Program Usaha UBS, sebagai Wadah Persatuan dan Kebangkitan Ekonomi Masyarakat
- account_circle radarekonomi
- calendar_month Ming, 5 Apr 2026
- visibility 132
- comment 0 komentar

RadarEkonomi.com, Jakarta Barat – Wawancara eksklusif, di hari Minggu 05 Apr 2026 yang cerah bersama Owner PT. GRAHA CEMERLANG, Uni Beauty Shop (UBS) Internasional, Haji Sutrisno Lukito, yang dikenal ramah, bersemangat dan berapi-api memotivasi mitra-mitra usahanya. Di kawasan Roxy Mas, Grogol. Demikian obrolan kami wartawan Supriyadi. | Terkait program usaha Uni Beauty Shop (UBS) menurut saya salah satu cara untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi adalah dengan bersatu.
Kita harus benar-benar membangun kebersamaan, khususnya di kalangan umat Islam, tanpa memandang golongan atau aliran apa pun. Persatuan ini penting agar kita bisa bersama-sama melawan kemiskinan.
Meskipun Indonesia telah merdeka hampir 80 tahun, pada kenyataannya kondisi ekonomi kita masih menghadapi berbagai tantangan. Dalam hal ini, saya yang kebetulan berada di Muhammadiyah sebagai Dewan Pakar Ekonomi, melihat perlunya langkah konkret ke depan.
Salah satunya adalah menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pergerakan ekonomi berbasis syariah.
UBS dapat menjadi salah satu kendaraan dalam mewujudkan hal tersebut. Ke depan, kita tidak hanya menjual produk, tetapi juga menghadirkan kebutuhan pokok seperti beras secara online dengan harga bersaing dan kualitas yang baik. Dukungan dari semua pihak tentu sangat dibutuhkan.
Visi dan misi utama kita adalah menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan. Bukan sekadar bisnis jangka pendek, tetapi sebuah sistem yang bisa memberikan harapan hidup bagi semua anggota. Ketika seseorang sudah berhasil, maka ia juga harus mampu membantu orang lain agar ikut berhasil. Inilah semangat kebersamaan yang ingin kita bangun.
Kita ingin mengubah nasib bersama. Walaupun usia tidak lagi muda, kita tetap harus memiliki semangat kebersamaan dan kebahagiaan. Keberhasilan bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk membantu orang lain yang membutuhkan.
Dalam pelaksanaannya, peran upline sangat penting, terutama dalam memberikan pelatihan dan menjalankan program kerja. Saya sendiri lebih berperan dalam memberikan arah, visi, dan dukungan. Sementara teknis program akan dijalankan oleh para leader secara bertahap.
Intinya, kita harus bersatu. Jika tidak, generasi mendatang hanya akan menjadi objek dalam sistem ekonomi. Saya tidak berbicara soal politik, tetapi pada akhirnya ekonomi sering kali berkaitan dengan politik. Oleh karena itu, persatuan masyarakat, khususnya umat Islam, menjadi kunci untuk melawan penjajahan ekonomi.
Namun UBS bukan hanya untuk umat Islam. Semua agama boleh bergabung. Ini bukan organisasi keagamaan, melainkan wadah ekonomi bersama. Justru dengan kebersamaan lintas agama, kita bisa lebih kuat menghadapi tantangan ekonomi.
Kita juga melihat berbagai persoalan sosial yang berkaitan dengan ekonomi, seperti tingginya angka kriminalitas yang dipicu oleh kesulitan ekonomi. Banyak orang sebenarnya tidak ingin melakukan hal negatif, tetapi terpaksa karena keadaan. Di sinilah kita ingin hadir memberikan edukasi dan peluang.
Ke depan, program kerja juga akan melibatkan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk rencana penandatanganan kerja sama dengan kementerian terkait dan institusi pendidikan seperti Universitas Muhammadiyah di seluruh Indonesia.
Dari sisi produk, kita juga menyiapkan berbagai kebutuhan, termasuk produk kesehatan dan pelangsing tubuh, dengan kualitas baik, tanpa efek samping, harga terjangkau, serta sistem bonus yang menarik dan berkelanjutan. Keuntungan yang diperoleh juga bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang kompetitif.
Program-program lainnya, termasuk kegiatan kebersamaan dan pengembangan jaringan, akan dijalankan oleh para leader. Semua ini bertujuan untuk memperkuat persatuan.
Dengan jumlah penduduk Indonesia yang besar, tantangan untuk bersatu memang tidak mudah. Namun kita tidak boleh pesimis. Sekecil apa pun langkah yang kita lakukan untuk mempersatukan masyarakat dalam melawan penjajahan ekonomi, itu sudah sangat berarti.
Harapannya, kita bisa benar-benar berdiri di atas kaki sendiri dan tidak terus menjadi objek dalam sistem ekonomi global. Jika kita tidak mulai sekarang, maka generasi mendatang bisa saja mengalami hal yang sama.
Inilah cita-cita besar dari UBS: membangun masyarakat yang sehat, bahagia, sejahtera, dan mampu saling membantu dalam kebaikan.
Semoga sukses selalu pak Lukito dan mitra bisnis!
[ Editor Ade Magda/Sup ]
- Penulis: radarekonomi



Saat ini belum ada komentar