Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » DARAH BIRU MASA DEPAN TERANCAM: GAB Desak Polda Sumut dan Interpol Libas Jaringan Internasional Vape “Getar” di Tanjungbalai

DARAH BIRU MASA DEPAN TERANCAM: GAB Desak Polda Sumut dan Interpol Libas Jaringan Internasional Vape “Getar” di Tanjungbalai

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sen, 14 Sep 2026
  • visibility 120
  • comment 0 komentar

Radarekonomi.com, Sumut – Tanjung Balai – Ancaman narkotika jenis baru kian mengintai kawasan pesisir Sumatera Utara. Gerakan Aktivis Bersatu (GAB) secara tegas meminta Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), khususnya Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba), untuk bergerak cepat mengusut tuntas peredaran gelap narkoba yang dikemas dalam bentuk cairan vape (rokok elektrik) atau yang populer disebut “vape getar” di Kota Tanjungbalai.

​Modus pengemasan narkotika dalam liquid vape ini dinilai sebagai taktik membahayakan untuk mengelabui aparat hukum dan memikat generasi muda. Warga Tanjungbalai kini diliputi kecemasan mendalam melihat barang haram tersebut diduga kian masif mengincar kalangan remaja dan dewasa muda.

​Ketua Gerakan Aktivis Bersatu, Rudi Bakti, S.T., menegaskan bahwa fenomena ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Kota Tanjungbalai yang berbatasan langsung dengan perairan internasional sangat rentan menjadi pintu masuk penyelundupan barang haram jaringan lintas negara.

​”Ini bukan lagi sekadar ancaman lokal, melainkan ancaman serius bagi masa depan generasi bangsa. Kami mendesak Kapolda Sumut dan Dirresnarkoba Poldasu turun tangan langsung membongkar kasus ini sampai ke akar-akarnya. Bandar besar jaringan internasional yang diduga berinisial AL alias Alung dideduksi kuat sebagai dalang utama yang mengendalikan pasokan vape getar ini di wilayah Tanjungbalai,” tegas Rudi Bakti.

​Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua GAB, Risky Iswandi, S.H., menyoroti pentingnya langkah hukum berskala internasional. Mengingat adanya dugaan keterlibatan jaringan lintas batas, ia mendesak keterlibatan aparat penegak hukum lintas negara untuk melacak keberadaan sang bos besar.

​”Melihat indikasi kuat keterlibatan jaringan luar negeri, kami mendesak Kepolisian RI berkoordinasi dengan Interpol untuk melakukan penyelidikan intensif dan mendalam. Sdr. AL diduga kuat menjadi mastermind di balik peredaran narkoba jenis vape ini. Jangan beri ruang sedikit pun bagi para perusak anak bangsa untuk bersembunyi,” ujar Risky Iswandi.

​Tak main-main, GAB juga memberikan sinyal penegasan tegas kepada aparat penegak hukum. Dalam waktu dekat, jika Bandar Besar narkoba jenis vape getar ini tidak kunjung ditangkap, Gerakan Aktivis Bersatu memastikan akan menggelar aksi demonstrasi secara besar-besaran di Markas Polda Sumut. Aksi tersebut dilakukan untuk menuntut pertanggungjawaban langsung dari Kapolda Sumatera Utara dan Ditresnarkoba Polda Sumut atas penyelesaian kasus yang mengancam keselamatan generasi muda ini. JG

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Impor Nonmigas Naik 7,62 Persen pada September 2025: Analisis dan Dampak Ekonomi

    Impor Nonmigas Naik 7,62 Persen pada September 2025: Analisis dan Dampak Ekonomi

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Pertumbuhan ekonomi Indonesia kembali menunjukkan tanda-tanda positif, terutama dalam sektor perdagangan luar negeri. Data terbaru yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa impor nonmigas pada bulan September 2025 mengalami kenaikan sebesar 7,62 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini menjadi indikasi bahwa kebutuhan barang dan jasa di dalam negeri tetap tinggi, […]

  • OJK Dorong Percepatan Adopsi Teknologi Jasa Keuangan yang Inklusif: Tren dan Dampak Terkini

    OJK Dorong Percepatan Adopsi Teknologi Jasa Keuangan yang Inklusif: Tren dan Dampak Terkini

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Di tengah arus digitalisasi yang semakin mengglobal, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berupaya mempercepat adopsi teknologi dalam industri jasa keuangan yang bersifat inklusif. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa layanan keuangan bisa lebih mudah diakses oleh masyarakat luas, termasuk kelompok yang sebelumnya tidak terjangkau oleh sistem perbankan konvensional. Perkembangan teknologi finansial (fintech) di Indonesia telah menjadi […]

  • Lonjakan Signifikan Fintech Dipicu oleh Adopsi Platform Digital yang Pesat

    Lonjakan Signifikan Fintech Dipicu oleh Adopsi Platform Digital yang Pesat

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Dalam beberapa tahun terakhir, sektor finansial di Indonesia mengalami transformasi besar-besaran. Fenomena ini tidak hanya membawa perubahan dalam cara masyarakat bertransaksi, tetapi juga mengubah pola pengelolaan keuangan pribadi dan bisnis. Salah satu faktor utama yang mendorong perubahan tersebut adalah adopsi platform digital yang pesat. Kehadiran fintech (Financial Technology) telah menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan […]

  • Dalam Waktu Satu Tahun, BKN Dongkrak Penerapan Manajemen Talenta dari 42 Menjadi 306 Instansi

    Dalam Waktu Satu Tahun, BKN Dongkrak Penerapan Manajemen Talenta dari 42 Menjadi 306 Instansi

    • calendar_month Kam, 24 Sep 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Manado – Humas BKN, Dalam arahannya tentang penguatan Manajemen Talenta di Lingkungan Pemerintah Kota Manado, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan, menginstruksikan agar manajemen talenta tidak boleh hanya dimanfaatkan sebagai mekanisme pengisian jabatan. Manajemen talenta harus menjadi instrumen strategis untuk menemukan, memetakan, mengembangkan, dan menyiapkan ASN yang memiliki kompetensi serta potensi untuk menjawab […]

  • Pengertian dan Dampak Kebijakan Ekonomi pada Masa Demokrasi Liberal di Indonesia

    Pengertian dan Dampak Kebijakan Ekonomi pada Masa Demokrasi Liberal di Indonesia

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Di tengah perjalanan sejarah bangsa Indonesia, masa Demokrasi Liberal (1949-1959) menjadi salah satu periode yang penuh tantangan dan perubahan dalam sistem pemerintahan dan kebijakan ekonomi. Meskipun demikian, kebijakan ekonomi pada masa ini memiliki dampak signifikan terhadap struktur perekonomian negara, termasuk dalam hal pengelolaan uang, nasionalisasi bank, serta upaya membangun kemandirian ekonomi. Perkembangan Ekonomi pada Masa […]

  • Ketua Umum PERADI Profesional Prof Dr Harris Arthur Haedar SH, MH: Organisasi ini telah memperoleh legitimasi penuh dari negara

    Ketua Umum PERADI Profesional Prof Dr Harris Arthur Haedar SH, MH: Organisasi ini telah memperoleh legitimasi penuh dari negara

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Jakarta – Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional atau PERADI Profesional resmi dikukuhkan melalui pelantikan pengurus di Fairmont Hotel Jakarta, Jumat, 8 Mei 2026. Pengukuhan tersebut menandai upaya menghadirkan standar baru profesi advokat yang lebih adaptif, modern, dan berorientasi pada kualitas. Ketua Umum PERADI Profesional Harris Arthur Haedar mengatakan organisasi tersebut telah memperoleh legitimasi negara melalui Keputusan […]

expand_less