Breaking News
light_mode
Beranda » General » “NKRI: Negara Kepolisian Republik Indonesia?”

“NKRI: Negara Kepolisian Republik Indonesia?”

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sen, 1 Jun 2026
  • visibility 243
  • comment 0 komentar

Radaeekonomi.com, Jakarta – Diskusi publik bertajuk “NKRI: Negara Kepolisian Republik Indonesia?” mengangkat berbagai pandangan mengenai posisi dan peran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam sistem ketatanegaraan Indonesia pascareformasi.

Dalam diskusi tersebut, salah satu anggota Komisi Reformasi Polri menjelaskan bahwa tim yang dibentuk Presiden bertugas menghimpun masukan dari berbagai pihak, baik dari internal Polri, kementerian, lembaga negara, maupun masyarakat sipil. Proses tersebut menghasilkan ribuan halaman dokumen yang kemudian diringkas menjadi sejumlah rekomendasi prioritas.

 

Menurutnya, persoalan utama yang banyak disoroti masyarakat berkaitan dengan profesionalisme kepolisian, praktik korupsi, serta perlunya penataan ulang fungsi dan kewenangan Polri agar lebih sesuai dengan prinsip demokrasi dan supremasi sipil.

 

Para narasumber juga menyoroti pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kepolisian yang saat ini menjadi inisiatif DPR. Sejumlah usulan dalam RUU tersebut, termasuk terkait usia pensiun anggota Polri dan perluasan kewenangan institusi, dinilai perlu dikaji secara mendalam agar tidak menimbulkan ketidakseimbangan dalam sistem pertahanan dan keamanan nasional.

 

Dalam forum tersebut muncul kekhawatiran sebagian kalangan terhadap kemungkinan semakin besarnya pengaruh kepolisian dalam berbagai sektor kehidupan bernegara.

 

Namun para pembicara menegaskan bahwa kritik yang disampaikan bukan ditujukan untuk melemahkan Polri, melainkan sebagai bagian dari upaya memperkuat reformasi institusi agar semakin profesional, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip negara demokrasi.

 

Diskusi juga membahas hubungan antara Polri, TNI, dan pemerintah dalam konteks tata kelola keamanan nasional. Sejumlah peserta menilai diperlukan mekanisme pengawasan yang lebih kuat serta pembagian tugas yang lebih jelas guna menjaga keseimbangan antar lembaga negara.

Menutup diskusi, para narasumber berharap reformasi kepolisian dapat terus berjalan secara konsisten dengan melibatkan partisipasi masyarakat, sehingga Polri semakin dipercaya publik dan mampu menjalankan tugasnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat secara profesional.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Investasi Saham: Apakah Halal atau Haram Menurut Islam?

    Investasi Saham: Apakah Halal atau Haram Menurut Islam?

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 432
    • 0Komentar

    Di tengah pertumbuhan ekonomi yang pesat, banyak masyarakat Indonesia mulai tertarik untuk berinvestasi. Salah satu instrumen investasi yang populer adalah saham. Namun, bagi umat Muslim, pertanyaan mengenai hukumnya sering muncul: apakah investasi saham halal atau haram? Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) telah memberikan jawaban melalui beberapa fatwa, termasuk Fatwa DSN-MUI Nomor 40/DSN-MUI/X/2003 tentang […]

  • Festival Imlek di Jakarta, pemerintah serukan persatuan dan dorong pertumbuhan ekonomi

    Festival Imlek di Jakarta, pemerintah serukan persatuan dan dorong pertumbuhan ekonomi

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 251
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com Jakarta — festival imlek di jakarta berlangsung meriah dengan kehadiran wakil menteri ekonomi kreatif republik indonesia, wakil menteri pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, jajaran pemerintah provinsi dki jakarta, serta sejumlah tokoh dan pimpinan daerah. Dalam sambutannya, pemerintah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya perayaan budaya yang dinilai sebagai simbol keberagaman dan keharmonisan masyarakat ibu kota. imlek […]

  • Penunjukan Plh Sekda Kota Medan Disorot, Adi Warman Lubis Pertanyakan Komitmen terhadap Sistem Merit

    Penunjukan Plh Sekda Kota Medan Disorot, Adi Warman Lubis Pertanyakan Komitmen terhadap Sistem Merit

    • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Medan – Penunjukan Erfin Fachrurrazi sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan mendapat sorotan dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) TKN Kompas Nusantara, Adi Warman Lubis, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pagar UNRI Prabowo-Gibran untuk Rakyat Indonesia. Adi Warman Lubis menilai, meskipun jabatan Plh Sekda bersifat sementara, keputusan tersebut tetap […]

  • Judul Skripsi Perbankan Syariah Kuantitatif yang Menarik dan Relevan

    Judul Skripsi Perbankan Syariah Kuantitatif yang Menarik dan Relevan

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Contoh Judul Skripsi Perbankan Syariah Kuantitatif yang Menarik dan Relevan Dalam dunia akademis, menentukan judul skripsi adalah langkah awal yang sangat penting. Terutama bagi mahasiswa jurusan Perbankan Syariah, judul skripsi harus mampu mencerminkan topik penelitian yang relevan, menarik, dan memiliki kontribusi nyata terhadap perkembangan ilmu ekonomi syariah. Salah satu pendekatan yang sering digunakan dalam penelitian […]

  • Cara Beli Saham BRI untuk Pemula: Panduan Lengkap dan Langkah Mudah

    Cara Beli Saham BRI untuk Pemula: Panduan Lengkap dan Langkah Mudah

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 501
    • 0Komentar

    Di tengah tren investasi yang semakin berkembang, banyak masyarakat Indonesia mulai tertarik untuk memulai investasi saham. Salah satu saham yang paling diminati adalah saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI). Bagi pemula, cara beli saham BRI bisa terasa menantang, tetapi dengan panduan yang tepat, proses ini bisa menjadi lebih sederhana dan aman. Berikut panduan lengkap cara beli […]

  • Instrumen SRBI yang Efektif untuk Mengelola Volatilitas Arus Modal Asing

    Instrumen SRBI yang Efektif untuk Mengelola Volatilitas Arus Modal Asing

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Pasar keuangan Indonesia terus menghadapi tantangan dari volatilitas arus modal asing. Dalam beberapa bulan terakhir, tercatat penarikan dana asing yang signifikan, khususnya dari pasar surat berharga negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Namun, di tengah dinamika ini, instrumen SRBI menunjukkan peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Arus modal asing yang keluar dari […]

expand_less