Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Sejarah Perkembangan E-Commerce di Indonesia yang Menarik untuk Diketahui

Sejarah Perkembangan E-Commerce di Indonesia yang Menarik untuk Diketahui

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
  • visibility 559
  • comment 0 komentar

Di tengah era digital yang semakin mengglobal, e-commerce telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia. Berbelanja secara online tidak hanya memudahkan aktivitas jual-beli, tetapi juga memberikan akses yang lebih luas bagi konsumen dan pelaku usaha. Namun, tahukah Anda bahwa sejarah e-commerce di Indonesia bermula jauh sebelum platform-platform besar seperti Tokopedia atau Shopee hadir?

Awal Mula E-Commerce di Indonesia

E-commerce di Indonesia mulai berkembang pada tahun 1994 ketika Indosat berdiri sebagai penyedia layanan internet (ISP) komersial pertama di Indonesia. Lahirnya jasa ini menjadi pendorong utama penggunaan internet dalam berbagai bidang, termasuk bisnis online. Pada masa itu, internet masih dianggap sebagai teknologi baru yang belum banyak dimanfaatkan.

Pada tahun 1996, Dyviacom Intrabumi atau D-Net muncul sebagai perintis platform jual-beli online. Meski pada awalnya hanya menampilkan produk yang ditawarkan oleh penjual, konsumen masih harus melakukan transaksi secara tatap muka. Hal ini dikenal dengan istilah cash on delivery (COD).

Perkembangan Bertahap

Tren jual-beli online secara bertahap mulai berkembang. Pada tahun 1999, Kaskus lahir dan memiliki salah satu kanal bernama Forum Jual Beli (FJB). Di waktu yang sama, PT Bhinneka Mentari Dimensi yang sebelumnya berbisnis di bidang distribusi mesin cetak, mulai beralih ke ritel online untuk produk komputer.

Memasuki periode 2000-an, beberapa platform e-commerce muncul, seperti Lippo Shop dari Lippo Group. Setahun kemudian, pemerintah mulai menyusun rancangan undang-undang e-commerce. Pada tahun 2003, Multiply Inc., perusahaan asal Amerika Serikat, meluncurkan platform multiply.com yang awalnya berfungsi sebagai jejaring sosial.

[IMAGE: Sejarah e-commerce di indonesia]

Pada tahun 2005, Tokobagus diluncurkan dan berganti nama menjadi OLX pada tahun 2014. Tahun 2009 menjadi titik penting dengan lahirnya Tokopedia, diikuti oleh Bukalapak pada 2010 dan Blibli pada 2010. Pada 2012, Lazada Group mulai mengoperasikan situs e-commerce mereka di Indonesia, sedangkan Shopee mengikuti jejak tersebut pada 2015.

Regulasi yang Mendukung

Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan dalam bertransaksi online, pemerintah Indonesia telah merancang regulasi yang mendukung perkembangan e-commerce. Undang-undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan menjadi dasar hukum yang mengatur segala aktivitas jual-beli, termasuk yang berlangsung di platform online.

Selain itu, UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) serta UU Perlindungan Konsumen juga turut mengatur aspek legalitas dan perlindungan konsumen dalam perdagangan elektronik. Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 80 Tahun 2019 juga menjadi landasan hukum untuk aktivitas perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE).

Perkembangan di Kalangan Anak Muda

Menurut riset Kredivo, transaksi belanja online selama tahun 2021 didominasi oleh kalangan anak muda. Generasi Z dan Milenial menjadi pengguna aktif platform e-commerce seperti Shopee. Survei Alvara Research Center menunjukkan bahwa Shopee menjadi pilihan utama bagi generasi Z dan Milenial di Indonesia.

[IMAGE: Sejarah e-commerce di indonesia]

E-Commerce dan Media Sosial

Transformasi digital tidak hanya mengubah cara berbelanja, tetapi juga memperkuat peran media sosial dalam memperluas jangkauan e-commerce. Platform e-commerce memanfaatkan pertumbuhan adopsi media sosial untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan. Studi iPrice menunjukkan bahwa Tokopedia memiliki tingkat keterlibatan tertinggi di Facebook dan Twitter.

Produk Terlaris di E-Commerce

Dari studi Kredivo dan Katadata Insight Center, pulsa dan voucher menjadi produk dengan jumlah transaksi terbesar, disusul oleh fesyen dan aksesoris. Selain itu, e-wallet menjadi instrumen yang paling sering digunakan untuk transaksi e-commerce, dengan 53% responden mengaku menggunakan dompet digital saat berbelanja online.

[IMAGE: Sejarah e-commerce di indonesia]

Tantangan dan Peluang

Meskipun e-commerce terus berkembang, tantangan seperti infrastruktur digital, kepercayaan konsumen, dan regulasi tetap menjadi isu penting. Namun, dengan pertumbuhan pengguna internet dan peningkatan kesadaran akan manfaat berbelanja online, peluang untuk ekonomi digital di Indonesia sangat besar.

Kesimpulan

Sejarah e-commerce di Indonesia menunjukkan bagaimana transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan masyarakat. Dari awalnya hanya sekadar inisiatif kecil, e-commerce kini menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Dengan regulasi yang semakin matang dan pertumbuhan pesat, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat e-commerce di Asia Tenggara.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keputusan Pelonggaran BI-Rate Menjadi Sinyal Positif Bagi Pertumbuhan Kredit

    Keputusan Pelonggaran BI-Rate Menjadi Sinyal Positif Bagi Pertumbuhan Kredit

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, Bank Indonesia (BI) resmi memangkas suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,25% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada Rabu (16/7). Langkah ini diikuti dengan penurunan suku bunga Deposit Facility menjadi 4,50% dan Lending Facility menjadi 6,00%. Keputusan ini dinilai sebagai langkah strategis yang mampu […]

  • Waktu Terbatas untuk Klaim Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan, Ini Informasi Lengkapnya

    Waktu Terbatas untuk Klaim Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan, Ini Informasi Lengkapnya

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Di tengah kehidupan yang penuh ketidakpastian, perlindungan finansial bagi keluarga peserta BPJS Ketenagakerjaan menjadi hal yang sangat penting. Salah satu manfaat yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan adalah Jaminan Kematian (JKM), yang bertujuan memberikan bantuan finansial kepada ahli waris jika peserta meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja. Namun, batas waktu klaim jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan menjadi […]

  • Bekuk Pengedar Narkoba, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang amankan Barang Bukti

    Bekuk Pengedar Narkoba, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang amankan Barang Bukti

    • calendar_month Jum, 31 Jul 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Sumatera Utara – Sat Narkoba Polresta Deli Serdang bekuk pengedar narkoba di Dusun II Desa Bakaran Batu Kec. Batang Kuis Kab. Deli Serdang. Pelaku berinisial AKD (49) warga Jalan Sidomulyo Pasar 9 Kab. Deli Serdang, dan dari penangkapan itu turut disita barang bukti 1 Plastik klip kecil berisikan narkotika jenis sabu bruto 1.28 gram, […]

  • Laporan Bankir: Strategi Jaga Kualitas Kredit di Tengah Ekonomi yang Berubah-ubah

    Laporan Bankir: Strategi Jaga Kualitas Kredit di Tengah Ekonomi yang Berubah-ubah

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Dalam dunia bisnis dan keuangan, menjaga kualitas kredit menjadi salah satu tantangan terbesar, terutama ketika menghadapi kondisi ekonomi yang terus berubah. Di tengah situasi ini, bank-bank besar seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI (BBRI) menunjukkan strategi yang luar biasa dalam mengelola risiko kredit. Dengan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp184,98 triliun […]

  • Apa Itu Laba Perusahaan yang Dibagikan Kepada Pemegang Saham?

    Apa Itu Laba Perusahaan yang Dibagikan Kepada Pemegang Saham?

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Pemahaman tentang laba perusahaan yang dibagikan kepada para pemegang saham menjadi kunci bagi investor dalam mengambil keputusan investasi. Laba ini sering kali dikenal dengan istilah dividen, yaitu bagian dari keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk dibagikan kepada pemegang saham. Dividen merupakan salah satu aspek penting dalam dunia bisnis dan ekonomi Indonesia, terutama bagi mereka yang tertarik […]

  • Pajak Properti: Kontribusi Penting bagi Pendapatan Daerah

    Pajak Properti: Kontribusi Penting bagi Pendapatan Daerah

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian yang terus berkembang, pajak properti menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang sangat penting. Tidak hanya berkontribusi pada keuangan negara, pajak properti juga memiliki peran signifikan dalam mendukung pembangunan di tingkat lokal. Dalam konteks ini, pajak properti tidak hanya sekadar kewajiban wajib pajak, tetapi juga sarana untuk memperkuat kemampuan pemerintah daerah […]

expand_less