Breaking News
light_mode
Beranda » Umum » Madani Film Festival 2026 Angkat Semangat “Rimpang”, Perluas Ruang Aman Seni dan Budaya

Madani Film Festival 2026 Angkat Semangat “Rimpang”, Perluas Ruang Aman Seni dan Budaya

  • account_circle radarekonomi
  • calendar_month Sel, 6 Okt 2026
  • visibility 42
  • comment 0 komentar

Radarekonomi.com, JAKARTA || Radar Warta Nasional – Madani Film Festival 2026 mengangkat tema “Rimpang”, sebagai gagasan tentang daya hidup, keberagaman, kolaborasi, dan kemampuan komunitas untuk terus tumbuh di tengah berbagai tekanan sosial.

Festival yang memasuki penyelenggaraan ke-9 ini tidak hanya menghadirkan pemutaran film, tetapi juga pertunjukan musik, diskusi, karya seni, komunitas, serta berbagai program lintas disiplin.

Dalam pemaparannya, pihak Madani menyebut sekitar 1.546 film dari 156 negara masuk dalam seleksi. Dari jumlah tersebut, 37 film dipilih untuk ditayangkan dalam rangkaian Madani Film Festival 2026.

Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya yang membuka kompetisi, tahun ini Madani menghadirkan Madani Award sebagai bentuk penghargaan kepada tokoh-tokoh penting dalam dunia perfilman.

 

Program festival juga memberi ruang bagi film-film Asia Tenggara, film anak, film bertema kehidupan Muslim, serta kolaborasi dengan sejumlah festival dan komunitas, antara lain festival film antikorupsi KPK dan Festival Film Santri.

 

Rimpang sebagai Gagasan Gerakan Warga

 

Vokalis Efek Rumah Kaca sekaligus salah satu co-programmer program “Rimpang”, Kholil, mengatakan keterlibatan mereka berangkat dari upaya melihat berbagai inisiatif warga yang tumbuh dari bawah.

 

Menurutnya, berbagai gerakan kecil tersebut memiliki kemampuan untuk bertahan, menemukan cara baru, serta berkembang melalui jejaring dan kolaborasi.

 

Salah satu program yang diangkat adalah film mengenai Mambesar, kolektif musik di Papua yang berupaya menjaga bahasa dan lagu-lagu daerah tetap hidup melalui pertemuan rutin, rekaman, dan siaran radio.

 

Program Rimpang juga menghadirkan film dan pertunjukan musik yang berkaitan dengan budaya Sunda, musik noise, musik eksperimental, hiphop, hingga karya yang mengangkat arsip lagu para tahanan politik di Bali.

 

Kholil menilai berbagai inisiatif tersebut menunjukkan bahwa daya hidup masyarakat tidak selalu muncul dalam bentuk gerakan besar.

 

Justru, menurutnya, upaya-upaya kecil yang dilakukan secara konsisten dapat saling terhubung dan berkembang menjadi kekuatan bersama.

 

Madani Ingin Menjadi Ruang Aman

 

Salah satu narasumber, Inayah, menjelaskan bahwa pemilihan istilah “Rimpang” terinspirasi dari tanaman seperti jahe, kunyit, dan lengkuas yang tumbuh melalui jaringan akar di bawah tanah.

 

Rimpang dinilai menjadi metafora bagi gerakan yang tidak selalu terlihat, tetapi memiliki daya hidup dan dapat tumbuh ke berbagai arah.

 

Ia mengatakan Madani ingin menjadi ruang aman bagi berbagai gagasan dan komunitas, terutama ketika masyarakat menghadapi situasi sosial yang penuh ketegangan.

 

Menurutnya, seni dan budaya dapat menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai kelompok yang berbeda tanpa harus menyeragamkan gagasan mereka.

 

“Bukan gerakan monokultur,” menjadi salah satu gagasan penting yang ditekankan dalam pembicaraan tersebut. Setiap komunitas diharapkan tetap memiliki ruang untuk tumbuh dengan karakter masing-masing.

 

Soroti Ekosistem Seni dan Dukungan Pemerintah

 

Dalam diskusi tersebut juga muncul kritik terhadap kondisi ekosistem seni dan budaya, khususnya di Jakarta.

 

Madani dinilai telah menjadi bagian dari ekosistem seni selama sembilan tahun, tetapi keberlangsungan ruang-ruang kebudayaan dinilai membutuhkan dukungan yang lebih serius dari pemerintah dan pemilik sumber daya.

 

Persoalan tersebut tidak semata-mata menyangkut anggaran, tetapi juga komitmen untuk menjaga ruang-ruang seni, komunitas, dan inisiatif warga agar tidak mudah hilang akibat tekanan kebijakan maupun keterbatasan sumber daya.

 

Pihak Madani menilai Jakarta sebagai kota yang ingin memiliki posisi global perlu memperhatikan keberadaan platform seni dan budaya yang telah memiliki jejaring internasional.

 

Warisan Madani Tidak Berhenti di Festival

 

Madani juga menyatakan program “Rimpang” tidak akan berhenti setelah rangkaian festival selesai.

 

Sejumlah program lanjutan disiapkan melalui pemutaran film, lokakarya, pelatihan, percakapan, kerja sama dengan pesantren, komunitas, festival lain, hingga kemungkinan pameran yang dapat berpindah ke berbagai tempat.

 

Dengan demikian, Madani ingin membangun jejaring yang terus bergerak sepanjang tahun, bukan hanya selama festival berlangsung.

 

Penyelenggara berharap semangat “Rimpang” dapat menjadi jaringan kolaborasi yang terus tumbuh, menyebar, dan mempertemukan berbagai komunitas seni serta kebudayaan.

 

Madani Film Festival 2026 juga mendapat dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kebudayaan. Penyelenggara menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, pekerja seni, komunitas, serta media yang turut mendukung penyelenggaraan festival tersebut.

 

 

(Supri Oleng)

  • Penulis: radarekonomi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK Aktif Awasi Praktik Mis-Selling Produk Keuangan Digital: Apa yang Perlu Diketahui Konsumen?

    OJK Aktif Awasi Praktik Mis-Selling Produk Keuangan Digital: Apa yang Perlu Diketahui Konsumen?

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Di tengah pertumbuhan pesat industri keuangan digital, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kini lebih aktif dalam mengawasi praktik-praktik yang tidak sehat, termasuk mis-selling produk keuangan digital. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan perlindungan konsumen di tengah semakin kompleksnya model bisnis dan teknologi yang digunakan. Pada awal tahun 2025, OJK resmi mengambil alih wewenang pengawasan aset […]

  • Cara Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Secara Online Terbaru

    Cara Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Secara Online Terbaru

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Dalam era digital yang semakin berkembang, banyak proses administratif kini bisa dilakukan secara online. Salah satunya adalah pencairan dana dari BPJS Ketenagakerjaan. Bagi pekerja yang ingin mencairkan Jaminan Hari Tua (JHT) tanpa harus mengundurkan diri atau berhenti bekerja, kini ada opsi pencairan online yang lebih praktis dan efisien. Pendahuluan BPJS Ketenagakerjaan adalah program jaminan sosial […]

  • Sejarah Perkembangan E-Commerce di Indonesia yang Menarik untuk Diketahui

    Sejarah Perkembangan E-Commerce di Indonesia yang Menarik untuk Diketahui

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 644
    • 0Komentar

    Di tengah era digital yang semakin mengglobal, e-commerce telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia. Berbelanja secara online tidak hanya memudahkan aktivitas jual-beli, tetapi juga memberikan akses yang lebih luas bagi konsumen dan pelaku usaha. Namun, tahukah Anda bahwa sejarah e-commerce di Indonesia bermula jauh sebelum platform-platform besar seperti Tokopedia atau Shopee hadir? […]

  • Waktu Kerja Bursa Saham: Informasi Lengkap untuk Investor Pemula

    Waktu Kerja Bursa Saham: Informasi Lengkap untuk Investor Pemula

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 670
    • 0Komentar

    Pendahuluan Bagi para investor pemula, memahami jadwal dan waktu kerja bursa saham sangat penting. Tidak hanya membantu dalam mengatur strategi investasi, tetapi juga memastikan bahwa transaksi bisa dilakukan secara efisien. Artikel ini akan memberikan informasi lengkap tentang jam kerja bursa saham di Indonesia serta dampaknya terhadap aktivitas pasar modal. Pembukaan Jam kerja bursa saham menjadi […]

  • Pengertian dan Peran Kebijakan Ekonomi pada Masa Demokrasi Liberal di Indonesia

    Pengertian dan Peran Kebijakan Ekonomi pada Masa Demokrasi Liberal di Indonesia

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Indonesia, sebagai negara yang kaya akan sumber daya alam dan budaya, memiliki sejarah panjang dalam membentuk sistem ekonomi yang sesuai dengan karakteristik dan cita-cita bangsanya. Salah satu periode penting dalam sejarah perekonomian Indonesia adalah masa demokrasi liberal, yang berlangsung dari tahun 1950 hingga 1959. Pada masa ini, pemerintah menghadapi tantangan ekonomi yang kompleks akibat warisan […]

  • Cara E-Wallet dan QRIS Mempermudah Peralihan Transaksi Keuangan dari Offline ke Online

    Cara E-Wallet dan QRIS Mempermudah Peralihan Transaksi Keuangan dari Offline ke Online

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle radarekonomi
    • visibility 457
    • 0Komentar

    Dalam era digital yang semakin berkembang, masyarakat Indonesia mulai beralih dari penggunaan uang tunai ke metode pembayaran nontunai. Salah satu alat yang memainkan peran penting dalam proses ini adalah e-wallet dan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Kombinasi keduanya telah menjadi solusi efisien untuk mempercepat dan mempermudah transaksi keuangan, baik secara online maupun offline. Dengan […]

expand_less