Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Investasi di Sektor Perikanan dan Kelautan Mencapai Rp1,03 Triliun pada Q1 2025: Tren dan Analisis

Investasi di Sektor Perikanan dan Kelautan Mencapai Rp1,03 Triliun pada Q1 2025: Tren dan Analisis

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
  • visibility 400
  • comment 0 komentar

Pertumbuhan investasi di sektor perikanan dan kelautan Indonesia mencatatkan angka yang menggembirakan. Pada kuartal pertama tahun 2025, realisasi investasi di sektor ini mencapai Rp1,03 triliun. Angka ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya, serta memberikan gambaran optimis tentang potensi sektor ini untuk menjadi salah satu tulang punggung ekonomi nasional.

Sebagai bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat sektor maritim, data dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menunjukkan bahwa sinergi antara lembaga pemerintah dan pihak swasta telah berkontribusi besar dalam mendorong pertumbuhan investasi. Dalam laporan terbaru, Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Tornanda Syaifullah, menjelaskan bahwa realisasi investasi tersebut didorong oleh kerja sama lintas kementerian dan pemerintah daerah dalam menciptakan ekosistem investasi yang kondusif.

Dari total investasi sebesar Rp1,03 triliun, sebanyak 61 persen berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), sedangkan 39 persen berasal dari Penanaman Modal Asing (PMA). Hal ini menunjukkan bahwa investor lokal semakin sadar akan potensi sektor perikanan dan kelautan. Namun, kontribusi dari investor asing juga tetap penting, terutama dalam hal teknologi dan pengembangan infrastruktur.

Secara rinci, bidang usaha pengolahan hasil perikanan menjadi penyumbang terbesar dengan nilai investasi sebesar Rp1,01 triliun atau 42,3 persen. Disusul oleh budidaya dengan nilai Rp0,55 triliun (23,0 persen), penangkapan ikan sebesar Rp0,40 triliun (17,0 persen), perdagangan sebesar Rp0,36 triliun (15,1 persen), dan jasa perikanan sebesar Rp0,06 triliun (2,5 persen). Angka-angka ini menunjukkan bahwa sektor pengolahan dan perdagangan masih menjadi fokus utama bagi para investor.

Provinsi dengan realisasi investasi terbesar adalah Jawa Timur sebesar Rp548 miliar (23,1 persen), disusul oleh Jawa Tengah dengan Rp546 miliar (22,9 persen), dan DKI Jakarta dengan Rp230 miliar (9,6 persen). Ini menunjukkan bahwa wilayah Jawa masih menjadi pusat perhatian bagi investor, meskipun ada potensi besar di wilayah lain seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku.

Dari sisi negara asal, Korea Selatan menjadi investor asing terbesar dengan nilai Rp370 miliar (40,7 persen), diikuti oleh China dengan Rp170 miliar (18,6 persen), dan Malaysia dengan Rp130 miliar (14,1 persen). Keterlibatan negara-negara Asia Tenggara dan Asia Timur dalam investasi sektor perikanan dan kelautan Indonesia menunjukkan bahwa sektor ini memiliki daya tarik yang kuat di pasar internasional.

Tren realisasi investasi dalam kurun waktu 2021 hingga 2025 menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 66,04 persen per tahun. Angka ini membuktikan bahwa sektor perikanan dan kelautan tidak hanya stabil, tetapi juga berkembang pesat. Pertumbuhan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kebijakan pemerintah yang mendukung sektor maritim, peningkatan kesadaran masyarakat akan manfaat produk laut, serta peningkatan kapasitas industri pengolahan dan logistik.

Untuk mendorong literasi dan promosi investasi, Ditjen PDS bersama BKPM telah menggelar sosialisasi daring tentang tata cara investasi subsektor pengolahan dan pemasaran hasil kelautan dan perikanan pada 3 Juli 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 777 peserta yang terdiri dari pelaku usaha, dinas terkait, serta unit teknis KKP dan BKPM. Sosialisasi ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan pemahaman para pelaku usaha tentang prosedur investasi dan manfaatnya.

Ketua KKP, Menteri Susi Pudjiastuti, pernah menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam sektor perikanan dan kelautan. Dengan panjang garis pantai sekitar 90.000 km, Indonesia memiliki akses yang luas terhadap sumber daya laut. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya untuk memperkuat sektor ini melalui berbagai program dan inisiatif, termasuk pembangunan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) di enam pulau terluar Indonesia.

Program SKPT bertujuan untuk meningkatkan produksi, kualitas, dan nilai tambah produk perikanan serta memperkuat ketahanan pangan dan keamanan nasional. Investasi dalam SKPT diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan nelayan, dan memperkuat rantai pasok perikanan.

Selain itu, pemerintah juga memberikan kemudahan perizinan, keringanan pajak, serta asistensi penuh kepada pengusaha yang berminat berinvestasi. Langkah-langkah ini dirancang untuk menarik minat investor baik dalam maupun luar negeri agar lebih aktif dalam mengembangkan sektor perikanan dan kelautan.

Dengan capaian investasi yang mencapai Rp1,03 triliun pada kuartal pertama tahun 2025, sektor perikanan dan kelautan Indonesia menunjukkan potensi yang sangat besar. Pertumbuhan yang stabil dan progresif ini menunjukkan bahwa sektor ini tidak hanya menjadi bagian dari perekonomian nasional, tetapi juga menjadi penggerak utama dalam pembangunan berkelanjutan.

Namun, tantangan tetap ada, seperti ketersediaan sumber daya, perlindungan lingkungan, dan ketersediaan infrastruktur. Untuk menghadapi tantangan tersebut, diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. Dengan komitmen dan kerja sama yang baik, sektor perikanan dan kelautan Indonesia dapat terus berkembang dan menjadi salah satu sektor yang unggul di kawasan Asia Tenggara.

FAQ

Apa saja bidang usaha yang paling banyak mendapat investasi di sektor perikanan dan kelautan?

Bidang usaha pengolahan hasil perikanan menjadi penyumbang terbesar dengan nilai investasi sebesar Rp1,01 triliun (42,3 persen), diikuti oleh budidaya sebesar Rp0,55 triliun (23,0 persen), penangkapan ikan sebesar Rp0,40 triliun (17,0 persen), perdagangan sebesar Rp0,36 triliun (15,1 persen), dan jasa perikanan sebesar Rp0,06 triliun (2,5 persen).

Apa provinsi dengan realisasi investasi terbesar di sektor perikanan dan kelautan?

Provinsi dengan realisasi investasi terbesar adalah Jawa Timur sebesar Rp548 miliar (23,1 persen), diikuti oleh Jawa Tengah dengan Rp546 miliar (22,9 persen), dan DKI Jakarta dengan Rp230 miliar (9,6 persen).

Negara mana yang paling banyak berinvestasi di sektor perikanan dan kelautan Indonesia?

Korea Selatan menjadi investor asing terbesar dengan nilai Rp370 miliar (40,7 persen), diikuti oleh China dengan Rp170 miliar (18,6 persen), dan Malaysia dengan Rp130 miliar (14,1 persen).

Bagaimana tren investasi di sektor perikanan dan kelautan Indonesia dari 2021 hingga 2025?

Tren realisasi investasi dalam kurun waktu 2021 hingga 2025 menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 66,04 persen per tahun.

Apa tujuan dari pembangunan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT)?

Tujuan dari pembangunan SKPT adalah untuk meningkatkan produksi, kualitas, dan nilai tambah produk perikanan serta memperkuat ketahanan pangan dan keamanan nasional.

Tags:

InvestasiPerikanan #KelautanIndonesia #EkonomiNasional #PengolahanPerikanan #BudidayaIkan #PenangkapanIkan #PerdaganganIkan #JasaPerikanan #PMDN #PMA #PertumbuhanInvestasi #IndustriPerikanan #SektorMaritim #PengembanganEkonomi #InovasiPerikanan #PengusahaLaut

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Mencari Tempat Penukaran Uang Asing Terdekat dari Lokasi Anda

    Cara Mencari Tempat Penukaran Uang Asing Terdekat dari Lokasi Anda

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 610
    • 0Komentar

    Apakah Anda sedang merencanakan perjalanan ke luar negeri atau baru saja kembali dari liburan? Jika iya, kemungkinan besar Anda membutuhkan layanan tukar uang asing. Tidak hanya untuk transaksi sehari-hari, tetapi juga untuk memastikan kebutuhan finansial Anda terpenuhi dengan mudah dan aman. Namun, bagaimana cara menemukan tempat penukaran uang asing terdekat dari lokasi Anda? Dalam artikel […]

  • Polda Banten Sampaikan Ucapan Selamat HUT ke-26 Provinsi Banten

    Polda Banten Sampaikan Ucapan Selamat HUT ke-26 Provinsi Banten

    • calendar_month Ming, 4 Okt 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Serang – Kepolisian Daerah (Polda) Banten menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Provinsi Banten yang diperingati pada 4 Oktober 2026. Mengusung tema “Banten Bergerak, Maju Berdampak”, peringatan HUT ke-26 Provinsi Banten menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dan sinergi dalam mendorong kemajuan daerah serta memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kapolda Banten Irjen […]

  • Apa Itu Investasi Bodong dan Bagaimana Menghindarinya?

    Apa Itu Investasi Bodong dan Bagaimana Menghindarinya?

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 537
    • 0Komentar

    Di tengah meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap investasi, khususnya generasi muda, semakin marak pula praktik investasi bodong. Investasi bodong seringkali menawarkan iming-iming keuntungan besar dengan risiko rendah, yang justru menjadi sinyal merah bagi investor yang tidak waspada. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu investasi bodong, ciri-cirinya, serta langkah-langkah untuk menghindari penipuan tersebut. Investasi […]

  • KKR & DOA BAGI DEPOK

    KKR & DOA BAGI DEPOK

    • calendar_month Sab, 22 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 132
    • 0Komentar

      Memperingati 312 Tahun Injil Masuk Depok dan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81   Radarekonomi.com, Depok, 21 Agustus 2026 — Acara “Berdoa bagi Depok dan KKR” yang diselenggarakan dalam rangka memperingati 312 Tahun Injil Masuk Depok sekaligus menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, berlangsung sangat luar biasa, penuh sukacita, kekhidmatan, dan kebersamaan.   Kegiatan yang […]

  • Polda Metro Jaya Perkuat Pemahaman KUHAP Baru Lewat Seminar Hukum dan Tingkatkan Mitigasi Kamtibmas

    Polda Metro Jaya Perkuat Pemahaman KUHAP Baru Lewat Seminar Hukum dan Tingkatkan Mitigasi Kamtibmas

    • calendar_month Rab, 5 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Polda Metro Jaya menggelar Seminar Hukum Tahun Anggaran 2026 bertema Perluasan Objek Praperadilan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) di Jakarta Selatan, Rabu (5/8/2026). Seminar yang dibuka Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas personel dalam memahami perubahan mendasar […]

  • Cara Daftar UMKM Tahap 3 dengan Link Pendaftaran Resmi

    Cara Daftar UMKM Tahap 3 dengan Link Pendaftaran Resmi

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Di tengah pesatnya perkembangan ekonomi Indonesia, pemerintah terus berupaya mempermudah proses administrasi bagi pelaku usaha. Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah pendaftaran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) secara online. Dengan adanya layanan digital, pelaku bisnis kini bisa mendaftarkan usahanya hanya dengan beberapa klik dari rumah. Proses ini tidak hanya efisien, tetapi juga memberikan manfaat […]

expand_less