Breaking News
light_mode
Beranda » General » PBSA Bagikan Dividen Rp180 Miliar, Targetkan Pendapatan Rp1,7 Triliun pada 2026

PBSA Bagikan Dividen Rp180 Miliar, Targetkan Pendapatan Rp1,7 Triliun pada 2026

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
  • visibility 383
  • comment 0 komentar

RadarEkonomi.com, Jakarta – PT Paramita Bangun Sarana Tbk (IDX: PBSA) membagikan dividen tunai sebesar Rp180.000.000.000 atau Rp60 per saham kepada para pemegang saham. Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Selain menyetujui pembagian dividen, para pemegang saham juga mengesahkan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Tahun Buku 2025, menunjuk Akuntan Publik/Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit laporan keuangan Tahun Buku 2026, memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, serta menyetujui perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan terkait penyesuaian Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025.

Usai RUPST, Perseroan menggelar Public Expose Tahunan 2026 untuk memaparkan kinerja keuangan serta arah strategi bisnis ke depan.

Sepanjang tahun buku 2025, PBSA membukukan pendapatan sebesar Rp1,591 triliun, meningkat 37,85 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,154 triliun. Laba tahun berjalan juga meningkat menjadi Rp320,08 miliar dari Rp215,04 miliar pada 2024.

Dari sisi profitabilitas, Perseroan mencatat Return on Assets (ROA) sebesar 22,51 persen dan Return on Equity (ROE) sebesar 34,45 persen. Capaian tersebut mencerminkan efektivitas pengelolaan aset dan modal dalam mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

Direktur Utama PT Paramita Bangun Sarana Tbk, Vincentius Susanto, mengatakan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil konsistensi perusahaan dalam menjalankan strategi bisnis yang berfokus pada kualitas proyek, disiplin operasional, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik.

“Pertumbuhan kinerja yang kami capai pada tahun 2025 merupakan hasil dari disiplin dalam menjalankan strategi bisnis, pengelolaan risiko yang terukur, serta komitmen seluruh insan Perseroan dalam menjaga kualitas pelaksanaan proyek. Ke depan, kami akan terus memperkuat fundamental usaha melalui peningkatan kualitas eksekusi proyek, optimalisasi sumber daya, serta pengembangan peluang bisnis yang memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham,” ujar Vincentius Susanto.

Sepanjang 2025, PBSA juga memperkuat portofolio proyek melalui sejumlah proyek strategis di sektor industri, di antaranya pembangunan fasilitas Pulp & Paper di Sumatera Selatan dan Karawang, Jawa Barat. Proyek-proyek tersebut semakin memperkuat posisi Perseroan sebagai perusahaan konstruksi yang memiliki kompetensi dalam pembangunan fasilitas industri dan infrastruktur pendukung sektor manufaktur.

 

Dalam aspek tata kelola perusahaan, PBSA berhasil memperoleh sertifikasi ISO 9001:2015 untuk Sistem Manajemen Mutu serta ISO 37001:2016 untuk Sistem Manajemen Anti Penyuapan. Perseroan juga terus mengembangkan anak usahanya, PT Plara Paramita Sejahtera, sebagai bagian dari strategi optimalisasi aset perusahaan.

 

Sebagai bentuk komitmen meningkatkan nilai bagi pemegang saham, PBSA juga telah menyelesaikan program pembelian kembali (buyback) saham pada periode Februari hingga Maret 2026 dengan alokasi dana maksimum sebesar Rp100 miliar. Seluruh pendanaan buyback berasal dari kas internal tanpa mengganggu kondisi keuangan maupun likuiditas operasional perusahaan.

 

Melalui Public Expose Tahunan 2026, Perseroan menyampaikan optimisme terhadap prospek industri konstruksi nasional, khususnya pembangunan fasilitas industri yang didorong oleh meningkatnya investasi di sektor industri pengolahan berbasis sumber daya alam.

 

Untuk tahun 2026, PBSA menargetkan pendapatan sekitar Rp1,7 triliun dengan laba usaha sebelum pajak sebesar Rp260 miliar. Target tersebut akan dicapai melalui peningkatan kualitas eksekusi proyek, efisiensi operasional, optimalisasi pengelolaan modal kerja, serta selektivitas dalam memperoleh proyek baru yang memiliki profil risiko terukur dan margin yang sehat.

 

Selain itu, Perseroan akan terus memperkuat fundamental bisnis melalui pengelolaan arus kas yang prudent, peningkatan efektivitas pengelolaan piutang usaha, optimalisasi sumber daya perusahaan, serta pengembangan proyek-proyek strategis yang mampu menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi seluruh pemegang saham.

 

Dengan fundamental keuangan yang semakin kuat, portofolio proyek yang terus berkembang, tata kelola perusahaan yang semakin baik, serta strategi bisnis yang berorientasi pada keberlanjutan, PBSA optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan dan memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan konstruksi nasional yang fokus pada pembangunan fasilitas industri di Indonesia.

 

PT Paramita Bangun Sarana Tbk (IDX: PBSA) merupakan perusahaan jasa konstruksi nasional yang telah berpengalaman lebih dari dua dekade dalam pembangunan gedung, fasilitas industri, pekerjaan sipil, mekanikal, elektrikal, serta berbagai proyek infrastruktur pendukung industri. Perseroan memiliki rekam jejak dalam menangani proyek-proyek di sektor manufaktur, energi, industri pengolahan, dan berbagai fasilitas industri lainnya dengan mengedepankan kualitas, keselamatan kerja, inovasi, serta tata kelola perusahaan yang baik.

 

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peran E-Commerce dalam Mendorong Ekspor Produk UMKM: Strategi dan Manfaat

    Peran E-Commerce dalam Mendorong Ekspor Produk UMKM: Strategi dan Manfaat

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Di tengah era digital yang semakin berkembang, peran e-commerce dalam memperluas pasar bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) semakin menjadi sorotan. Tidak hanya sebagai alat promosi dan pemasaran, e-commerce kini menjadi jembatan penting untuk membuka akses ke pasar internasional. Dalam konteks ini, UMKM tidak lagi bisa mengabaikan digitalisasi, karena hal itu menjadi salah satu […]

  • Bea Cukai Bengkalis dan Polri Bekuk Jaringan Narkotika Malaysia Jalur Laut

    Bea Cukai Bengkalis dan Polri Bekuk Jaringan Narkotika Malaysia Jalur Laut

    • calendar_month Ming, 23 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Bengkalis, 23-08-2026 – Sinergi dan kolaborasi penegakan hukum di wilayah perbatasan perairan Indonesia kembali membuahkan hasil signifikan melalui penindakan narkotika oleh Bea Cukai Bengkalis bersama jajaran Polres Bengkalis dan Polsek Bantan. Dalam operasi terpadu yang berlangsung pada Rabu (12/8) tersebut, tim gabungan berhasil menggagalkan penyelundupan jaringan internasional asal Malaysia dengan menyita barang bukti berupa […]

  • Judul Skripsi Perbankan Syariah Kuantitatif yang Menarik dan Relevan

    Judul Skripsi Perbankan Syariah Kuantitatif yang Menarik dan Relevan

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 480
    • 0Komentar

    Contoh Judul Skripsi Perbankan Syariah Kuantitatif yang Menarik dan Relevan Dalam dunia akademis, menentukan judul skripsi adalah langkah awal yang sangat penting. Terutama bagi mahasiswa jurusan Perbankan Syariah, judul skripsi harus mampu mencerminkan topik penelitian yang relevan, menarik, dan memiliki kontribusi nyata terhadap perkembangan ilmu ekonomi syariah. Salah satu pendekatan yang sering digunakan dalam penelitian […]

  • Polda Metro Jaya Pulangkan Bertahap Korban TPPO di Libya, Dua Tersangka Sindikat Penempatan Ilegal Ditangkap

    Polda Metro Jaya Pulangkan Bertahap Korban TPPO di Libya, Dua Tersangka Sindikat Penempatan Ilegal Ditangkap

    • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 183
    • 0Komentar

    RadarEkonomi.com, Jakarta – Polda Metro Jaya menyatakan akan memulangkan secara bertahap warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Libya. Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Iman Imanuddin, mengatakan proses pemulangan korban dilakukan melalui koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), […]

  • Bagaimana Layanan Cloud Computing Mendorong Efisiensi Operasional Perusahaan?

    Bagaimana Layanan Cloud Computing Mendorong Efisiensi Operasional Perusahaan?

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Dalam era digital yang semakin pesat, teknologi menjadi salah satu aspek kritis dalam menjalankan bisnis. Salah satu inovasi terbesar yang memengaruhi dunia usaha adalah layanan cloud computing. Dengan adanya layanan ini, perusahaan tidak lagi bergantung pada infrastruktur fisik yang mahal dan rumit. Sebaliknya, mereka dapat mengakses sumber daya komputasi secara virtual, sehingga meningkatkan efisiensi operasional. […]

  • Investasi di Minyak dan Gas Bumi Mencapai Rp6,55 Triliun pada Kuartal Pertama Tahun 2025

    Investasi di Minyak dan Gas Bumi Mencapai Rp6,55 Triliun pada Kuartal Pertama Tahun 2025

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Pertumbuhan investasi di sektor hulu migas di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Pada kuartal pertama tahun 2025, realisasi investasi di bidang minyak dan gas bumi mencapai angka yang sangat signifikan, yaitu sebesar Rp6,55 triliun. Angka ini menjadi indikator kuat bahwa sektor energi nasional semakin diminati oleh para investor baik lokal maupun internasional. Investasi yang masuk […]

expand_less