Breaking News
light_mode
Beranda » Perbankan » Cara Mengajukan Link BRI UMKM 2021 dan Persyaratan yang Dibutuhkan

Cara Mengajukan Link BRI UMKM 2021 dan Persyaratan yang Dibutuhkan

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
  • visibility 315
  • comment 0 komentar

Pandemi Covid-19 telah mengubah cara berbisnis di Indonesia, terutama bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Untuk membantu mereka tetap bertahan, pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM memberikan bantuan dana dalam bentuk Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau dikenal juga sebagai BLT UMKM. Salah satu cara untuk mengajukan bantuan ini adalah melalui link BRI UMKM 2021.

BRI UMKM 2021 application form

Link BRI UMKM 2021, yaitu eform.bri.co.id/bpum, menjadi salah satu platform resmi yang digunakan oleh Bank BRI untuk melayani pendaftaran dan pencairan bantuan BPUM. Melalui situs ini, pelaku UMKM dapat mengecek status penerimaan bantuan, melakukan reservasi pencairan, hingga memperoleh informasi lebih lanjut tentang prosedur pengajuan.

Berikut langkah-langkah cara mengajukan bantuan BPUM melalui link BRI UMKM 2021:

  1. Akses Situs Resmi

    Pada browser, buka alamat eform.bri.co.id/bpum. Pastikan situs ini benar-benar resmi dan tidak tertukar dengan situs lain yang mirip.

  2. Masukkan Data Pribadi

    Setelah masuk ke halaman utama, Anda akan diminta untuk memasukkan nomor KTP elektronik serta kode verifikasi yang muncul di layar. Pastikan data yang dimasukkan akurat agar proses tidak terhambat.

  3. Lakukan Inquiry

    Setelah memasukkan data, klik tombol “Proses Inquiry” untuk memverifikasi apakah Anda termasuk penerima bantuan BPUM atau tidak.

  4. Verifikasi Status

    Jika berhasil, Anda akan menerima pemberitahuan apakah sudah terdaftar sebagai penerima bantuan atau belum. Jika terdaftar, Anda bisa langsung melakukan reservasi pencairan.

  5. Reservasi Pencairan

    Jika Anda memenuhi syarat, sistem akan mengarahkan Anda ke halaman reservasi. Di sini, Anda dapat memilih Unit Kerja Operasional (UKO) BRI terdekat dan jadwal antrean sesuai keinginan. Setelah selesai, sistem akan menghasilkan nomor referensi yang harus disimpan sebagai bukti reservasi.

  6. Pengambilan Bantuan

    Setelah mendapatkan nomor referensi, Anda dapat datang ke UKO BRI sesuai jadwal yang dipilih. Pastikan membawa dokumen-dokumen yang dibutuhkan seperti KTP, kartu ATM, buku tabungan, dan surat pernyataan dari aparat desa setempat.

BRI UMKM 2021 application documents

Persyaratan yang Harus Dipenuhi

Agar dapat mengajukan bantuan BPUM melalui link BRI UMKM 2021, pelaku UMKM harus memenuhi beberapa persyaratan berikut:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Memiliki KTP elektronik
  • Membuktikan memiliki usaha mikro melalui surat usulan calon penerima BPUM dan lampirannya
  • Bukan ASN, anggota TNI/Polri, pegawai BUMN/BUMD
  • Tidak sedang menerima kredit usaha mikro (KUR) dari perbankan

Selain itu, penerima bantuan juga tidak boleh sudah menerima bantuan serupa dari pihak lain. Bantuan BPUM hanya diberikan sekali kepada setiap pelaku usaha mikro yang memenuhi syarat.

Keuntungan Menggunakan Link BRI UMKM 2021

Mengajukan bantuan melalui link BRI UMKM 2021 memiliki beberapa keuntungan. Pertama, prosesnya sangat mudah dan cepat karena dilakukan secara online. Kedua, Anda bisa melakukan reservasi pencairan tanpa harus antre secara langsung di kantor BRI. Ketiga, sistem ini juga memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM yang ingin memantau status bantuan secara real-time.

BRI UMKM 2021 online application process

Bagi pelaku UMKM yang belum terdaftar sebagai penerima bantuan, Anda masih bisa mendaftar melalui dinas koperasi dan UKM setempat. Proses pendaftaran biasanya dilakukan secara manual, namun tetap dilakukan sesuai aturan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Dengan adanya bantuan BPUM, diharapkan pelaku UMKM dapat tetap menjalankan usahanya meski dalam situasi sulit. Link BRI UMKM 2021 menjadi salah satu sarana penting dalam mempermudah akses pelaku usaha terhadap bantuan tersebut. Jadi, jangan ragu untuk mengajukan bantuan melalui situs resmi ini.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT SMI Bukukan Aset Rp115,6 Triliun pada September 2025 untuk Pembiayaan Infrastruktur

    PT SMI Bukukan Aset Rp115,6 Triliun pada September 2025 untuk Pembiayaan Infrastruktur

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Pengembangan infrastruktur di Indonesia terus mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk lembaga keuangan dan perusahaan pelat merah. Salah satu yang patut diperhatikan adalah PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI, yang mencatatkan total aset senilai Rp115,6 triliun hingga September 2025. Dengan aset ini, PT SMI semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam […]

  • Mengenal Salah Satu Properti dalam Tari Perang yang Penting untuk Pemahaman Budaya

    Mengenal Salah Satu Properti dalam Tari Perang yang Penting untuk Pemahaman Budaya

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Tari perang adalah salah satu bentuk ekspresi budaya yang kaya akan makna dan simbolisme. Dalam setiap gerakan, penari tidak hanya mengandalkan tubuhnya, tetapi juga sering menggunakan berbagai properti untuk menambah keindahan dan kedalaman makna dari tarian tersebut. Salah satu properti yang terdapat dalam tari perang adalah topeng. Topeng menjadi bagian penting dalam tarian tradisional Nias, […]

  • KPR Diprediksi Tumbuh Lebih Cepat Setelah Kenaikan Suku Bunga Dihentikan

    KPR Diprediksi Tumbuh Lebih Cepat Setelah Kenaikan Suku Bunga Dihentikan

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Pada tahun 2025, sektor perumahan di Indonesia kembali menunjukkan tanda-tanda positif setelah Bank Indonesia (BI) melakukan penurunan suku bunga acuan (BI Rate) yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR). Meski awalnya ada ketidakpastian terkait dampak langsung dari pengurangan BI Rate terhadap bunga KPR, berbagai indikasi menunjukkan bahwa pertumbuhan KPR diprediksi akan lebih cepat […]

  • Panduan Investasi Saham Menurut Islam: Prinsip dan Tips untuk Pemula

    Panduan Investasi Saham Menurut Islam: Prinsip dan Tips untuk Pemula

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Investasi saham menurut islam menjadi topik yang semakin diminati oleh masyarakat Muslim di Indonesia. Dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat dan kesadaran akan kebutuhan finansial jangka panjang, banyak orang mulai melirik opsi investasi seperti saham. Namun, bagi umat Islam, tidak semua bentuk investasi bisa dilakukan karena harus memenuhi prinsip-prinsip syariah. Investasi saham menurut islam tidak dilarang, […]

  • Apa Itu Investasi Bodong dan Bagaimana Menghindarinya?

    Apa Itu Investasi Bodong dan Bagaimana Menghindarinya?

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Di tengah meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap investasi, khususnya generasi muda, semakin marak pula praktik investasi bodong. Investasi bodong seringkali menawarkan iming-iming keuntungan besar dengan risiko rendah, yang justru menjadi sinyal merah bagi investor yang tidak waspada. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu investasi bodong, ciri-cirinya, serta langkah-langkah untuk menghindari penipuan tersebut. Investasi […]

  • Kinerja Pasar Modal Positif Sepanjang Oktober 2025: Tren dan Analisis Terkini

    Kinerja Pasar Modal Positif Sepanjang Oktober 2025: Tren dan Analisis Terkini

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Pasar modal Indonesia kembali menunjukkan pertumbuhan yang positif sepanjang bulan Oktober 2025. Hal ini menjadi bukti bahwa meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan ekonomi global, pasar modal nasional tetap mampu bertahan dan bahkan tumbuh. Kinerja ini didorong oleh berbagai faktor seperti sentimen global yang membaik, stabilitas perekonomian domestik, serta kebijakan pemerintah yang proaktif. Indeks Harga Saham […]

expand_less