Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Dalam Waktu Satu Tahun, BKN Dongkrak Penerapan Manajemen Talenta dari 42 Menjadi 306 Instansi

Dalam Waktu Satu Tahun, BKN Dongkrak Penerapan Manajemen Talenta dari 42 Menjadi 306 Instansi

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Kam, 24 Sep 2026
  • visibility 71
  • comment 0 komentar

Radarekonomi.com, Manado – Humas BKN, Dalam arahannya tentang penguatan Manajemen Talenta di Lingkungan Pemerintah Kota Manado, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan, menginstruksikan agar manajemen talenta tidak boleh hanya dimanfaatkan sebagai mekanisme pengisian jabatan. Manajemen talenta harus menjadi instrumen strategis untuk menemukan, memetakan, mengembangkan, dan menyiapkan ASN yang memiliki kompetensi serta potensi untuk menjawab kebutuhan dan menyelesaikan persoalan organisasi. “Manajemen talenta itu mencari orang yang bisa menyelesaikan masalah,” tegas Prof. Zudan, Kamis (24/09/2026) di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado.

 

BKN sendiri terus mendampingi penerapan manajemen talenta di lingkungan instansi pemerintah. Prof. Zudan menyampaikan bahwa sejak mulai memimpin BKN, terdapat 42 instansi yang telah menerapkan manajemen talenta. Dalam kurun waktu satu tahun, jumlah tersebut meningkat menjadi 306 instansi, di mana Pemerintah Kota Manado menjadi salah satu instansi yang termasuk dalam kelompok awal penerapan manajemen talenta.

 

Dengan pendampingan BKN, setiap instansi pemerintah diarahkan untuk membangun dan menerapkan manajemen talenta sehingga menghasilkan peta yang jelas mengenai kinerja dan potensi ASN. Data tersebut kemudian menjadi dasar bagi instansi pemerintah dalam menyiapkan kandidat yang tepat untuk kebutuhan jabatan maupun pengembangan karier di masa mendatang.

 

Untuk mendukung penerapan manajemen talenta, BKN juga telah menyiapkan Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA) sebagai platform pengelolaan data dan profil talenta ASN. Melalui sistem digital tersebut, instansi pemerintah dapat memiliki informasi yang lebih lengkap mengenai profil ASN, termasuk potensi dan kinerjanya. Data tersebut selanjutnya dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam pengembangan karier, penyusunan talent pool, serta penyiapan kader sesuai kebutuhan organisasi.

 

Terkait profil kompetensi ASN, Prof. Zudan menjelaskan bahwa dalam pemetaan talenta, ASN dapat dikelompokkan berdasarkan kombinasi kinerja dan potensinya. Di antaranya terdapat kategori rising star, medioker, hingga deadwood. Namun, pengelompokan tersebut menurutnya bukan dimaksudkan untuk memberikan stigma kepada ASN. Sebaliknya, hasil pemetaan justru menjadi dasar bagi instansi untuk menentukan intervensi pengembangan yang tepat. “Kita harus mengubah yang deadwood menjadi medioker, yang medioker menjadi rising star,” ujarnya.

 

Selain itu, Prof. Zudan mengarahkan instansi agar manajemen talenta tidak berhenti pada kegiatan pemetaan, tetapi dilanjutkan dengan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan. ASN yang masih memiliki kesenjangan kompetensi maupun kinerja perlu diberikan kesempatan dan dukungan pengembangan agar mampu meningkatkan kapasitasnya.

 

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat pengembangan karier ASN melalui jalur yang sesuai dengan kompetensi masing-masing pegawai. Hal ini karena organisasi pemerintah tidak hanya membutuhkan pejabat struktural, tetapi juga ASNj yang memiliki keahlian teknis dan mampu memberikan kontribusi melalui jabatan fungsional. Karena itu menurutnya, pemetaan talenta perlu memperhatikan kekuatan dan kompetensi setiap ASN sehingga pengembangan karier dapat dilakukan secara lebih tepat.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jumlah Pelaku Usaha UMKM Mencapai Sekitar 66 Juta Unit Usaha: Data Terbaru dan Analisis

    Jumlah Pelaku Usaha UMKM Mencapai Sekitar 66 Juta Unit Usaha: Data Terbaru dan Analisis

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 432
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian yang terus berkembang, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia. Dengan jumlah mencapai sekitar 66 juta unit usaha, UMKM tidak hanya menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi juga menjadi sumber penghidupan bagi ratusan juta masyarakat. Data terbaru menunjukkan bahwa jumlah pelaku UMKM di Indonesia mencapai […]

  • Jasa Buat Web E-Commerce untuk Bisnis Digital

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Kenapa Jasa Buat Web E-Commerce Penting untuk Bisnis Anda? Dalam era digital yang semakin berkembang, memiliki website e-commerce menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan. Namun, tidak semua bisnis mampu mengembangkan website sendiri tanpa bantuan profesional. Inilah mengapa jasa buat web e-commerce menjadi sangat penting. Jasa buat web e-commerce adalah layanan […]

  • Indonesia Menjadi Rumah Bagi 20 Persen Perusahaan Fintech di ASEAN: Tren dan Perkembangan Terkini

    Indonesia Menjadi Rumah Bagi 20 Persen Perusahaan Fintech di ASEAN: Tren dan Perkembangan Terkini

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Di tengah gelombang transformasi digital yang semakin pesat, Indonesia telah menunjukkan posisi dominannya sebagai pusat pengembangan industri fintech di kawasan Asia Tenggara. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah data menunjukkan bahwa Indonesia menjadi rumah bagi sekitar 20 persen perusahaan fintech di kawasan ini. Hal ini mencerminkan pertumbuhan pesat sektor keuangan digital yang berdampak signifikan terhadap perekonomian […]

  • Apa Perbedaan Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro? Penjelasan Lengkap untuk Pemula

    Apa Perbedaan Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro? Penjelasan Lengkap untuk Pemula

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 504
    • 0Komentar

    Pendahuluan Ilmu ekonomi adalah salah satu bidang yang sangat penting dalam memahami bagaimana sumber daya dialokasikan dan digunakan oleh masyarakat. Dalam studi ekonomi, terdapat dua cabang utama yang sering dibahas, yaitu ekonomi mikro dan ekonomi makro. Meskipun keduanya saling terkait, perbedaan fokus dan ruang lingkupnya cukup signifikan. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa perbedaan […]

  • Apa Saja Keuntungan Memiliki 1 Lot Saham BRI? Ini Penjelasannya!

    Apa Saja Keuntungan Memiliki 1 Lot Saham BRI? Ini Penjelasannya!

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 567
    • 0Komentar

    Saham BRI (Bank Rakyat Indonesia) menjadi salah satu pilihan investasi yang populer di kalangan investor. Salah satu pertanyaan umum yang sering diajukan adalah, “Berapa keuntungan memiliki 1 lot saham BRI?” Untuk menjawabnya, kita perlu memahami konsep lot dalam perdagangan saham dan bagaimana hal ini bisa memberikan manfaat bagi investor. Pengertian Lot Saham Lot saham adalah […]

  • Langkah Sukses Membangun Bisnis E-Commerce yang Berkelanjutan

    Langkah Sukses Membangun Bisnis E-Commerce yang Berkelanjutan

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Di tengah perkembangan pesat teknologi dan perubahan perilaku konsumen, bisnis e-commerce telah menjadi salah satu sektor paling dinamis di Indonesia. Namun, untuk membangun bisnis yang sukses dan berkelanjutan, diperlukan strategi yang matang dan langkah-langkah yang tepat. Berikut adalah beberapa langkah penting yang harus diperhatikan oleh pelaku usaha. Langkah Persiapan Awal Sebelum memulai bisnis e-commerce, persiapan […]

expand_less