengusaha. Salah satu ketentuan yang sering menjadi perhatian adalah Pasal 62 UU Ketenagakerjaan, yang berkaitan dengan ganti rugi jika hubungan kerja diakhiri sebelum masa kontrak berakhir. Artikel ini akan membahas […]

  • POLDA METRO JAYA MENGGAGALKAN PEREDARAN 4,3 KG GANJA DI WILAYAH DEPOK

    POLDA METRO JAYA MENGGAGALKAN PEREDARAN 4,3 KG GANJA DI WILAYAH DEPOK

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 234
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Jakarta – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kembali berhasil menggagalkan peredaran Narkotika jenis Ganja seberat sekitar 4,3 kilogram di wilayah Depok, Jawa Barat. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan satu orang tersangka berinisial M.A. (30) pada Selasa (10/3/2026) malam.   Penangkapan dilakukan oleh Unit 4 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya setelah menerima informasi […]

  • Analisis dan Pergerakan Saham Hari Ini: Update Terkini untuk Investor

    Analisis dan Pergerakan Saham Hari Ini: Update Terkini untuk Investor

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Pada hari ini, para investor di Indonesia kembali memantau pergerakan pasar modal dengan penuh perhatian. Berbagai faktor seperti kinerja emiten, kebijakan pemerintah, hingga kondisi ekonomi global turut memengaruhi pergerakan saham. Salah satu yang menjadi fokus utama adalah BBCA (Bursa Efek Jakarta) serta berbagai saham unggulan lainnya. Sebagaimana diketahui, indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan […]

expand_less