Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » KEPALA BNN RI HADIRI ZIARAH NASIONAL DAN RENUNGAN SUCI HUT KE-81 KEMERDEKAAN RI

KEPALA BNN RI HADIRI ZIARAH NASIONAL DAN RENUNGAN SUCI HUT KE-81 KEMERDEKAAN RI

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sen, 17 Agu 2026
  • visibility 204
  • comment 0 komentar

Radarekonomi.com, Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, menghadiri Ziarah Nasional dan Renungan Suci dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (17/8).

Ziarah Nasional dan Renungan Suci menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang digelar sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa serta pengorbanan para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

 

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengenang kembali nilai-nilai perjuangan, semangat kebangsaan, serta pengorbanan para pahlawan dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

Upacara Renungan Suci dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, selaku Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh anggota Kabinet Merah Putih serta para pejabat negara dan undangan lainnya.

 

Kehadiran Kepala BNN RI dalam Ziarah Nasional dan Renungan Suci menjadi bagian dari penghormatan institusi terhadap jasa para pahlawan sekaligus refleksi untuk melanjutkan semangat perjuangan melalui pengabdian kepada bangsa dan negara.

 

Semangat tersebut sejalan dengan komitmen BNN dalam melaksanakan tugas Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Melalui pelaksanaan tugas tersebut, BNN terus berupaya melindungi masyarakat dan generasi bangsa dari ancaman narkotika demi mewujudkan Indonesia yang sehat, aman, dan bersih dari penyalahgunaan narkotika.HUT KE-81 RI, BNN PERKUAT KOMITMEN LINDUNGI GENERASI BANGSA DARI ANCAMAN NARKOTIKA

 

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memperkuat komitmen dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai bebas dari penjajahan, tetapi juga sebagai kesempatan bagi setiap anak bangsa untuk tumbuh, belajar, berkarya, dan meraih masa depan tanpa jerat narkotika.

 

Semangat pengabdian untuk kepentingan rakyat tersebut sejalan dengan pesan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR dan DPD RI Tahun 2026. Presiden menegaskan kembali sumpahnya untuk menjalankan kepemimpinan negara dan bangsa dengan tulus dan jujur serta mengutamakan kepentingan seluruh rakyat Indonesia. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata dan pengabdian seluruh unsur negara untuk memberikan perlindungan dan menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat.

 

Sejalan dengan semangat tersebut, BNN terus memperkuat upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), salah satunya melalui program Ananda Bersinar yang menempatkan anak dan lingkungan pendidikan sebagai bagian penting dalam membangun generasi yang sehat, tangguh, dan berkarakter. Melalui program ini, BNN mendorong keterlibatan keluarga, satuan pendidikan, dan lingkungan sekitar dalam menciptakan ruang tumbuh yang aman serta meningkatkan ketahanan anak terhadap berbagai risiko penyalahgunaan narkotika.

 

Upaya melindungi generasi bangsa juga berjalan beriringan dengan penguatan layanan rehabilitasi bagi penyalahguna dan/atau pecandu narkotika. BNN terus mengembangkan layanan rehabilitasi yang tidak hanya berorientasi pada penghentian penggunaan narkotika, tetapi juga mendukung proses pemulihan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Pendampingan, pemantauan, dukungan keluarga, serta penguatan jejaring layanan menjadi bagian penting dalam membantu klien mempertahankan pemulihan dan kembali menjalankan fungsi sosialnya di tengah masyarakat.

 

Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat War on Drugs for Humanity, yakni menghadirkan upaya penanggulangan narkotika yang tegas terhadap kejahatan narkotika sekaligus humanis terhadap masyarakat yang membutuhkan pemulihan. BNN terus memperkuat sinergi dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dunia pendidikan, keluarga, serta masyarakat untuk membangun lingkungan yang mampu mencegah penyalahgunaan narkotika sekaligus memberikan dukungan bagi mereka yang sedang menjalani proses pemulihan.

 

Dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, turut menghadiri kegiatan perayaan kemerdekaan. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari momentum bersama untuk memperkuat semangat pengabdian dan kontribusi BNN dalam mewujudkan Indonesia yang sehat, produktif, dan terbebas dari ancaman narkotika.

 

Kemerdekaan menjadi semakin bermakna ketika setiap generasi memiliki kesempatan untuk tumbuh tanpa narkotika. Melalui penguatan pencegahan, program Ananda Bersinar, serta layanan rehabilitasi yang berkelanjutan, BNN terus hadir menjaga generasi bangsa dan mengabdikan setiap langkahnya bagi kepentingan masyarakat, demi mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

 

JELANG HUT KE-81 RI, BNN JAGA BANGSA DARI NARKOTIKA DENGAN MEMUSNAHKAN 12 HEKTARE LAHAN GANJA

 

Semangat cinta tanah air diwujudkan Badan Narkotika Nasional (BNN) dengan menjaga bangsa dan negara dari ancaman narkotika. Menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, semangat tersebut diwujudkan BNN melalui BNN Provinsi Aceh bersama Polres Nagan Raya dengan memusnahkan sekitar 30.000 batang tanaman ganja siap panen dari dua titik lahan seluas kurang lebih 12 hektare di kawasan pegunungan Kabupaten Nagan Raya, Aceh, pada Sabtu dan Minggu, 15-16 Agustus 2026.

 

Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BNN Provinsi Aceh, Dedy Tabrani, dengan melibatkan 35 personel gabungan BNN Provinsi Aceh dan Polres Nagan Raya. Tim harus menempuh medan pegunungan yang berat hingga mencapai lokasi pada ketinggian sekitar 1.800 meter di atas permukaan laut (MDPL). Penindakan ini menjadi langkah nyata BNN dalam memutus mata rantai produksi dan peredaran gelap narkotika sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi penerus bangsa, dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

 

Dua titik lahan ganja tersebut ditemukan di Dusun Alue Jring, Desa Blang Meurandeh, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya. Tanaman ganja yang ditemukan memiliki ketinggian sekitar 1,5 hingga 3,5 meter dengan jarak tanam sekitar 80 sentimeter. Tanaman diperkirakan telah berusia empat bulan dan berada dalam kondisi siap panen.

 

Setibanya di lokasi, personel gabungan langsung mencabut seluruh tanaman ganja hingga ke akarnya. Selanjutnya, tanaman tersebut dimusnahkan di tempat dengan cara dibakar sesuai prosedur yang berlaku. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tanaman ganja tidak kembali dimanfaatkan serta mencegahnya masuk ke dalam mata rantai peredaran gelap narkotika.

 

Pemusnahan lahan ganja tersebut merupakan bagian dari upaya BNN memberantas narkotika dari hulu dengan menyasar sumber produksinya. Upaya ini penting dilakukan untuk mencegah pasokan narkotika berkembang dan menjangkau masyarakat lebih luas, sekaligus mempersempit ruang gerak jaringan peredaran gelap narkotika.

 

Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi pengingat bahwa mengisi kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga melalui pengabdian nyata untuk menjaga bangsa dan negara. Pemberantasan narkotika menjadi salah satu bentuk pengabdian tersebut, mengingat ancaman narkotika dapat merusak kesehatan, masa depan generasi muda, serta ketahanan sosial masyarakat.

 

Melalui penindakan ini, BNN menegaskan komitmennya untuk terus hadir melindungi masyarakat hingga ke pelosok wilayah. Semangat cinta tanah air diwujudkan melalui kerja nyata dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari ancaman narkotika.

Sinergi BNNP Aceh dan Polres Nagan Raya juga menunjukkan bahwa pemberantasan narkotika membutuhkan kekuatan dan komitmen bersama. Dengan semangat War On Drugs for Humanity, BNN mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga bangsa dan negara dari ancaman narkotika demi melindungi generasi penerus dan mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba (Indonesia Bersinar).

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pahami Jenis Pasar Saham yang Penting untuk Pemula dan Investor

    Pahami Jenis Pasar Saham yang Penting untuk Pemula dan Investor

    • calendar_month Sab, 22 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Pendahuluan Di tengah perkembangan ekonomi yang pesat, investasi di pasar saham menjadi salah satu pilihan utama bagi masyarakat yang ingin mengoptimalkan dana mereka. Namun, banyak orang masih bingung dengan berbagai jenis pasar saham yang ada. Memahami jenis pasar saham sangat penting, terutama bagi pemula dan investor yang ingin membangun portofolio yang sehat. Artikel ini akan […]

  • Mengenal Kuliah E-Commerce di Indonesia: Peluang dan Tips Sukses

    Mengenal Kuliah E-Commerce di Indonesia: Peluang dan Tips Sukses

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Kuliah e-commerce di Indonesia kini menjadi salah satu pilihan yang menarik bagi para calon mahasiswa. Dengan berkembangnya teknologi dan transformasi digital, e-commerce tidak lagi sekadar tren, melainkan bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Tidak hanya berdampak pada konsumen, bidang ini juga menciptakan banyak peluang kerja yang menjanjikan. Oleh karena itu, memahami dunia e-commerce melalui pendidikan tinggi […]

  • Polda Metro Jaya Ungkap Lima Kasus SDA dan Energi, 11 Tersangka Diamankan: 54 Ton Mineral, 320 Kg Sisik Trenggiling hingga BBM Subsidi Disita

    Polda Metro Jaya Ungkap Lima Kasus SDA dan Energi, 11 Tersangka Diamankan: 54 Ton Mineral, 320 Kg Sisik Trenggiling hingga BBM Subsidi Disita

    • calendar_month Jum, 23 Okt 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 34
    • 0Komentar

    JAKARTA || RadarEkonomi.com— Polda Metro Jaya mengungkap lima kelompok perkara dugaan tindak pidana di bidang konservasi sumber daya alam hayati, pertambangan mineral dan batu bara, serta penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG bersubsidi. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menetapkan atau mengamankan 11 tersangka serta menyita sejumlah barang bukti, mulai dari 54 ton batu hitam mengandung […]

  • Pemerintah Fokus Menciptakan Pemerataan Kesejahteraan Masyarakat: Tantangan dan Strategi

    Pemerintah Fokus Menciptakan Pemerataan Kesejahteraan Masyarakat: Tantangan dan Strategi

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika ekonomi global yang terus berubah, pemerintah Indonesia menunjukkan komitmen kuat untuk menciptakan pemerataan kesejahteraan masyarakat. Dalam konteks ini, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 menjadi salah satu instrumen utama dalam menjawab tantangan-tantangan ekonomi dan sosial yang semakin kompleks. Pemerintah tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada keadilan sosial dan […]

  • Apa Itu Layanan Perbankan yang Dilakukan dengan Menggunakan Internet?

    Apa Itu Layanan Perbankan yang Dilakukan dengan Menggunakan Internet?

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Slug: apa-itu-layanan-perbankan-yang-dilakukan-dengan-menggunakan-internet Di era digital yang semakin berkembang, layanan perbankan tidak lagi terbatas pada kehadiran fisik di kantor cabang. Kini, masyarakat dapat mengakses berbagai transaksi keuangan hanya melalui internet. Layanan ini dikenal sebagai layanan perbankan yang dilakukan dengan menggunakan internet, atau lebih dikenal dengan istilah digital banking atau banking online. Artikel ini akan menjelaskan secara […]

  • Mengapa Kita Jadi Lebih Boros di Bulan Maret? Ini Penjelasan Pakar Psikologi

    Mengapa Kita Jadi Lebih Boros di Bulan Maret? Ini Penjelasan Pakar Psikologi

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Bulan Maret sering kali menjadi bulan yang penuh dengan kejutan, baik dalam hal cuaca maupun keuangan. Banyak orang merasa dompet mereka terasa lebih ringan daripada biasanya, bahkan sebelum gajian tiba. Pertanyaannya, mengapa kebiasaan boros ini sering muncul di bulan tertentu, khususnya Maret? Menurut pakar psikologi, ada alasan mendalam di balik perilaku tersebut. Mari kita coba […]

expand_less