Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Lahan Pembangunan Sekolah Rakyat Tanpa Ganti Rugi, Risman Pakpahan Warga Sipirok Minta Keadilan Dari Pemkab Tapsel 

Lahan Pembangunan Sekolah Rakyat Tanpa Ganti Rugi, Risman Pakpahan Warga Sipirok Minta Keadilan Dari Pemkab Tapsel 

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Jum, 24 Jul 2026
  • visibility 210
  • comment 0 komentar

Radarekonomi.com, Tapsel – Program pemerintah Republik Indonesia membangun sekolah rakyat di kecamatan Sipirok kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) provinsi Sumatera Utara masuk zona program nasional dari Kemensos RI berdasarkan Inpres No. 8 Tahun 2025 tentang pengentasan kemiskinan ekstrem.

 

Pada prinsipnya warga masyarakat kecamatan Sipirok kabupaten Tapanuli Selatan mendukung program pemerintah tersebut dengan adanya pembangunan sekolah rakyat dengan tujuan memutus mata rantai kemiskinan lewat pendidikan sebagai program terobosan presiden Prabowo Subianto dengan fokus memberi akses pendidikan layak dan gratis bagi anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Dengan sasarannya anak kelompok Desil 1 dan 2.

 

Seperti diketahui titik lokasi proyek pembangunan sekolah rakyat tersebut terletak di desa Janji Mauli kecamatan Sipirok kabupaten Tapanuli Selatan provinsi Sumatera Utara yang dikerjakan oleh PT Nindya Karya.

 

Seiring berjalannya program pemerintah presiden Prabowo Subianto yang begitu cemerlang, ada salah satu warga masyarakat kecamatan Sipirok yang telah menjadi korban ketidakadilan yang mana tanahnya belum diganti rugi oleh panitia pengadaan lahan pemerintah daerah (Pemda) kabupaten Tapanuli Selatan untuk pembangunan sekolah rakyat tersebut.

 

Risman Pakpahan (53) warga kecamatan Sipirok kabupaten Tapanuli Selatan merupakan ahli waris anak kandung dari almarhum OTP Pakpahan.

 

Kepada wartawan, Risman Pakpahan menuturkan bahwasanya almarhum ayahnya OTP Pakpahan ada menguasai tanah seluas 4 hektar dengan alas hak surat keterangan camat, yang saat ini tanah tersebut sudah dijadikan lahan bangunan sekolah rakyat yang berada di desa Janji Mauli kecamatan Sipirok kabupaten Tapanuli Selatan.

 

“Almarhum ayah saya menguasai sekaligus mengelola tanah seluas 4 hektar tersebut dari tahun 1979 sampai dengan tahun 2012. Dari tahun 2013, saya selaku ahli waris tidak bisa lagi mengelola tanah peninggalan almarhum orang tua saya dikarenakan pada tahun 2013 seluruh tanaman dan 1 (satu) unit rumah dirusak oleh orang tidak bertanggung jawab dan peristiwa tindak pidana tersebut sudah dilaporkan ke sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Kepolisian Resor Tapanuli Selatan dengan Laporan Polisi Nomor : STPL / 21 / I / 2013 / SU / TAPSEL tanggal 24 Januari 2013,” ungkap Risman Pakpahan.

 

Masih menurutnya, dan pada tahun 2025 tanpa ada pemberitahuan sekaligus ganti rugi terhadap lahan seluas 4 hektar, pihak pemerintahan kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan melakukan pembangunan gedung sekolah rakyat yang berlangsung sampai saat ini dengan pelaksanaan pekerjaan berkisar sudah mencapai 80%.

 

“Selaku ahli waris mengharapkan kepada Pemkab Tapanuli Selatan untuk segera membayar ganti rugi tanah orang tua saya seluas 4 hektar yang saat ini sudah dijadikan pembangunan sekolah rakyat itu,” kata Risman Pakpahan.

 

Sementara itu, Burju Simatupang,ST.,S.H.,M.H., selaku pendamping dari Risman Pakpahan menegaskan pada prinsipnya tanah milik masyarakat tidak dapat digunakan untuk pembangunan sekolah rakyat tanpa penyelesaian hak pemiliknya, termasuk pemberian ganti kerugian apabila tanah tersebut diambil untuk kepentingan umum. Sebagai dasar hukumnya

Undang-Undang Nomor 2 tahun 2012 tentang pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum, Peraturan Presiden Nomor 120 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Sekolah Rakyat dan Peraturan Menteri Sosial Nomor 7 Tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekolah Rakyat (beserta perubahannya), yang mengatur bahwa pemegang hak atas tanah berhak memperoleh ganti kerugian yang layak dan adil.

 

“Kementerian Sosial tidak memiliki kewenangan untuk menggunakan tanah masyarakat yang belum selesai proses pengadaan tanah atau belum diberikan ganti kerugian sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Dalam praktiknya jika tanah tersebut masih merupakan hak milik masyarakat, pemerintah tidak boleh menguasai atau membangun di atasnya tanpa proses pengadaan tanah sesuai peraturan dan tanpa penyelesaian hak pemilik,” jelas Burju Simatupang.

 

Saat ini ahli waris masih terus berupaya melakukan kordinasi dengan pihak Pemkab Tapanuli Selatan untuk berjuang mendapatkan ganti rugi tanahnya tersebut.

 

“Apa bila pihak pemerintah kabupaten Tapanuli Selatan tidak mengabulkan permintaan ahli waris untuk mengganti rugi lahan seluas 4 hektar miliknya yang telah dijadikan pembangunan sekolah rakyat tersebut maka kami dari pihak ahli waris akan melaporkan permasalahan ini ke Kementrian Sosial Republik Indonesia yang memiliki peran sentral sebagai penanggung jawab program,” tegas Burju Simatupang.

Kemensos pada prinsipnya perlu memastikan bahwa aspek legalitas lahan telah diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku sebelum pembangunan dilanjutkan. Hal ini penting untuk menghindari sengketa hukum dan melindungi kepentingan masyarakat maupun negara, pungkasnya. Tim Red

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWI Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya Terkait Dugaan Penghinaan terhadap Wartawan

    PWI Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya Terkait Dugaan Penghinaan terhadap Wartawan

    • calendar_month Sen, 20 Jul 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 240
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) melaporkan pengacara Hotman Paris Hutapea ke Polda Metro Jaya. Laporan itu berkaitan dengan dugaan penghinaan terhadap profesi wartawan saat konferensi pers.   Kasus tersebut bermula setelah Hotman memberikan keterangan kepada media usai pemeriksaan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Dalam konferensi pers itu, Hotman melontarkan pernyataan […]

  • Pergerakan Harga Saham Sido Hari Ini: Analisis dan Prediksi Terkini

    Pergerakan Harga Saham Sido Hari Ini: Analisis dan Prediksi Terkini

    • calendar_month Ming, 16 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 771
    • 0Komentar

    Pertumbuhan ekonomi yang dinamis di Indonesia memperkuat minat masyarakat terhadap investasi, khususnya di pasar modal. Salah satu emiten yang sering menjadi perhatian adalah PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO). Dalam artikel ini, kita akan membahas pergerakan harga saham Sido hari ini serta analisis terkini yang bisa menjadi panduan bagi para investor. Saham […]

  • Serda Djoko, Pembangunan Pos Kamling Upaya Tingkatkan Keamanan Lingkungan & Komsos

    Serda Djoko, Pembangunan Pos Kamling Upaya Tingkatkan Keamanan Lingkungan & Komsos

    • calendar_month Sab, 24 Okt 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 30
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Surakarta – Serda Djoko Riyadi Babinsa Serengan Koramil 03 Serengan Kodim 0735 Surakarta bersama warga melakukan kerja bakti membuat pos keamanan lingkungan (Pos Kamling), di Makam bergolo Kelurahan Serengan Kecamatan Serengan Kota Surakarta, Sabtu (24/10/2026) Pukul 09.00 Wib Babinsa yang memiliki tanggung jawab wilayah binaan dan menyikapi situasi wilayah, sangat mengapresiasi lahirnya kepedulian masyarakat […]

  • Polda Metro Jaya mengungkap motif pelaku pembunuhan yang terjadi di Depok, Jawa Barat yang mayatnya ditemukan pada Sabtu (7/3) dalam keadaan telah mengering.

    Polda Metro Jaya mengungkap motif pelaku pembunuhan yang terjadi di Depok, Jawa Barat yang mayatnya ditemukan pada Sabtu (7/3) dalam keadaan telah mengering.

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 326
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan terduga pelaku pembunuhan diketahui berinisial ARH (44) yang merupakan suami siri korban. “Motif sementara pembunuhan diduga dilatarbelakangi persoalan ekonomi,” katanya dalam keterangannya, Senin. Budi menyebutkan tersangka diketahui tidak memiliki pekerjaan kemudian merasa sakit hati setelah diusir dari rumah oleh korban, kemudian melakukan tindak pidana […]

  • Pengertian dan Penerapan Kebijakan Ekonomi pada Masa Demokrasi Terpimpin

    Pengertian dan Penerapan Kebijakan Ekonomi pada Masa Demokrasi Terpimpin

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 542
    • 0Komentar

    Pada masa Demokrasi Terpimpin (1959-1965), Indonesia menghadapi tantangan ekonomi yang sangat berat. Kebijakan ekonomi yang diterapkan pada masa ini menjadi salah satu aspek penting dalam memahami dinamika perekonomian Indonesia. Meskipun pemerintah berupaya keras untuk menstabilkan kondisi, beberapa kebijakan tidak berhasil mencapai tujuan yang diharapkan. Artikel ini akan menjelaskan pengertian serta penerapan kebijakan ekonomi pada masa […]

  • Perbedaan Saham dan Obligasi dalam Pasar Modal

    Perbedaan Saham dan Obligasi dalam Pasar Modal

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Perbedaan Saham dan Obligasi dalam Pasar Modal: Pemahaman Dasar untuk Investor Investasi menjadi salah satu cara penting untuk membangun masa depan finansial yang lebih baik. Di pasar modal, dua instrumen paling umum yang sering dipilih oleh investor adalah saham dan obligasi. Meski keduanya termasuk dalam instrumen pasar modal, ternyata memiliki perbedaan mendasar yang perlu diketahui […]

expand_less