Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Alumni SMA Negeri Rembang Angkatan 1976, Mardiono Punya Cerita Berkesan di Reuni 50 Tahun

Alumni SMA Negeri Rembang Angkatan 1976, Mardiono Punya Cerita Berkesan di Reuni 50 Tahun

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sen, 28 Sep 2026
  • visibility 57
  • comment 0 komentar

Radarekonomi.com, SEMARANG, – Reuni 50 tahun Alumni SMA Negeri Rembang, Jawa Tengah, Angkatan 1976, bukan sekadar pertemuan biasa. Di balik tawa, pelukan dan tangis haru, tersimpan begitu banyak cerita perjalanan hidup yang menarik untuk dikenang.

Salah satunya datang dari Mardiono, alumni SMA Negeri Rembang Angkatan 1976 yang memiliki cerita berkesan tentang persahabatan dan perjalanan hidup bersama teman-teman sekolahnya.

 

Reuni yang digelar di Resto Pesta Kebon, Jalan Veteran, Semarang, Sabtu (19/9/2026), menjadi momentum istimewa bagi Mardiono dan para alumni lainnya untuk kembali membuka lembaran kenangan yang telah tersimpan selama setengah abad.

 

Lima puluh tahun bukan waktu yang sebentar.

 

Ketika pertama kali bertemu sebagai pelajar, mereka masih berusia sekitar 19 tahun. Kini usia telah berada di kisaran 69 hingga 71 tahun.

 

Wajah berubah, rambut memutih dan tubuh tak lagi seperti masa muda. Namun, ketika berkumpul, suasana seakan membawa mereka kembali ke masa SMA.

 

Candaan lama kembali muncul. Cerita tentang masa muda kembali dibicarakan. Bahkan berbagai tingkah konyol ketika masih sekolah menjadi bahan tertawaan bersama.

 

Ada yang dahulu dikenal suka berkelahi, ada yang sering “ngebon” makanan di kantin, ada pula yang sibuk membicarakan kisah asmara khas anak muda.

 

Semua menjadi kenangan yang justru semakin terasa berharga setelah puluhan tahun berlalu.

 

Bagi Mardiono, pertemuan tersebut memiliki makna tersendiri. Teknologi komunikasi, khususnya telepon seluler dan WhatsApp, memang telah mempertemukan kembali para alumni secara virtual. Namun bertemu secara langsung ternyata menghadirkan suasana yang jauh berbeda.

 

Kenangan yang selama ini hanya tersimpan dalam foto dan percakapan grup tiba-tiba hidup kembali ketika mereka saling berhadapan.

 

Tidak sedikit alumni yang menangis haru. Sebab, ada teman-teman yang selama ini hanya dapat dikenang karena telah meninggal dunia.

 

Para alumni juga datang dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Medan, Surabaya dan Makassar. Bahkan ada teman sebangku mereka, Suroso, yang datang dari Belanda khusus untuk menghadiri reuni tersebut.

 

Perjalanan hidup para alumni pun beragam. Ada yang kemudian menjadi pejabat tinggi, Letnan Jenderal, Laksamana Muda, profesor dan doktor, dosen, Dirjen, pengacara, konsultan hukum, notaris, akuntan hingga pengusaha.

 

Namun ada pula yang menjalani kehidupan sebagai petani dan nelayan, serta mereka yang kehidupannya berjalan sederhana.

 

Bagi Mardiono dan para alumni, perbedaan tersebut tidak lagi menjadi sekat.

 

Setelah memasuki masa pensiun, pangkat dan jabatan tidak lagi menjadi pembeda. Semua duduk bersama sebagai sahabat lama.

 

Mereka tertawa bersama, mengenang masa lalu dan menikmati waktu yang mungkin tidak akan mudah terulang kembali.

 

Reuni 50 tahun itu sekaligus menjadi pengingat bahwa perjalanan hidup manusia sangat panjang dan penuh warna. Ada keberhasilan, ada kesulitan, ada perpisahan dan ada pula kehilangan.

 

Namun di antara semuanya, persahabatan yang dibangun sejak bangku sekolah ternyata mampu bertahan melewati perubahan zaman.

 

Bagi Mardiono, pertemuan tersebut bukan sekadar reuni, melainkan kesempatan untuk kembali merasakan masa muda yang pernah dilalui bersama.

 

Lima puluh tahun telah berlalu. Mereka mungkin tidak lagi muda, tetapi kenangan sebagai anak SMA Negeri Rembang Angkatan 1976 tetap hidup—dan itulah cerita yang tidak akan mudah dilupakan.

 

Pada akhirnya, reuni 50 tahun bukan hanya tentang bertemu dan mengenang masa lalu. Ini tentang menyadari bahwa waktu telah membawa setiap orang pada jalan hidup yang berbeda. Ada yang pernah menjadi pejabat, jenderal, profesor, pengusaha, petani, nelayan, bahkan ada yang telah lebih dahulu dipanggil Tuhan.

 

Namun ketika kembali duduk bersama, semua perbedaan itu seakan hilang. Mereka kembali menjadi sahabat yang pernah tertawa, bercanda dan berjuang bersama di bangku SMA.

Mardiono dan kawan-kawan membuktikan, waktu boleh memisahkan, usia boleh menua, tetapi persahabatan dan kenangan indah tidak pernah mengenal kata pensiun.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tugas dan Peran Mentri Investasi serta Kepala BKPM di Indonesia

    Tugas dan Peran Mentri Investasi serta Kepala BKPM di Indonesia

    • calendar_month Ming, 7 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian yang terus berkembang, posisi Menteri Investasi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menjadi salah satu elemen penting dalam memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia. Tugas dan peran mereka tidak hanya sebatas pada pengelolaan investasi, tetapi juga mencakup strategi jangka panjang untuk memastikan keseimbangan antara jumlah investasi dan kualitasnya. Menteri Investasi dan Kepala […]

  • Cara Cek Pajak Kendaraan di Jogja Secara Online dan Offline

    Cara Cek Pajak Kendaraan di Jogja Secara Online dan Offline

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Slug: cara-cek-pajak-kendaraan-di-jogja-online-offline Pajak kendaraan bermotor adalah kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap pemilik kendaraan. Di Yogyakarta, khususnya, proses cek pajak kendaraan bisa dilakukan secara online maupun offline. Dengan adanya inovasi digital, masyarakat kini tidak perlu lagi antre panjang di kantor SAMSAT untuk mengecek besaran pajak kendaraan. Berikut ini panduan lengkap cara cek pajak kendaraan Jogja […]

  • Melawan Arus Sudah Jadi Budaya? Jalan Raya Kini Makin Tak Aman

    Melawan Arus Sudah Jadi Budaya? Jalan Raya Kini Makin Tak Aman

    • calendar_month Ming, 12 Jul 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Jakarta – Banyak pengguna jalan mungkin pernah mengalami situasi serupa. Saat berkendara di jalur yang benar, tiba-tiba muncul sepeda motor dari arah berlawanan yang memaksa melintas. Pemandangan ini bukan lagi terjadi sesekali, melainkan hampir setiap hari di berbagai ruas jalan. Fenomena tersebut bahkan kerap dianggap sebagai hal yang lumrah. Padahal, setiap tindakan melawan arus […]

  • Saksikan Ziarah Nasional dan Renungan Suci 🇮🇩

    Saksikan Ziarah Nasional dan Renungan Suci 🇮🇩

    • calendar_month Ming, 16 Agu 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, mari bersama mengenang jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi tegaknya Indonesia. Melalui Ziarah Nasional dan Renungan Suci, kita menundukkan kepala, mengheningkan cipta, serta menghidupkan kembali semangat perjuangan untuk terus menjaga dan meneruskan cita-cita kemerdekaan. 📅 16 Agustus 2026 Saksikan dan jadilah bagian dari […]

  • Pemutihan Pajak Kendaraan Bali 2024: Syarat, Cara Pengajuan, dan Manfaatnya

    Pemutihan Pajak Kendaraan Bali 2024: Syarat, Cara Pengajuan, dan Manfaatnya

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Pemutihan pajak kendaraan bermotor kembali menjadi topik yang menarik perhatian masyarakat di Provinsi Bali. Dalam rangka meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan mempercepat penerimaan daerah, pemerintah setempat melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bali menggelar program pemutihan pajak kendaraan bermotor untuk periode November hingga Desember 2024. Program ini memberikan kesempatan bagi pemilik kendaraan untuk melunasi tunggakan […]

  • Pemblokiran Puluhan Ribu Rekening Judi Online: Upaya Jaga Kepercayaan Digital di Indonesia

    Pemblokiran Puluhan Ribu Rekening Judi Online: Upaya Jaga Kepercayaan Digital di Indonesia

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Di tengah pertumbuhan pesat ekonomi digital, pemerintah dan lembaga terkait kini semakin giat melakukan langkah-langkah preventif untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan digital. Salah satu tindakan yang dilakukan adalah pemblokiran puluhan ribu rekening bank yang terindikasi terlibat dalam aktivitas judi online. Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk memutus aliran dana ilegal, tetapi juga sebagai […]

expand_less