Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Bupati Bone dan Forkopimda Bahas Stabilitas Daerah hingga Antisipasi Kekeringan

Bupati Bone dan Forkopimda Bahas Stabilitas Daerah hingga Antisipasi Kekeringan

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Kam, 24 Sep 2026
  • visibility 87
  • comment 0 komentar

Radarekonomi.com, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bone menggelar rapat di Aula Lateya Riduni, Kota Watampone, Kamis (24/9/2026).

Rapat tersebut membahas sejumlah isu strategis daerah, termasuk penguatan sinergi dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan, ketahanan ekonomi masyarakat, serta langkah antisipasi terhadap dampak kekeringan di Kabupaten Bone.

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman mengatakan, pemerintah perlu melakukan pemetaan kondisi dan kebutuhan masyarakat hingga tingkat desa. Menurutnya, setiap wilayah memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda.

 

“Kita bisa klasifikasikan kebutuhan masyarakat desa. Ada wilayah kecamatan dan desa yang menjadi produsen, ada juga wilayah yang menjadi konsumen,” kata Andi Asman.

 

Ia menilai pemetaan tersebut penting sebagai dasar dalam menentukan langkah pemerintah, termasuk untuk menjaga stabilitas daerah dan mengantisipasi potensi persoalan yang dapat muncul di tengah masyarakat.

 

“Misalnya ada wilayah produsen padi, ada produsen jagung, dan ada wilayah konsumen padi dan jagung. Ini harus kita petakan supaya kebijakan yang diambil sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

 

Menurut Andi Asman, kondisi tersebut juga berkaitan dengan ketahanan ekonomi dan pangan daerah. Karena itu, koordinasi lintas sektor diperlukan agar setiap potensi persoalan dapat diantisipasi sejak dini.

 

“Kita lakukan rapat untuk melihat apa permasalahan masyarakat dan bagaimana solusinya. Semua harus kita petakan dan ditindaklanjuti bersama,” katanya.

 

Selain stabilitas daerah, rapat juga membahas antisipasi dampak kekeringan, khususnya terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan. Pemerintah bersama jajaran terkait didorong untuk menyiapkan langkah sesuai kondisi masing-masing wilayah.

 

Rapat tersebut dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bone serta jajaran Forkopimcam se-Kabupaten Bone. Sinergi lintas sektor diharapkan dapat memperkuat respons pemerintah dalam menghadapi persoalan masyarakat serta menjaga stabilitas dan ketahanan.Bupati Bone dan Forkopimda Bahas Stabilitas Daerah hingga Antisipasi Kekeringan

 

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bone menggelar rapat di Aula Lateya Riduni, Kota Watampone, Kamis (24/9/2026).

 

Rapat tersebut membahas sejumlah isu strategis daerah, termasuk penguatan sinergi dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan, ketahanan ekonomi masyarakat, serta langkah antisipasi terhadap dampak kekeringan di Kabupaten Bone.

 

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman mengatakan, pemerintah perlu melakukan pemetaan kondisi dan kebutuhan masyarakat hingga tingkat desa. Menurutnya, setiap wilayah memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda.

 

“Kita bisa klasifikasikan kebutuhan masyarakat desa. Ada wilayah kecamatan dan desa yang menjadi produsen, ada juga wilayah yang menjadi konsumen,” kata Andi Asman.

 

Ia menilai pemetaan tersebut penting sebagai dasar dalam menentukan langkah pemerintah, termasuk untuk menjaga stabilitas daerah dan mengantisipasi potensi persoalan yang dapat muncul di tengah masyarakat.

 

“Misalnya ada wilayah produsen padi, ada produsen jagung, dan ada wilayah konsumen padi dan jagung. Ini harus kita petakan supaya kebijakan yang diambil sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

 

Menurut Andi Asman, kondisi tersebut juga berkaitan dengan ketahanan ekonomi dan pangan daerah. Karena itu, koordinasi lintas sektor diperlukan agar setiap potensi persoalan dapat diantisipasi sejak dini.

 

“Kita lakukan rapat untuk melihat apa permasalahan masyarakat dan bagaimana solusinya. Semua harus kita petakan dan ditindaklanjuti bersama,” katanya.

 

Selain stabilitas daerah, rapat juga membahas antisipasi dampak kekeringan, khususnya terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan. Pemerintah bersama jajaran terkait didorong untuk menyiapkan langkah sesuai kondisi masing-masing wilayah.

Rapat tersebut dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bone serta jajaran Forkopimcam se-Kabupaten Bone. Sinergi lintas sektor diharapkan dapat memperkuat respons pemerintah dalam menghadapi persoalan masyarakat serta menjaga stabilitas dan ketahanan daerah.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPR Diprediksi Tumbuh Lebih Cepat Pasca Pemangkasan Suku Bunga

    KPR Diprediksi Tumbuh Lebih Cepat Pasca Pemangkasan Suku Bunga

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Pemangkasan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) menjadi 4,75 persen pada September 2025 memberikan angin segar bagi sektor properti, khususnya Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Penurunan ini tidak hanya memengaruhi biaya pinjaman, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan KPR yang lebih cepat. Dengan suku bunga yang lebih rendah, calon pembeli rumah akan merasa lebih nyaman untuk mengajukan […]

  • Jasa Buat Web E-Commerce untuk Bisnis Digital

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Kenapa Jasa Buat Web E-Commerce Penting untuk Bisnis Anda? Dalam era digital yang semakin berkembang, memiliki website e-commerce menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan. Namun, tidak semua bisnis mampu mengembangkan website sendiri tanpa bantuan profesional. Inilah mengapa jasa buat web e-commerce menjadi sangat penting. Jasa buat web e-commerce adalah layanan […]

  • AKSI GABUNGAN FABEM DAN ORMAS KEPUNG KPK BONGKAR OLIGARKI, TANGKAP DAN ADILI NUSRON WAHID BESERTA KRONI-KRONI KORUPTOR!

    AKSI GABUNGAN FABEM DAN ORMAS KEPUNG KPK BONGKAR OLIGARKI, TANGKAP DAN ADILI NUSRON WAHID BESERTA KRONI-KRONI KORUPTOR!

    • calendar_month 17 jam yang lalu
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Usut tuntas dugaan korupsi ATR/BPN, bongkar jaringan oligarki dan mafia tanah, selamatkan hak rakyat! Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2026,Kami mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut tuntas dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Penegakan hukum tidak boleh berhenti pada pelaksana di lapangan, tetapi harus menelusuri dugaan jaringan oligarki, mafia tanah, pemilik modal, pengembang properti, dan pihak-pihak […]

  • KPK Amankan 19 Orang dalam OTT di Lombok Barat, Bupati Lalu Ahmad Zaini Dibawa ke Jakarta

    KPK Amankan 19 Orang dalam OTT di Lombok Barat, Bupati Lalu Ahmad Zaini Dibawa ke Jakarta

    • calendar_month Sen, 20 Jul 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Komisi Pemberantas Korupsi ( KPK ) Mengungkap Perkembangan Terbaru Operasi Tangkap Tangan (OTT) Di Kabupaten Lombok Barat Nusantara Tenggara Barat ( NTB ) Korupsi (KPK) mengungkap perkembangan terbaru operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Senin (20/7/2026). Sebanyak 19 orang diamankan dalam operasi tersebut.   Juru Bicara KPK, […]

  • Indeks Keyakinan Konsumen Diprediksi Stabil di Kuartal IV: Analisis dan Prediksi Terkini

    Indeks Keyakinan Konsumen Diprediksi Stabil di Kuartal IV: Analisis dan Prediksi Terkini

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) merupakan indikator penting dalam mengukur optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi suatu negara. Di Indonesia, Bank Indonesia rutin melakukan survei bulanan untuk memantau tingkat keyakinan konsumen melalui penelitian yang dilakukan kepada sekitar 4.600 rumah tangga di 18 kota besar. Data yang dikumpulkan menggunakan metode stratified random sampling, dengan indeks per kota dihitung […]

  • Perkembangan Ekonomi Digital di Indonesia: Tren dan Dampak Terkini

    Perkembangan Ekonomi Digital di Indonesia: Tren dan Dampak Terkini

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 516
    • 0Komentar

    slug: perkembangan-ekonomi-digital-di-indonesia-tren-dan-dampak-terkini Pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia terus menunjukkan momentum yang kuat, dengan proyeksi nilai Gross Merchandise Value (GMV) mencapai hampir US$100 miliar pada tahun 2025. Ini menjadikan Indonesia sebagai pasar ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara. Perkembangan ini tidak hanya mengubah cara berbelanja, tetapi juga memperluas peluang usaha, khususnya bagi UMKM dan masyarakat umum. […]

expand_less