Breaking News
light_mode
Beranda » Keuangan » Bank Perkuat Pengawasan Anti Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme: Tindakan Terbaru dan Dampaknya

Bank Perkuat Pengawasan Anti Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme: Tindakan Terbaru dan Dampaknya

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Ming, 27 Sep 2026
  • visibility 74
  • comment 0 komentar

Dalam rangka menjaga stabilitas sistem keuangan nasional, Bank Indonesia (BI) kembali memperkuat pengawasan terhadap aktivitas perbankan dan layanan keuangan yang berpotensi digunakan untuk tindakan ilegal seperti pencucian uang dan pendanaan terorisme. Regulasi terbaru yang dikeluarkan oleh BI menunjukkan komitmen penuh dalam memastikan kepatuhan industri keuangan terhadap standar internasional.

Peraturan Bank Indonesia No. 10 Tahun 2024 menjadi salah satu langkah strategis dalam menghadapi tantangan global terkait keamanan keuangan. Aturan ini mencakup penerapan anti pencucian uang, pencegahan pendanaan terorisme, serta pencegahan pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal. Kebijakan ini diharapkan mampu memberikan perlindungan lebih baik bagi sistem keuangan Indonesia dari ancaman kejahatan transnasional.

Advisor Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Indra Gunawan Sutarto, menyampaikan bahwa regulasi tersebut merupakan bagian dari upaya BI untuk memperkuat pengawasan terhadap sektor non-bank, termasuk Bukan Bank (KUPVA BB) dan Penyedia Jasa Pembayaran Layanan Remitansi (PJP LR) Berizin. “Perlu kita sosialisasikan terutama untuk memantau money changer dan layanan remitansi yang tidak berizin,” ujarnya di Denpasar, Selasa (18/2/2025).

Remitansi, yang merupakan layanan pengiriman uang lintas negara dalam bentuk valuta asing, menjadi fokus utama dalam penguatan pengawasan. Bali, sebagai destinasi wisata internasional, memiliki peran penting dalam menjaga kualitas layanan keuangan yang ramah terhadap wisatawan asing. “Dengan layanan penukaran dan pengiriman valuta asing kita tunjukkan wajah hospitality Bali kepada wisatawan asing,” tambah Indra.

Strategi pengawasan yang diterapkan oleh BI melibatkan tiga kunci utama: bisnis, digitalisasi, dan manusia. Penguatan model bisnis yang berkelanjutan, optimalisasi digitalisasi dalam operasional, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi prioritas utama. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa industri keuangan tetap efisien dan aman dalam menghadapi dinamika pasar global.

Ekonom Senior Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Danarto Tri Sasongko, menegaskan bahwa regulasi terbaru BI adalah bagian dari Undang-undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan. “Penyempurnaan aturan itu menurutnya, untuk meningkatkan kepatuhan industri, memperkuat mitigasi risiko keuangan ilegal, serta mendukung stabilitas dan integritas sistem keuangan nasional,” katanya.

Selain itu, penguatan ketentuan ini dibarengi dengan sanksi yang proporsional dan sebagai pencegahan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa semua pelaku usaha keuangan mematuhi aturan yang telah ditetapkan. “Sanksi yang diberikan juga dimaksudkan untuk memberikan efek jera dan mendorong kesadaran akan pentingnya kepatuhan,” ujar Danarto.

Regulasi yang dikeluarkan BI juga sejalan dengan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030. Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan mampu mempercepat transformasi digital di sektor keuangan, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat kerangka hukum yang relevan.

Bank Indonesia pengawasan keuangan terhadap pencucian uang

Dampak dari penguatan pengawasan ini tidak hanya terasa di tingkat institusi keuangan, tetapi juga pada masyarakat luas. Dengan sistem yang lebih terkontrol, masyarakat akan merasa lebih aman dalam menggunakan layanan keuangan. Selain itu, kepercayaan terhadap sistem keuangan Indonesia juga akan meningkat, yang berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Namun, penerapan regulasi ini juga membawa tantangan tersendiri. Pelaku usaha kecil dan menengah, terutama yang bergerak di sektor jasa keuangan, mungkin akan menghadapi biaya tambahan dalam proses kepatuhan. Untuk itu, BI dan pemerintah perlu memberikan dukungan melalui pelatihan, bimbingan teknis, serta fasilitasi akses informasi agar semua pihak dapat memahami dan mematuhi aturan yang berlaku.

Bank Indonesia dan pengawasan anti pencucian uang

Secara keseluruhan, penguatan pengawasan anti pencucian uang dan pendanaan terorisme oleh Bank Indonesia menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kestabilan sistem keuangan nasional. Dengan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan, diharapkan Indonesia dapat menjadi contoh dalam pengelolaan sistem keuangan yang aman dan transparan.

Bank Indonesia dan kepatuhan regulasi keuangan

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemutihan Pajak Kendaraan Jateng 2022: Syarat, Cara, dan Manfaat yang Harus Diketahui

    Pemutihan Pajak Kendaraan Jateng 2022: Syarat, Cara, dan Manfaat yang Harus Diketahui

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Pemutihan pajak kendaraan Jateng 2022 menjadi topik yang sangat relevan bagi masyarakat Jawa Tengah. Program ini dirancang untuk membantu wajib pajak melunasi tunggakan pajak kendaraan bermotor tanpa dikenai denda. Selain itu, program ini juga memberikan kemudahan dalam proses balik nama kendaraan. Berikut penjelasan lengkap mengenai pemutihan pajak kendaraan Jateng 2022. Apa Itu Pemutihan Pajak Kendaraan? […]

  • Kelebihan dan Kekurangan Investasi Emas yang Wajib Diketahui

    Kelebihan dan Kekurangan Investasi Emas yang Wajib Diketahui

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Investasi emas selalu menjadi pilihan utama bagi banyak orang, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi. Bukan hanya karena nilainya yang stabil, tetapi juga karena kemudahan dalam membeli dan menjualnya. Namun, seperti halnya instrumen investasi lainnya, emas memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu diketahui sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Kelebihan Investasi Emas Salah satu keunggulan utama dari investasi […]

  • OJK Aktif Blokir 29.906 Rekening Bank Terindikasi Judi Online: Apa yang Perlu Diketahui?

    OJK Aktif Blokir 29.906 Rekening Bank Terindikasi Judi Online: Apa yang Perlu Diketahui?

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Di tengah meningkatnya aktivitas judi online di Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengambil langkah tegas untuk memblokir ribuan rekening bank yang terindikasi terkait transaksi perjudian daring. Hingga akhir Juli 2025, OJK mencatat sebanyak 29.906 rekening bank yang telah diblokir karena dugaan keterlibatan dalam kegiatan judi online. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dan […]

  • Panduan Lengkap Mengisi LPSE Badan Ekonomi Kreatif untuk Proyek Pengadaan Barang dan Jasa

    Panduan Lengkap Mengisi LPSE Badan Ekonomi Kreatif untuk Proyek Pengadaan Barang dan Jasa

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Di tengah pertumbuhan ekonomi kreatif yang semakin pesat, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia terus berupaya memperkuat sektor ini melalui berbagai inisiatif. Salah satu langkah penting adalah penggunaan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), yang menjadi salah satu sarana utama dalam proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintah. Bagi pelaku usaha kreatif, pemahaman tentang cara mengisi […]

  • BI Waspadai Dampak Kebijakan Moneter Global Terhadap Stabilitas Rupiah: Analisis Terkini

    BI Waspadai Dampak Kebijakan Moneter Global Terhadap Stabilitas Rupiah: Analisis Terkini

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian global yang semakin kompleks, Bank Indonesia (BI) kembali menyoroti pentingnya memantau dampak kebijakan moneter internasional terhadap stabilitas rupiah. Kebijakan moneter yang diterapkan oleh bank sentral di berbagai negara, terutama Amerika Serikat (AS), telah memberikan tekanan terhadap nilai tukar rupiah dan kondisi pasar keuangan domestik. BI mengambil langkah-langkah proaktif untuk menjaga stabilitas […]

  • Penurunan Permintaan Ekspor Batu Bara Menggarisbawahi Kebutuhan Diversifikasi Energi

    Penurunan Permintaan Ekspor Batu Bara Menggarisbawahi Kebutuhan Diversifikasi Energi

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Indonesia, sebagai salah satu negara penghasil batu bara terbesar di dunia, kini menghadapi tantangan baru dalam sektor energi. Tren penurunan permintaan ekspor batu bara yang terjadi beberapa tahun terakhir telah menjadi alarm bagi pemerintah dan pelaku industri untuk segera melakukan diversifikasi sumber energi. Penurunan ini tidak hanya mencerminkan perubahan pasar global, tetapi juga menegaskan pentingnya […]

expand_less