Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Badan Narkotika Nasional (BNN) RI memusnahkan sejumlah barang bukti narkotika hasil penanganan 21 kasus dengan 25 tersangka di Kantor BNN RI

Badan Narkotika Nasional (BNN) RI memusnahkan sejumlah barang bukti narkotika hasil penanganan 21 kasus dengan 25 tersangka di Kantor BNN RI

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Rab, 23 Sep 2026
  • visibility 74
  • comment 0 komentar

Radarekonomi.com, Jakarta, Rabu (23/9/2026). Pemusnahan dilakukan dengan memasukkan barang bukti ke dalam mesin pembakar. Barang bukti yang dimusnahkan meliputi sabu seberat 29.613,81 gram, sabu cair sebanyak 2,02 ton, ganja 4.156,81 gram, daun ganja 10,65 gram, tembakau sintetis 61,01 gram, MDME 98,94 gram, serta etomidate sebanyak 437,5 mililiter. Proses pemusnahan dihadiri Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto dan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago. Pemusnahan dilakukan sebagai bagian dari penanganan perkara sekaligus mencegah barang bukti kembali beredar di masyarakat.Sejumlah barang bukti narkotika dimasukkan petugas BNN ke dalam mesin pembakar saat pemusnahan di Kantor BNN RI, Jakarta, Rabu (23/9/2026). Barang bukti tersebut merupakan hasil penanganan 21 kasus narkotika dengan 25 tersangka. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Suyudi Ario Seto bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menghadiri pemusnahan narkotika golongan I di Kantor BNN RI, Jakarta, Rabu (23/9/2026).Petugas laboratorium menguji kadar kandungan narkotika sebelum dilakukan pemusnahan di Kantor BNN RI, Jakarta, Rabu (23/9/2026).Sejumlah barang bukti narkotika yang akan dimusnahkan ditampilkan di Kantor BNN RI, Jakarta, Rabu (23/9/2026). Barang bukti tersebut merupakan hasil penanganan 21 kasus narkotika dengan 25 tersangka. Sejumlah barang bukti narkotika dimasukkan petugas BNN ke dalam mesin pembakar saat pemusnahan di Kantor BNN RI, Jakarta, Rabu (23/9/2026). Barang bukti tersebut merupakan hasil penanganan 21 kasus narkotika dengan 25 tersangka.Langkah strategis dalam memperketat pengawasan jalur kejahatan internasional kembali ditegaskan oleh aparat penegak hukum. Komitmen kuat ini ditunjukkan melalui sinergi antarlembaga untuk membendung peredaran zat terlarang.

Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia dan Australian Federal Police sepakat melanjutkan kemitraan dalam menghadapi ancaman narkotika lintas negara. Kolaborasi ini dirancang untuk memperkuat pertahanan kedua negara dari gempuran jaringan kejahatan terorganisasi.

Kesepakatan penting tersebut diwujudkan secara resmi melalui penandatanganan perpanjangan Memorandum of Understanding atau MoU. Agenda penandatanganan kesepakatan internasional ini diselenggarakan di Bali pada Selasa, 22 September 2026.

Dokumen kerja sama tersebut mencakup penanganan peredaran gelap narkotika, psikotropika, dan prekursor narkotika. Penandatanganan dilakukan oleh Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto bersama Komisioner AFP Krissy Barret.

Mengacu pada ketentuan Paragraf 11 MoU, kedua institusi menyepakati perpanjangan masa berlaku kerja sama selama lima tahun ke depan. Masa berlaku kesepakatan penanganan kejahatan ini dipastikan berjalan hingga 25 November 2031.

Perpanjangan ini menjadi fondasi utama bagi BNN dan AFP untuk memutus mata rantai jaringan peredaran gelap narkotika. Kerja sama erat antarnegara dinilai sangat vital dalam merespons dinamika kejahatan yang makin canggih.

Ancaman kejahatan narkotika yang kian kompleks membutuhkan pola penegakan hukum yang adaptif serta terkoordinasi secara rapi. Perkembangan modus operandi dan pemanfaatan teknologi modern oleh sindikat menjadi tantangan bersama yang harus dihadapi.Jaringan kejahatan internasional tercatat sering memanfaatkan berbagai jalur transnasional untuk menyelundupkan barang haram. Tantangan besar ini menuntut adanya pertukaran informasi intelijen yang cepat dan akurat antarnegara.

Dalam sambutannya, Kepala BNN RI menyoroti pergeseran modus kejahatan narkotika yang mulai menyasar produk gaya hidup masyarakat. Salah satu tren yang kini menjadi perhatian serius adalah pemanfaatan rokok elektronik atau vape.

BNN menemukan indikasi pemrosesan kuncup bunga ganja atau cannabis bud menjadi ekstrak THC cair. Cairan berbahaya hasil olahan tersebut kemudian dimasukkan ke dalam cartridge vape untuk dikonsumsi.

Modus baru ini membuktikan betapa elastisnya jaringan narkotika dalam memanfaatkan produk populer di tengah masyarakat urban. Penggunaan media vape dinilai sangat berkamuflase sehingga menyulitkan pemantauan secara kasat mata.

Guna mengantisipasi ancaman tersebut, BNN mendorong penguatan regulasi serta pengawasan ketat terhadap peredaran produk vape. Pola pengawasan ini ditujukan untuk mencegah ruang gerak penyalahgunaan narkotika berkedok rokok elektronik.

Indonesia dipandang perlu mempelajari pengalaman dan regulasi dari negara mitra seperti Australia dalam menangani e-cigarettes. Negara tetangga tersebut dinilai memiliki praktik penegakan hukum yang cukup ketat terkait peredaran vape.

Pertukaran informasi serta penerapan best practices dari Australia diharapkan dapat memperkuat benteng hukum Indonesia. Pengetahuan ini sangat berharga untuk menekan potensi lahirnya modus-modus baru di dalam negeri.Dalam kerangka kerja sama ini, BNN dan AFP berkomitmen memperkuat pertukaran data intelijen secara berkala. Kedua lembaga juga fokus pada koordinasi taktis untuk mendukung operasional penegakan hukum di lapangan.

Program peningkatan kapasitas dan kompetensi personel penegak hukum menjadi prioritas lain yang digarap bersama. Langkah ini diambil untuk memastikan petugas memiliki keterampilan mumpuni dalam membongkar sindikat internasional.

BNN menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring kemitraan dengan berbagai lembaga internasional. Perluasan kerja sama ini menjadi bagian dari strategi menyeluruh untuk melindungi warga negara dari bahaya narkotika.

Kemitraan bersama AFP diharapkan membuat penanganan kejahatan lintas negara berjalan lebih terarah dan responsif. Pendekatan yang terukur ini penting demi menjaga keberlanjutan hasil penindakan di lapangan.

BNN mengajak seluruh elemen pemerintah, aparat penegak hukum, mitra internasional, dan warga untuk memperkuat kewaspadaan. Seluruh pihak diharapkan mengambil peran aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika.

Sinergi yang kokoh antarelemen diyakini sanggup membendung ancaman peredaran gelap zat terlarang secara menyeluruh. Langkah bersama ini diusung demi mewujudkan lingkungan Indonesia BERSINAR atau Bersih Narkoba.

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BKPM dan Pemda NTT Kolaborasi Tingkatkan Wirausaha dan Hilirisasi Ekonomi

    BKPM dan Pemda NTT Kolaborasi Tingkatkan Wirausaha dan Hilirisasi Ekonomi

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika perekonomian yang terus berkembang, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia kembali menunjukkan komitmennya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui kerja sama dengan pemerintah daerah. Salah satu inisiatif terbaru adalah kolaborasi antara BKPM dengan Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam upaya meningkatkan wirausaha dan mempercepat proses hilirisasi ekonomi. […]

  • Tokoh Desa Kuta Tengah mengajak masyarakat untuk bersedia di evakuasi demi menjaga keselamatan bersama. 

    Tokoh Desa Kuta Tengah mengajak masyarakat untuk bersedia di evakuasi demi menjaga keselamatan bersama. 

    • calendar_month Sab, 5 Sep 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Radarekonomi.com, Sumatra Utara – Jumat, 04 September 2026, Wira Ginting selaku Tokoh Pemuda dan Masyarakat Desa Kuta Tengah, Kec. Simpang Empat, Kab. Karo megajak seluruh warga Desa Kuta Tengah untuk bersedia di evakuasi akibat dampak erupsi Gunung Sinabung sejak tanggal 31 Agustus 2026. Hal ini disampaikan Wira di posko pengungsian yang telah disediakan Pemerintah di […]

  • Sejarah Perkembangan E-Commerce di Indonesia yang Menarik untuk Diketahui

    Sejarah Perkembangan E-Commerce di Indonesia yang Menarik untuk Diketahui

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 644
    • 0Komentar

    Di tengah era digital yang semakin mengglobal, e-commerce telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia. Berbelanja secara online tidak hanya memudahkan aktivitas jual-beli, tetapi juga memberikan akses yang lebih luas bagi konsumen dan pelaku usaha. Namun, tahukah Anda bahwa sejarah e-commerce di Indonesia bermula jauh sebelum platform-platform besar seperti Tokopedia atau Shopee hadir? […]

  • Profil dan Peran PT Timah Karya Persada dalam Pengembangan Perumahan di Indonesia

    Profil dan Peran PT Timah Karya Persada dalam Pengembangan Perumahan di Indonesia

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 542
    • 0Komentar

    Di tengah dinamika pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan akan perumahan yang semakin meningkat, PT Timah Karya Persada Properti (TKPP) menjadi salah satu pemain penting dalam sektor properti dan perumahan di Indonesia. Sebagai anak usaha dari PT Timah (Persero) Tbk, TKPP memiliki peran strategis dalam mengembangkan aset non-operasional berupa properti dan perumahan di berbagai daerah. Pengembangan perumahan […]

  • Indonesia Memperkuat Posisi Sebagai Produsen Utama Nikel Dunia: Tren dan Dampak Ekonomi

    Indonesia Memperkuat Posisi Sebagai Produsen Utama Nikel Dunia: Tren dan Dampak Ekonomi

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 425
    • 0Komentar

    Di tengah pergeseran global dalam penggunaan energi dan teknologi, Indonesia telah memperkuat posisinya sebagai produsen utama nikel dunia. Kebijakan pemerintah yang fokus pada hilirisasi sumber daya alam tidak hanya memberikan dampak signifikan terhadap pasar internasional, tetapi juga membuka peluang baru bagi sektor ekonomi dalam negeri. Dengan cadangan nikel yang melimpah dan kebijakan strategis yang diterapkan, […]

  • Pasar Obligasi Korporasi Mengalami Peningkatan Penerbitan: Tren Terkini dan Analisis

    Pasar Obligasi Korporasi Mengalami Peningkatan Penerbitan: Tren Terkini dan Analisis

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Pasar obligasi korporasi di Indonesia kembali menunjukkan tren positif dengan peningkatan penerbitan surat utang. Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah lembaga pemeringkat dan analis ekonomi memperkirakan bahwa aktivitas penerbitan obligasi perusahaan akan tetap kuat hingga akhir tahun 2025. Hal ini didorong oleh berbagai faktor seperti penurunan suku bunga, permintaan pasar yang meningkat, serta kebutuhan refinancing dari […]

expand_less